Gangster Dalam Diriku

Gangster Dalam Diriku
Bab 8.


__ADS_3

"Kak Seto!!! Apa yang kalian berdua lakukan??" tatap Minami penuh amarah.


Seto dan Keyko langsung melihat ke arah Minami. Seto kaget melihat Minami tiba-tiba muncul. Mata Minami dipenuhi api amarah.


"Gawat ... ada Minami!" keluh Seto dalam hatinya.


Seto dan Keyko melepaskan pelukan serta saling berjauhan. Minami yang marah segera mendekati Keyko dan Seto. Seto beralasan, kalau dia hanya kebetulan saja dan dia hanya ingin menolong Keyko.


"Kebetulan saja sayang, aku hanya menolong Keyko yang mau terkena buku-buku yang berjatuhan tadi." Seto menjelaskan. Minami menatap tajam.


"Terima kasih kak Seto telah melindungi ku." Keyko tersenyum manis membuat Seto makin terpana.


Wajah Minami semakin merah padam menahan amarahnya.


Keyko tersenyum manis, Keyko berlalu hendak pergi sambil melewati Minami, dia berbisik ke telinga Minami. Keyko berkata, agar Minami berhati-hati dan jaga pacarnya dengan baik. Minami menatap tajam ke arah Keyko.


"Kalau kau takut maka jaga pacarmu baik-baik. Atau kalau perlu ikat dia disekitarmu agar tak terlepas. Jika tidak, akan ada yang mengambilnya." Keyko menatap tajam sambil tersenyum ke arah Minami.


"Kau!!!"


Minami malah semakin marah mendengar kata-kata tersebut. Hatinya menjadi panas. Minami menatap tajam ke arah Keyko. Keyko hanya tersenyum kemudian berlalu pergi menjauh meninggalkan Minami dan Seto. Tentu saja apa yang di ucapkan Keyko barusan ke telinga Minami tak terdengar oleh Seto. Seto hanya menatap heran ke arah kedua gadis tersebut. Setelah Keyko pergi, Minami menatap Seto.


"Apa yang kak Seto lalukan berdua dengan Keyko di sini?" Minami kembali menanyakan.


"Sudah ku katakan tadi kalau hanya kebetulan saja. Aku hanya menolongnya." Seto kembali memberikan penjelasan.


"Jangan berbohong kepada ku. Bukan kakak yang mengejar Keyko sampai sini? Kakak mengejarnya kan? Dia juga menggoda kakak kan?" Minami sudah dipenuhi cemburu dan amarah serta kebencian mendalam terhadap Keyko.


"Jangan mengada-ada Minami. Jangan bicara sembarangan, aku tidak suka."


Mereka berdua malah menjadi ribut dan bertengkar. Keduanya tersulut amarah. Minami yang tak suka ke Keyko dan cemburu melihat Seto dengan Keyko pelukan tadi, apalagi mendengar kata-kata Keyko tadi. Sedangkan Seto yang kesal dengan sikap dan perkataan dari Minami.


Semenjak hari itulah, selalu saja ada pertengkaran dalam hubungan Minami dan Seto. Seto lama kelamaan menjadi bosen terhadap Minami dan hubungannya dengan Minami yang hanya kini selalu ribut dan dipenuhi pertengkaran serta kecemburuan Minami.

__ADS_1


Padahal Minami dan Seto baru beberapa bulan pacaran, tapi Seto sudah berniat untuk putus saja dari Minami.


Hingga suatu siang di belakang gedung sekolah, Seto mengajak Minami berbicara berdua saja.


"Minami ... aku ingin kita putus." Seto tiba-tiba meminta putus.


"Apa? Putus? Tidak. Aku tidak mau kita putus. Aku tidak setuju." Minami menolaknya.


"Kita sekarang selalu bertengkar dan sudah tak cocok lagi."


"Ini pasti karena Keyko kan? Pokoknya enggak! Kita gak akan putus. Titik. No debat!"


Seto menghela napas panjang. Dia terdiam melihat Minami yang hanya mau menang sendiri. Minami pergi meninggalkan Seto karena kesal. Dia bahkan menekankan pada Seto kalau hubungan mereka masih tetap lanjut dan tak akan putus. Tentu saja hal tersebut tak akan Minami setujui. Dia tak mau putus dari Seto. Minami semakin membenci Keyko.


Seto yang prustasi dengan sikap Minami hanya bisa menendang batu sembarangan hingga memental ke dinding dan kemudian malah mengenai kepalanya sendiri. Dia mengadu kesakitan. Seto pun kembali ke kelasnya.


Minami yang kesal duduk sendirian di kelasnya. Ayumi datang mendekati Minami. Dia bisa melihat kalau teman baiknya itu sedang kesal sekali. Belakangan ini pun Ayumi tahu kalau Minami selalu terlihat kesal bahkan sering bertengkar dengan kekasihnya.


"Minami ... ada apa? Kau terlihat sangat kesal." Ayumi berbicara hati-hati.


"Tenang kan hatimu. Reda kan amarah mu Minami." Ayumi memberikan saran.


" Bagaimana aku bisa tenang dan tak marah, Keyko itu selalu muncul dimana-mana. Dia membuat Kak Seto hendak putus dariku." perkataan Minami di penuhi amarah yang membara.


"Hah! Apa? Putus? Jadi sekarang kalian putus kah gara-gara Keyko?" Ayumi kaget dan langsung bertanya.


"Kau gila Ayumi. Tentu saja aku tak akan putus dari kak Seto. Aku akan menggenggam erat kak Seto. Tak akan ku biarkan Keyko menang merebut kak Seto dari ku. Enak saja. Tak akan ku biarkan!!!"


"Lalu sekarang kau mau bagaimana?" Ayumi menatap Minami.


Minami terdiam dan nampak sedang berpikir. Sebuah ide terlintas di kepalanya Minami. Dia kemudian tersenyum penuh arti.


Ayumi menatap ke arah Minami dan mengkodenya, seakan bertanya bagaimana? Minami tersenyum sambil berbisik ke telinga Ayumi. Dia membisikkan rencana jahatnya yang akan dibuatkan untuk Keyko.

__ADS_1


Keduanya kemudian saling tatap dan tersenyum bersama-sama.


Setelah pulang sekolah, Minami dan Ayumi pergi ke suatu tempat dimana anak-anak berandalan berada. Disana dia mencari orang-orang yang bisa disuruh untuk melakukan kerjaan apa saja, asalkan semuanya dibayar dengan uang.


Tiga orang preman di dekati Minami dan Ayumi. Kedua gadis tersebut di tatap oleh ketiga pemuda berandalan tersebut.


"Aku ada tugas untuk kalian. Kalian akan ku bayar, sisa uangnya setelah tugas kalian selesai dilaksanakan." Minami berujar sambil memberikan segepok uang yang banyak. Separuh diberikan dan separuhnya setelah mereka selesai melaksanakan tugas dari Minami.


Ketiga pemuda berandalan tersebut tentu senang menerima uang yang banyak. Mereka pun segera menganggukkan kepalanya tanda setuju.


" Apa tugas kami?" ucap salah satu di antar ketiga pemuda berandalan tersebut.


"Hajar gadis bernama Keyko Himawari. Kalau perlu lecehkan dia juga. Buat dia tak pernah mau bertemu dengan orang lain dan trauma terhadap pria." Minami tersenyum jahat. Sekalian dia memberikan sebuah foto dimana foto Keyko diam-diam diambilnya tadi dengan menggunakan kamera hape.


Minami menyewa beberapa orang untuk mengerjai Keyko. Dia mau rencana jahatnya di laksanakan segera. Minami menyewa tiga orang pemuda jahat untuk menyakiti Keyko.


Ketiga pemuda berandalan tersebut mengambil uang dan melihat foto yang diberikan oleh Minami. Mereka begitu tertegun melihat foto tersebut. Gadis cantik rupanya.


"Wah ... cantik rupanya. Kita beruntung." ucap salah satu diantara mereka bertiga.


"Laksanakan tugas ini segera. Lebih cepat malah lebih bagus." perintah Minami ke mereka.


"Baik."


Minami dan Ayumi kemudian pergi menjauh dan menaiki sebuah mobil mewah pulang menuju rumah mereka. Asap mengepul di udara setelah mobil tersebut berlaku pergi. Hanya meninggalkan asap dan debu saja.


Ketiga pemuda berandalan tersebut tersenyum senang dan jahat saat melihat foto tersebut.


Bersambung....


Ketiga pemuda berandalan mau mencelakai Keyko 🤔 gak salah tuh 😂 siapa yang bakal celaka ya 🤣


Saksikan di next bab yak 🤗

__ADS_1


Ayo dukung karya ini terus yak dengan cara Klik tanda jempolnya 👍 dan klik tanda ❤️ dan kasi vote juga yak. Berikan Gift dan star 5 sekalian kak 😂 Komentar positif nya mana nih 😂 Makasih kepada semua pembaca yang sudah hadir 🙏


__ADS_2