Gangster Dalam Diriku

Gangster Dalam Diriku
Bab 66. Ending.


__ADS_3

Sampai di tempat, tempat bilyard tersebut sudah lama dan tidak terpakai lagi. Ternyata itu markas Harumi bersama anggotanya. Dia sedang mengerjai Hana dan menyiksanya.


Keyko sampai sudah melihat Hana terlihat lemas dan tidak berdaya. Tangan Keyko terkepal. Dia marah. Harumi menatap ke arah Keyko.


"Kau sudah datang, baguslah. Jika mau temanmu dilepaskan maka berlutut sekarang juga, minta maaf!"


Harumi dengan sombongnya berkata. Keyko diam menatap Harumi.


"Bebaskan Hana dahulu!" pintanya.


"Tidak akan, jika kau tidak menuruti perintah ku!"


Keduanya saling menatap tajam. Harumi menyuruh anggotanya menyerang Keyko bersamaan. Keyko pun bertarung dengan mereka semua.


Saling pukul tendang dan tinju dilayangkan. Adu kekuatan dan baku hantam dengan tangan kosong. Bahkan ada yang memakai tongkat pemukul ke arah Keyko, tetapi segera Keyko tangkis. Dia bahkan menendang orang tersebut.


Harumi marah, dia mengambil tongkat bisbol dan mengarahkan kepada Keyko. Keyko mendapatkan serangan tiba-tiba dari Harumi, dia sedikit kaget dan segera mengelak. Keyko di serang semua orang.


Dia tersudut. Keyko mulai kewalahan. Bahu Keyko terpukul. Dia jatuh dan mendapatkan banyak pukulan.


Hana menatap sedih ke arah Keyko yang diserang secara keroyokan begitu, tetapi dia tidak dapat membantu. Menolong dirinya sendiri saja Hana tidak bisa. Dia sendiri sudah dipukuli.


"Hahaha, dasar banyak gaya kau! baru begini ternyata sudah kalah! rasakan!" teriak Harumi sambil terus memukul dan menendang Keyko.


Keyko sampai muntah darah.


Harumi memerintahkan kepada anggotanya untuk berhenti karena melihat Keyko sudah terkapar di lantai. Harumi menatap sombong ke arah Keyko.


"Kau cari mati ya, mau melawan ku? yang ada kau yang celaka!" teriak Harumi kembali.


Keyko melihat tajam ke arah Harumi. Dia mengepal kedua tangannya. Tepat di saat itulah, Riyu dan Rihito datang bersama beberapa anak buahnya.


Harumi kaget dan mendapatkan serangan dari para anak buah Riyu. Harumi segera menyuruh anggotanya untuk bertarung melawan mereka. Terjadi baku hantam di antara mereka.


Riyu berlari ke arah Keyko dan segera menolongnya. Rihito sendiri berlari ke arah Hana dan memeluk Hana.


"Maafkan aku datang terlambat, Hana!" Rihito meneteskan air mata melihat kondisi Hana yang terluka babak belur.


"Kak Rihito!" Hana memeluk erat Rihito juga dan menangis di dada bidangnya Rihito.


Keyko bangkit dibantu Riyu.


"Kau tidak apa-apa, sayang?"


"Aku baik. Aku mau menghajar dia!" tunjuk Keyko ke arah Harumi. Harumi kaget melihat Keyko masih berdiri padahal dia sudah terluka parah.


"Baik. Aku bantu!" ucap Riyu. Keyko segera menggeleng.


"Tidak! urus saja yang lain. Dia urusannya aku!"


Keyko berjalan ke arah Harumi. Riyu membiarkan.


Keyko mulai menyerang Harumi. Harumi menangkisnya. Gerakan karate nya yang cepat dan gesit tentu saja membuat dirinya bisa menghindari serangannya Keyko. Keyko kini menambah kekuatannya. Dia semakin cepat dan lincah menyerang Harumi.


Harumi tertegun melihat gerakan Keyko. Mereka baku hantam. Dengan secepatnya Keyko bergerak, Harumi sekarang menyadari kekuatan sebenarnya dari Keyko.


Harumi meraih tongkat pemukul kembali dan mau mengarahkan kepada Keyko. Keyko kini menarik belati dari kakinya. Dia mengarahkan kepada Harumi. Harumi kaget. Saling serang dan menangkis.


Keyko mengerahkan seluruh kemampuan, dia membuat Harumi tersudut. Keyko tendang senjata Harumi kemudian meninju wajah Harumi dengan kuat. Harumi jatuh tersungkur. Dia babak belur.


Keyko menancapkan belatinya ke arah paha Harumi dan Harumi menjerit kesakitan.

__ADS_1


"Bagaimana? sakit kan? makanya jangan cari perkara dengan ku! kau tidak tahu siapa aku sebenarnya?" tatap Keyko dengan tajam dan dingin ke arah Harumi.


Harumi ketakutan. Dia melihat Keyko seperti seorang gadis gangster yang mengerikan.


"Bagimu melukai dan menyakiti orang sudah biasa kan? bagaimana kalau membunuh orang? aku sudah pernah, bahkan kematian pernah menghampiri ku! jadi menjauh lah dari ku dan orang ku jika kau masih mau hidup!"


Ancaman Keyko begitu menusuk dan membuat Harumi menyadari. Mata Keyko terlihat begitu menakutkan dan terlihat hawa membunuh yang ada.


Keyko meninggalkan Harumi. Semua anggota Harumi juga sudah kalah dan terkapar. Tetapi tidak ada yang mati, mereka hanya luka-luka saja.


Harumi pun pingsan kemudian.


Keyko memeluk Riyu. Riyu tersenyum dan memeluk hangat kekasihnya.


Rihito segera membawa Hana juga. Mereka semua akhirnya pergi.


Hana di bawa ke rumah sakit dan di obati. Keyko juga di obati. Di dalam ruangan kamar pasien, Riyu duduk di sebelah Keyko.


"Sudah baikan?"


"Hem." Keyko mengangguk.


"Gadis itu terkena belati mu, apa dia akan mati?"


"Tidak, dia hanya terluka saja. Belati tersebut tidak ada racunnya. Dia hanya pingsan karena ketakutan."


"Oh, mau ku urus dia?"


"Tidak perlu, dia pasti sudah jera. Mana ada yang bisa melawan ku atau berani melawan ku. Kan kekasihku seorang bos gangster." Keyko tersenyum.


"Hem." Riyu juga tersenyum.


"Cepat lah selesai sekolah lalu kuliah, setelah itu menjadi istriku, oke?"


Riyu memeluk Keyko dan mengecup mesra bibir Keyko.


Di ruangan kamar lain. Hana dan Rihito saling menatap.


"Maafkan aku, ya."


"Tidak apa-apa, Kak."


"Kalau kau memang suatu hari mau ku nikahi maka aku akan menikahi mu!" Rihito berkata dengan tegas. Hana terharu. Dia segera memeluk Rihito sambil mengucapkan terima kasih.


Beberapa hari kemudian, Hana dan Keyko bisa beraktivitas seperti biasanya. Kakek Keyko memarahi Keyko agar lebih bisa menjaga diri. Keyko berkali-kali diceramahi oleh kakeknya.


Ujian akhir pun tiba. Semua siswa sibuk ujian. Syukurlah Keyko dan Hana sempat belajar. Mereka pun menjawab semua soal ujian dengan baik.


Waktu pun terus berlalu dan pengumuman hasil kelulusan pun keluar. Keyko dan Hana dinyatakan lulus. Mereka bersiap untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi.


Hana berpamitan dengan Rihito. Dia mau kuliah ke luar negeri. Walaupun Rihito berat tetapi dia menyetujuinya. Mereka berjanji saling mengabari kabar. Masih tetap berhubungan walaupun dari jarak jauh.


Keyko sendiri kuliah di salah satu universitas di kota Tokyo. Dia belajar dengan giat. Riyu dan Rihito masih sama menjalankan usaha Kasino mereka.


Riyu sesekali menemui Kakek Yamada karena Keyko kost selama kuliah. Seminggu sekali dia akan pulang menemui kakeknya.


Waktu terus berlalu dan akhirnya Keyko lulus kuliah. Dia meraih nilai yang memuaskan. Di acara wisuda, Riyu dan kakeknya datang menemani.


Usai acara Wisuda, Keyko dan Riyu serta Kakek Yamada makan-makan bersama. Mereka tertawa bahagia. Setelah makan bersama, mereka pun pulang. Kali ini Keyko ikut pulang ke rumah, karena sudah selesai kuliah maka dia akan kembali pulang bersama kakeknya.


Rihito mendapatkan pesan dari Hana kalau dia akan pulang kembali ke Jepang. Dia sudah selesai dan lulus kuliah di Prancis. Hana pun kembali. Rihito yang senang akan bertemu kembali dengan Hana setelah bertahun-tahun lamanya mereka hubungan jarak jauh.

__ADS_1


Esoknya di bandara, Rihito menunggu Hana dengan sebuket bunga mawar merah. Hana datang memeluk Rihito. Rihito mengecup bibir Hana. Dia merindukan Hana.


"Aku kangen." Rihito memeluk Hana.


"Aku juga. Kali ini kita bersama selamanya." Hana tersenyum dan Rihito mengangguk. Mereka saling berpelukan. Kemudian pulang bersama.


Di sisi lain. Kali ini Keyko berusaha mencari pekerjaan. Riyu mengajak makan siang bersama. Riyu memesan sebuah restoran mahal. Keyko datang bersama Riyu. Mereka makan berdua.


Saat sedang makan steak daging berdua. Gelas minuman Keyko dan Riyu telah di tuangkan oleh pelayan kemudian mereka pamit pergi membiarkan kedua pasangan tersebut.


"Terima kasih makan siang ini, ya."


"Sama-sama sayang. Semoga kau suka."


"Tentu saja aku suka."


"Sedang sibuk mencari pekerjaan saat ini, ya sayang?"


"Iya." Keyko mengangguk sambil memakan steak nya.


"Jangan terlalu memaksakan, ya. Karena nanti aku yang akan menjagamu sayang." Riyu tersenyum hangat.


Keyko pun tersenyum, "Iya sayang." Keyko mengambil minuman dan mau meminumnya. Namun, dia berhenti karena ada sebuah cincin di dalam gelas minuman milik Keyko.


"Ini ...."


Keyko mengambil sendok dan mengeluarkan cincin tersebut. Keyko menatap ke arah Riyu.


"Itu cincin lamaran, sengaja aku melakukan ini agar hubungan kita lebih serius lagi. Aku mencintaimu Keyko, maukah kau menikah dengan ku?"


Riyu berjalan ke arah Keyko dan mengambil cincin tersebut dan mengarahkan ke arah Keyko. Keyko berdiri dan Riyu berlutut.


Keyko terharu. Dia langsung mengangguk bersedia. Riyu tersenyum dan memasang cincin di jari Keyko. Keduanya saling berpelukan dan berciuman.


" I love you." Riyu mengatakan sambil memeluk Keyko.


"I love you too." Keyko juga mengatakan sambil tersenyum.


Kini mereka berdua tidak akan terpisahkan dan akan bersama menjalani kehidupan bahagia bersama, Keyko bersama cinta sejatinya yaitu Riyu.


Tamat (The End)


***


Terima kasih untuk semua yang sudah mengikuti cerita ini dari awal hingga akhir. Jangan lupa like setiap bab cerita ini ya. Semua sudah selesai direvisi cerita nya. Semoga suka dan selamat menikmati membaca cerita ini.


Maaf jika ada typo atau pun kesalahan yang ada.


- Di klik like 👍


- Di klik love ❤️


- Di klik Vote setiap hari Senin sebanyaknya ya 😂


- Kasih komentar


- Kasih star 5 bintang 🌟 5 ya


- Kasih gift hadiah sebanyak ya kak.


Makasih semuanya. 🙏🙏🙏 Sampai ketemu di karya Author lainnya. Yuk follow akun NT Author ya kak 🤗

__ADS_1


Silahkan berkunjung ke karya baru Author yang berjudul : Miss Agent Vs Mister Mafia.


Thanks. By Author Libra.


__ADS_2