
Riyu asli mendekati telinga Keyko, Dia berbisik ke Keyko asli.
"Apa yang kau lakukan?"
"Aku melakukan hal yang sama seperti waktu itu kau lakukan ke Kakek." bisik Keyko asli juga.
"Itu kan hanya alasan untuk membohongi Kakek mu, karena kau berulah menangis dan memeluk kakek." tatap Riyu asli dengan tajam sambil berbisik.
"Hehehe ... aku refleks saja. Sehingga memakai alasan itu juga." Keyko asli menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Rihito memperhatikan kedua orang tersebut saling berbisik-bisik. Dia jadi bingung.
"Apa yang mereka bicarakan? Kenapa berbisik?" Rihito bergumam karena tak mengerti.
Akhirnya Keyko dan Riyu hanya membohongi Rihito saja. Dan Rihito pun percaya tapi dia serasa masih belum bisa menerima. Padahal mereka hanya bersandiwara saja.
Rihito dan Riyu alias Keyko pun pergi dengan rombongan anak buahnya meninggalkan sekolah. Sedangkan Riyu yang menjadi Keyko kembali ke kelasnya karena dia akan segera mengikuti pelajaran.
Keyko yang jadi Riyu pulang bersama Rihito. Di dalam mobil, Rihito masih syok dan susah menerima nya. Rihito ribut-ribut sendiri dalam mobil. Sang supir hanya fokus menyetir. Rihito duduk di samping Riyu. Dia masih berceloteh banyak hal. Dan tak habis pikir, kenapa bos nya mau pacaran dengan gadis SMA. Masih muda lagi. Anak dibawah umur lagi. Walaupun cantik tapi Rihito merasa itu seperti adiknya saja.
"Bos ... bos yakin pacaran dengan gadis SMA? dia masih muda, dan kita dunianya berbeda dengan dia bos. Aku masih syok dan tak percaya rasanya. Tapi dia cantik seh. Tapi kan bos dia itu ...." bla bla bla begitu banyak yang dikatakan oleh Rihito dengan ributnya.
Riyu alias Keyko hanya diam dan tak menghiraukan ucapan dari Rihito. Sepanjang perjalanan mereka, Rihito terus berceloteh.
"Dan gadis itu terlalu muda serta tak cocok kalau harus ku panggil dengan sebutan kakak ipar, bos." Rihito masih terus berucap dan mengatakan protesnya di dalam mobil.
"Tapi dia cantik juga seh, umur kalian juga gak jauh beda, kayaknya cuma selisih empat atau lima tahun saja kan bos?"
Rihito menatap bosnya, tapi dilihatnya kalau Riyu hanya diam saja. Akhirnya Rihito pun diam karena terus melihat Riyu diam saja serta dicuekin oleh Riyu.
Di sisi lain, Minami heran kenapa Keyko masih santai saja di sekolah dan masih ada terus di sekolah.
__ADS_1
Beberapa hari kemudian.
Sudah dua hari berlalu dan Keyko masih terus bersekolah di sekolah. Tidak ada permintaan maaf dan skorsing hukuman, bahkan tidak dikeluarkan dari sekolah. Minami jadi bingung.
Minami pun langsung menceritakan semuanya ke Mamanya di rumah. Kazumi pun terkejut, bagaimana bisa gadis tersebut masih di sekolah. Kazumi segera menelepon pak Charlie.
"Pak Charlie apa maksudnya ini, Minami mengatakan kalau gadis itu masih di sekolah. Kenapa tak mengeluarkan dia sekarang juga!" Kazumi nampak marah.
"Maafkan saya Nyonya. Tapi tidak bisa. Ini berhubungan dengan nyawa dan nasib sekolah." pak Charlie merasa berdebar tak karuan saat mengatakannya kepada Kazumi.
Di satu sisi dia takut kelompok naga terbang tersebut. Di sisi lain lagi, dia juga tak berani terhadap Kazumi.
"Mohon maafkan saya." Charlie menutup teleponnya.
Kazumi begitu kesal. Kenapa bisa begini. Apa ada orang kuat yang melindungi Keyko begitu pikir Kazumi. Minami menatap Mamanya.
"Mama ...."
Minami pun menganggukkan kepalanya dan Kazumi memeluk putrinya.
Esoknya di sekolah.
Minami melihat Seto bersama Keyko. Dia terus menempel. Apalagi Seto terus saja masih mendekati Keyko. Minami tak terima. Dia tak suka melihatnya. Dia mendatangi Seto. Dan berkata bahwa hubungan mereka belum berakhir. Tapi Seto berkata kalau hubungan mereka sudah berakhir.
Minami merasakan kesal di hatinya. Tak sangka dia kalau Seto bakal dengan mudah mencampakkan dirinya.
"Kak, kenapa terus mendekati Keyko? kita kan belum putus. Dan aku gak suka kalau kakak dekat-dekat dengan Keyko." ucap Minami kepada Seto.
Seto menatap malas terhadap Minami "Jadi ini alasan kau mengajakku berbicara berdua saja di atas atap gedung. Hubungan kita sudah berakhir. Jangan mencari ku lagi. Jangan ikut campur dalam urusan ku." Seto pergi meninggalkan Minami sendirian. Dia kesal terhadap Minami.
"Kak ...." Minami hendak memanggil tapi Seto sudah pergi. Dia merasa sangat kesal dihatinya.
__ADS_1
"Tega kau kak mencampakkan aku demi gadis sialan itu. Aku benci kau Keyko!" gumam Minami sendirian.
Merasa tak puas hati Minami, akhirnya dia pergi mendatangi Keyko.
Ayumi melihat Minami berlalu melewati dirinya. Ayumi memanggil dan bertanya ada apa? Minami pun menceritakan semuanya dan berniat menemui Keyko. Tapi Ayumi melarang Minami mendatangi Keyko, karena Ayumi merasa kalau mereka menghadapi Keyko langsung pasti akan kalah lagi seperti waktu itu.
"Jangan Minami. Berbahaya. Kau kan sudah tahu kalau sekarang Keyko itu berani melawan kita dan dia juga jago berkelahi sekarang. Entah bagaimana bisa dia seperti sekarang. Jadi sebaiknya menjauh dari Keyko." Ayumi menyarankan karena dia mencemaskan Minami.
"Aku tak takut dan tak peduli." Minami tak mendengarkan perkataan Ayumi. Dia meninggalkan Ayumi dan mengabaikannya. Ayumi menyusul langkah kaki Keyko.
Minami tak mau tahu, dia pergi menemui Keyko. Kebetulan sekarang jam istirahat jadi saat ini Keyko sedang bersama Hana di kantin sekolah. Minami menghampiri Keyko dengan ditemani Ayumi.
Minami kesal karena masih melihat Keyko ada di sekitar sekolah. Dia juga kesal karena Seto terus hendak mendekati Keyko dan membuat hubungannya dengan Seto berantakan.
Minami ingin meluapkan semua kekesalannya. Keyko menatap Minami yang ada di hadapannya. Dia bangkit dan berdiri di hadapan Minami.
"Ada apa? Perlu apa?" Keyko dengan dingin menatap Minami.
"Kau, kenapa masih ada di sekolah ini hah? Dan jangan berharap bisa merebut kak Seto dari ku. Paham kau!" Minami penuh amarah. Dia menunjuk jari telunjuknya di hadapan Keyko, kemudian berkacak pinggang.
Keyko tersenyum dingin "Kau pikir siapa dirimu hah? kau tak akan pernah bisa mengalahkan aku. Kau belum tahu siapa aku sebenarnya, kan?" tatap Keyko alias Riyu dengan tatapan mata yang tajam dan alis matanya naik sebelah.
Keyko berkata kalau Minami tak akan pernah bisa mengalahkannya karena dia bukanlah Keyko yang dahulu. Dia adalah Riyu si bos gangster dari kelompok naga terbang.
Jiwa Riyu yang berada dalam tubuh Keyko. Gangster Dalam Diriku. Begitulah pemikiran si bos gangster.
Minami bingung dan heran dengan sikap dan perkataan Keyko. Dia tak tahu yang ada dihadapannya sekarang bukanlah Keyko tapi Riyu si bos gangster.
"Apa maksud mu?" kening Minami berkerut. Dia tak memahami perkataan Keyko.
Bersambung....
__ADS_1
Yuhu ... jangan lupa klik like, vote, favorit dan kasi dukungannya dengan kasi hadiah dan bintang 5 ya kak, sertakan juga komentar yang positifnya. Terima kasih semuanya 🙏🙏🙏