Gangster Dalam Diriku

Gangster Dalam Diriku
Bab 7.


__ADS_3

Susah payah Keyko yang ada jiwa Riyu dalam tubuh gadis tersebut memberikan penjelasan ke Yamada. Jika dia bercerita yang sesungguhnya takutnya sang kakek tak akan percaya. Maka Riyu yang jadi Keyko membuat cerita karangan versi dia sendiri. Dia berkata kalau cowok ini adalah pacarnya. Dia juga berkata kalau pacarnya melihat sang kakek mengingatkannya kepada keluarga Riyu yaitu kakeknya yang sudah tiada. Begitulah sang kakek akhirnya percaya.


"Dia pacar ku, Kek." dengan wajah tenang berkata.


Yamada dan Riyu (Keyko) melihat ke arah Keyko (Riyu) dengan pandangan tertegun.


"Hah?Apa!"


"Kakek mengingatkannya pada keluarganya. Kakek Riyu sudah lama meninggal dunia."


Yamada melihat ke arah Keyko dan Riyu bergantian.


"Benarkah?" Yamada masih meragukan. Tapi melihat cucunya menganggukkan kepalanya dengan tegas dan menjelaskan semuanya akhirnya dia percaya.


Riyu asli menyenggol lengan Keyko asli. Keyko asli segera refleks membungkuk hormat di hadapan sang kakek.


"Halo. Aku Riyu Himura. Salam kenal, Kek."


"Ah, iya. Aku Yamada Himawari. Kakeknya Keyko. Kalau begitu, ayo kita masuk ke dalam." Yamada mengajak Riyu dan Keyko masuk ke dalam rumahnya.


Di dalam rumah, Yamada sudah menyiapkan banyak makanan. Walaupun sudah berusia lanjut tapi dia masih sehat bugar dan bisa membuat makanan. Terkadang Keyko yang membantunya di dapur dan urusan rumah tapi semenjak kecelakaan tersebut seperti orang yang hilang ingatan dan jati diri, akhirnya sang kakek yang melakukan semuanya sendirian.


Mereka makan malam bersama. Riyu asli begitu senang melihat suasana mereka saat ini. Keyko asli pun senang karena bisa berkumpul kembali bersama kakeknya, walaupun dia harus menggunakan tubuh Riyu saat ini.


"Ayo kita makan bersama, Keyko makan yang banyak ya. Lihat tubuh mu sekarang terlalu kurus. Dan Riyu juga jangan sungkan-sungkan, ayo makan yang banyak juga." Yamada tersenyum ramah.


"Baik, Kek." Keyko dan Riyu bersamaan berucapnya.


Ada kehangatan yang bisa dirasakan oleh Riyu asli saat melihat interaksi antara dirinya dengan sang kakek dan Keyko asli. Yamada begitu hangat dan sayang kepada Keyko yang dikira sebagai Riyu. Riyu asli juga bisa merasakan kasih sayang kakek kepadanya. Hatinya tersentuh.

__ADS_1


Yamada terlihat ramah kepada siapapun. Waktu terus berjalan dan selesai makan dan menghabiskan waktu bersama, Keyko asli pun akhirnya pamitan kepada Kakek Yamada. Riyu asli mengantarkan Keyko sampai depan rumah.


Di luar, di depan rumah. Keyko dan Riyu menatap langit malam yang nampak cerah. Langit dipenuhi bintang-bintang yang berkelap-kelip dan di sinar bulan yang indah.


Mereka berdua menceritakan tentang dirinya sedikit. Keyko membahas tentang dirinya dan Riyu pun sama.


"Aku hanya punya kakek, kedua orang tua ku sudah lama meninggal. Kakek sangat menyayangi ku. Dulu begitu banyak yang membenci ku karena aku yang jelek dan gendut. Hanya kakek yang selalu di sampingku mengatakan kalau aku sama sekali tak gendut, aku cantik katanya." Keyko asli mengenang dirinya dahulu. Ia tersenyum sambil menatap langit.


Riyu asli menatap ke arah Keyko. Dia melihat kesedihan Keyko dan kerapuhannya.


"Tapi berkat mu sekarang aku malah berubah menjadi kurus dan cantik. Terima kasih." Keyko asli kemudian tersenyum dan melihat ke arah Riyu.


Keduanya saling menatap satu sama lain. Riyu asli melihat senyuman tulus dari Keyko asli yang membuat debaran di jantungnya. Angin semilir sepoi-sepoi berhembus membuat daun-daun berguguran. Bulan dan bintang begitu cantik di atas langit.


"Aku juga berterima kasih karena berkat mu, aku bisa mengenal arti keluarga kembali, Key." ucap Riyu yang asli sambil tersenyum pula. Senyuman yang manis dengan tubuh Keyko yang dipakai oleh Riyu.


"Eh ... tadi kenapa kau bilang ke kakek kalau kita pacaran?" Keyko asli teringat dan menanyakan ke Riyu asli.


"Lalu harus berkata apa lagi, itu alasan paling tepat yang ku pikirkan. Melihat reaksi mu yang berlebihan saat bertemu kakek mu membuat ku pusing. Dia tentu syok melihat orang asing tiba-tiba memeluk dan menangis di hadapan nya. Kau ini saat ini sedang memakai tubuh ku. Bersikaplah sebagai seorang pria. Mengerti." Riyu asli mengingatkan.


"Iya. Maafkan aku tadi."


"Hem. Pulanglah."


Keyko asli menganggukkan kepalanya. Supir Riyu datang menjemput dan Keyko pun pamitan pulang kepada Riyu. Dia akhirnya pulang dengan supir. Riyu menatap mobil yang terus melaju hingga hilang dari pandangannya. Dia kemudian masuk ke rumah.


Esoknya di sekolah.


Riyu yang jadi Keyko mulai melakukan aksi dan rencananya. Dimana ada Seto dan Minami maka disitulah Keyko akan muncul dan mencuri perhatian Seto. Minami menyadari kalau Keyko sengaja selalu muncul di sekitar dirinya dan Seto, dia pun kesal dan akhirnya malah terlihat marah.

__ADS_1


Minami marah dan kesal karena setiap muncul Keyko maka Seto akan teralihkan perhatiannya dan malah memandang ke arah Keyko. Mereka berdua pun jadi ribut. Keyko tersenyum melihat sepasang kekasih tersebut menjadi ribut.


Selama berhari-hari Keyko terus begitu. Muncul di dekat Seto dan Minami dan mencuri perhatian Seto hingga akhirnya Seto dan Minami menjadi ribut. Hingga akhirnya Seto memberanikan diri untuk mendekati Keyko yang saat ini berada di perpustakaan.


Seto hendak menyatakan cinta. Dia sesungguhnya sudah jatuh hati kepada Keyko semenjak melihat Keyko menjadi kurus dan cantik. Keyko mulai memainkan perannya. Seto dan Keyko berdiri berdekatan di dekat rak buku yang ada di perpustakaan.


Keyko sedang berpikir, cara apa yang sebaiknya dia pakai dalam menghadapi Seto. Sedangkan Seto mulai mengajak Keyko berbincang.


"Hai Key ... apa kabar mu?" Seto tersenyum ramah.


"Baik. Kalau Kak Seto?"


"Aku baik."


"Oh iya Key, Kau mau memaafkan kesalahan ku dahulu kan? Aku bersalah dan benar-benar minta maaf. Kau dan aku bisa dekat lagi seperti dahulu kan? Aku ...." bla bla bla dan bla. Seto terus ngomong panjang lebar dan tak melihat kalau Keyko masih berpikir dan tak mendengarkan apa saja yang diucapkan oleh Seto.


Kemudian Keyko asal saja mengambil buku yang ada di atas kepalanya. Tak sengaja malah menyenggol buku-buku lain, sehingga beberapa buku lain hendak berjatuhan di atas kepalanya.


"Key ... awas! Hati-hatilah." ucap Seto.


Seto segera menolong Keyko dan posisi mereka malah jadi berpelukan. Keyko dipeluk oleh Seto. Hal tersebut terlihat oleh Minami. Minami tentu saja marah besar.


Keyko dan Seto kemudian saling menatap. Minami sangat kesal. Tangannya terkepal saking kesalnya. Dia marah.


"Kak Seto!!! Apa yang kalian berdua lakukan??" tatap Minami penuh amarah.


Seto dan Keyko langsung melihat ke arah Minami. Seto kaget melihat Minami tiba-tiba muncul.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2