HANYA RINDU

HANYA RINDU
Bab. 14


__ADS_3

"Setibanya Jay di ruangan pribadi nya langsung menelphone Tuan Zein


*Mode Vis Telphone


"Pagi Tuan.. (Jay menyapa ramah Tuan nya yang nun jauh di sana)"


"Pagi.. bagaimana dengan laporan pagi ini apakah wanita muda itu ada disana Jay? (Zein memastikan laporan Jay)"


"Saya sudah mengirim vidio nya lewat email Tuan, sebelum saya Menelphone Tuan"


"Sebentar saya cek dulu (Zein pun membuka emailnya melalui Hanphone nya) .. okay, nanti saya telphone kamu lagi, untuk hari ini cukup selalu pastikan ia baik baik saja jika ada kabar penting segera hubungi saya.."


"Baik Tuan (Tuan Zein pun segera menghentikan obrolan mereka )"


**Jay menghubungi bagian kepala OFFICE ibu Nella dan kepala Ruagan OFFICE Girl ibu Lena


"Selamat pagi Tuan (ibu Nella terlebih dulu masuk ke ruangan Tuan Jay)"


"Pagi.. silahkan duduk (jay mempersilahkan)"


"Terimakasih Tuan" (mengambil posisi duduk)


"Maksud dan tujuan saya memanggil anda kesini ada yang perlu saya tanyakan"


"ya Tuan, ada yang bisa saya bantu"


"apakah benar yang bernama Ruiinsya Ghania itu karyawan Trening di kantor kita bagian OFFICE Girl benar begitu?" (memastikan)


"Benar Tuan, apakah dia membuat sebuah kesalahan Tuan atau bersikap kurang ajar?"


"Tidak, tadi kebetulan saat saya mau menuju lift tidak sengaja dia hampir menabrak saya"


"Apakah perlu saya tindak lanjut Tuan, karena ia masih Traning baru terhitung 1 minggu Tuan "


"Hemmmm .. (sambil mengangguk angguk kan kepala) .. kinerja kerja dia seperti apa bu' kabar terakhir yang saya dapat dia bekerja tanpa mau mengharapkan gaji dan baru baru ini saya dapat laporan dari bagian staf ruang penitipan anak memberikan info bahwa ia membantu pekerjaan di sana, apa betul begitu?"


"Betul Tuan, anak itu memang ringan tangan untuk menolong siapa pun yang membutuhkan bantuan di kantor ini" (sedikit menjelaskan)


"Menurut kamu.. (mengeluarkan handphone nya menunjukkan vidio yang baru saja ia rekam pagi tadi).. di dalam vidio ini apakah benar dia yang bernama Ruii si karyawan Trening itu ataukah hanya serupa saja"


"..(ibu Nella pun memastikan vidio yang Tuan Jay perlihatkan).. benar Tuan tapi ini hanya terlihat dari punggung dan posisi samping nya saja tidak terlalu jelas tapi kalau di lihat dari postur tubuh nya itu mirip Ruii, Tuan"


"Pagi Tuan Jay, Pagi ibu Nella (seketika Lena pun masuk ke ruangan Tuan Jay)"


"Pagiii (serentak Jay dan Ibh Nella)"


"Maaf Tuan saya terlambat (menundukkan kepala nya)"


"Silahkan duduk (jay mempersilahkan Lena tuk duduk)"


"Lena pun mengambil posisi duduk .. terimakasih Tuan "


"Kebetulan kamu disini, saya mau tanya kira kira kamu kenal tidak dengan wanita di vidio ini (Jay menunjukkan vidio sama seperti ibu Nella lihat sebelumnya)"

__ADS_1


"Bukan nya ini Ruii pak, si karyawan Trening.. itu pakaian yang ia kenakan hari ini, saya yakin itu benar Ruii.. memang nya dia terkena masalah apa pak? (antusias terlalu berlebihan)"


"Saya belum mengizinkan kamu untuk berbicara, saya hanya bertanya perihal vidio itu bukan tuk mendengar berkomentar (Jay menginggatkan dengan kesal)"


"Maaf Tuan .. sekali lagi saya minta MAAF..(berdiri dan meminta maaf dengan menundukkan kepala)"


"Jadi kamu yakin, itu benar karyawan Trening itu"


"iya Tuan, saya sangat yakin" (kali ini Lena lebih menjaga bicara nya terhadap Tuan Jay)


"Baik kalau begitu saya hanya memastikan saja, tolong perlakukan ia sebaik mungkin jangan ada yang terlalu mempersulit pekerjaannya disini jika kalian tidak mau berurusan lebih jauh"


"Ibu Nella dan Lena saling menatap binggung, seakan mereka saling mempertanyakan.. ada apa sebenarnya dengan karyawan Trening itu"


"Apakah ada yang ingin kalian tanyakan (Jay membaca wajah mereka yang kebinggungan dari raut muka mereka ibu Nella dan Lena)"


"Tidak ada Tuan (bersamaan)"


"Kalau begitu kalian boleh kembali ke ruangan kalian masing masing (Jay memantau monitor di atas meja nya)"


"Kami permisi Tuan (ibu Nella dan Lena segera keluar dari ruangan Tuan Jay)"


*


*


*


"Hmmmm.. Udah lah, yang penting ikuti aja alur perintah Tuan Zein " (Jay melanjutkan pekerjaan nya)"


*


*


*


"Waktu makin bergulir, semua tugas yang Ruii kerja kan semua di tuntaskan dengan baik dan rapi, ia tidak mau menunda nunda pekerjaan nya, waktu beristirahatnya di habiskan untuk makan makanan bekal yang ia bawa dan selanjutnya Ruii ingin bersiap siap pulang karena akan bertukar shift dengan yang lain"


"Ruii .. (nia menghampiri ruii yang sedang berada di depan loker dan nia sudah tampak siap untuk pulang)"


"Haiii Nia, emmm udah cantik aja..(memberikan senyum ramah)"


"Ya laaaa.. hehehe.. ow ya Ruii, tadi kata teman yang lain kamu sempat tegur asisten Pribadi CEO ya"


"Kapan, gak kok" (mengingat ingat)


"Terus yang bilang kamu nabrak Tuan Jay tadi siapa ya.. (ikut mengingat ingat)"


"Menabrak?.. jadi orang yang saya tabrak tadi Asisten pribadi CEO, yakin kamu nia? .. aduuuh alamat traning gua terancam ini, jangan kan 3 bulan di traning untuk 1 bulan ini pun gak mungkin kayak nya (Ruii merasa gugup letakutan)"


"Jadi benar, kamu tadi sempet nabrak Tuan Jay "


"Heem (menganggukkan kepala) .. tapi gak tau kalau ituuuu orang penting di perusahaan ini .. gimana dong Nia, Ruii sebaiknya harus gimana (makin panik)

__ADS_1


"Ibu Nella dan Kak Lena tadi sempet di panggil oleh Tuan Jay, mungkin mereka bahas masalah tadi .. tapi apakah Sefatal itu kamu nabrak Tuan Jay sampai sampai ibu Nella dan kak Lena ikut di panggil.. (mencari titik solusi buat Ruii)"_


"Apakah saya perlu menemui ibu Nella dan Kak Lena ya Nia, biar masalah nya clear.. untuk masalah kelanjutan traning saya pasrah aja apapun keputusan atasan"


"kamu jangan pesimis seperti itu dong Ruii, nanti aku temenin kamu ya.. sekarang kamu siap siap dulu (Ruii pun siap siap berganti pakaian mau pulang)"


*


*


*


"Ruii menemui kak Lena di ruangan nya"


Tok Tok Tok ..


"Pemisi kak (membuka pintu ruangan kak Lena)"


"Masuk.. hmmm.. kamu Ruii.. ada apa?"


"Saya mau minta maaf kak atas kecerobohan saya"


"Masalah apa?" (tampak cuek)


"Saya tadi tidak sengaja menabrak Tuan Jay asisten pribadi CEO saat menuju lift, kak.. saya gak tau kalau itu Tuan Jay"


"sudah tau salah nya kamu dimana?"


"iya kak, saya harus bagaimana?"(wajah nya makin panik)


"Lebih baik kamu temui langsung ibu Nella, biar ibu Nella yang menjelaskan nya bagaimana baik nya"


"baik kak, saya mohon izin ke ruangan ibu Nella.. Permisi Kak"


"silahkan .. (apa sih istimewa nya anak Traning itu, kok perlakuan Tuan jay berbeda)"


"Ruii menuju ruangan ibu Nella


"Permisi ibu (Ruii membuka pintu ruangan ibu nella dengan sopan)"


"Masuuuk.. ow kamu Ruii.. duduk"


"Ruii mengambil posisi duduk"


"Ada apa gerangan, ada yang ingin di sampaikan? (ibu Nella bertanya)


"saya mau minta maaf buk, tadi saya gak sengaja nabrak Tuan Jay saat menuju lift.. saya benar benar gak tau klau itu Asisten pribadi CEO, sumpah buk Ruii gak sengaja (wajah nya tampak sedih )


"sudah gak perlu sedih, pesan Tuan Jay lain kali hati hati jangan ceroboh "


"Terus bagaimana dengan Traning saya buk, apakah akan di hentikan?" (tampak air mata Ruii tak bisa tertahan seketika langsung jatuh ke pipi nya)


...****************...

__ADS_1


__ADS_2