
"Anda yang bernama Ruii" (Jay menegur Ruii)
"Ada apa Tuan Jay (Ruii menundukkan kepala) dan Nia mencoba menyingkir dari Ruii dan Jay mungkin ada pembicaraan serius antara mereka"
"Apa yang sebenarnya terjadi antara Anda dan Tuan Zein dan apa yang Anda bicaraka bersama Tuan Zein sampai sampai membuat Tuan begitu terpukul membuat pekerjaannya hari ini semua berantakan, Anda tahu seperti apa posisi Tuan Zein di perusahaan ini?" (Jay mempertegas)
"Iya Tuan saya mengerti maksud Anda, Maafkan saya jika karena saya semua nya jadi kacau dan berantakan tapi Tuan Jay tidak perlu khawatir, Tuan Anda akan segera menjadi lebih baik lagi, karena saya sudah mengajukan Resign ke ibu Nella dan secepatnya saya akan pergi dari sini di Perusahan Tuan Zein tolong sampaikan kepada Tuan CEO disini Ucapan terimakasih karna sudah mengizinkan saya Traning dengan tenang dan maaf juga untuk semua masalah yang sudah saya buat selama traning disini" (Ruii menunduk kan kepala nya dan mencoba bersikap tegar tuk menetralkan dirinya)
"Apa maksud Anda dan saya kesini menemui Anda hanya menanyakannya saat Anda dan Tuan Zein di ruangan perawatan bukan masalah ini itu apa lagi membicarakan tentang Resign nya Anda, dan Anda tau yang baru saja Anda katakan tadi tak kan menghilangkan masalah Anda tapi malah menambahkan masalah besar buat perusahaan ini, apakah Anda masih juga tidak mengerti di balik semua kekacauan ini? (Memperjelas)
"Saya mengerti Tuan maksud dari semua Yang Tuan bicarakan dan sya pastikan tidak akan terjadi apapun terhadap Tuan Zein, semua pasti akan baik baik saja (Ruii selalu bersikap tenang, dan selalu menundukkan kepala nya agar Ruii bisa menjaga pandangannya)"
"Jika ini berita ini benar dan sampai di ketahui oleh Tuan Zein bukan hanya kamu terkena imbas kemarahan CEO tapi semua seisi kantor ini akan berantakan, faham kamu!"
"Iya Tuan (Ruii terus menerima cercaan dari Jay yang mungkin bermaksud untuk peduli terhadap Tuan nya hanya saja caranya tampak berlebihan dan bahkan lebih arogan dari Tuan Zein)"
"Maaf Tuan apakah Anda bisa berbicara lembut kepada wanita, kami mengerti posisi kami disini hanya OFFICE Girl tapi ingat Tuan kami juga manusia sama seperti Anda dan Anda tahu Tuan, Ruii baru saja keluar dari ruangan perawatan apakah Anda mau menanggung semuanya jika terjadi sesuatu terhadap Ruii karena bentakan Anda tadi, HEM!" (Nia ikut bicara karena kesal lihat sikap Tuan Jay yang terlalu kasar kepada Ruii)"
"Ruii nggak kenapa napa kok Nia, biarkan dulu Tuan Jay menyelesaikan maksud pembicaraannya (Ruii tetap bersikap ramah kepada Tuan Jay)"
__ADS_1
"Lihat Tuan Jay terhormat, bahkan ingin coba membalas Anda pun Ruii nggak bisa padahal Anda sudah nyata nyata berbicara kasar, membentak bahkan tadi menuduhkan semuanya kepadanya seakan akan hanya Ruii lah yang membuat nya menjadi masalah besar..! Heiiii.. Tuan Jay yang terhormat apa Anda tidak faham tentang Naluri Hati yg kental dengan perasaan seseorang .. ups iya saya Lupa, Anda kan kabarnya jomblo abadi.. (Nia dengan sinisnya mengatakan semua itu di depan Tuan Jay)"
"Jay pun segera pergi meninggalkan ruangan OG dan membanting pintu dengan kasarnya, Ruii dan Nia yang berada disana pun dibuat kaget oleh pintu yang terdengar dibanting kuat)"
"Nia kenapa kamu berbicara kasar seperti itu, jika Tuan Jay benar benar marah bisa bisa kamu di pecat dari pekerjaan, cobalah kamu pergi ke ruangan nya untuk minta maaf kepada Tuan Jay siapa tahu akan berbaik hati memaafkan kamu (Ruii menggenggam tangan Nia)"
"Nggak perlu Ruii, biarkan saja jika memang di pecat berarti kita bisa sama sama cari kerja.. (Nia terus mendukung sahabat nya Ruii)"
"Nia.. (suara Ruii bergetar dan memeluk kembali tubuh Nia)"
"Ayooo kita pulang" (Titah Nia kepada Ruii)
"Sebelumnya Ruii telah banyak menceritakan semuanya kepada Nia perihal awal pertemuan antar Ruii dengan Eito setelah peristiwa Ruii menghantar kan minuman Juss Mangga milik Nona Jennica"
"Zein menghampiri Jay ke ruangan pribadinya hanya ingin menanyakan perihal Jay mendatangi Ruii di ruangan OFFICE Girl"
"Ehemmmm.. (Tuan Zein datang tanpa disadari oleh Jay, tiba tiba saja Tuan Zein sudah berada di ruangan Jay)"
"Tuan Zein (Jay langsung berdiri dari posisi duduk nya dan memberikan hormat kepada Zein) selamat Siang Tuan!"
__ADS_1
"Ada kepentingan apa Kamu harus menemui Ruii diruangan OFFICE Girl, bukan kah dengan sikap mu seperti itu memancing perhatian karyawan lain dan membuat rumor baru bahkan saya dapat laporan bahkan Kamu berbicara keras terhadap Ruii, ada masalah besar apa yang sudah Ruii lakukan terhadap kamu?" (Zein tampak kesal)
"Maaf Tuan, saya gak ada masalah apa pun ke pada Ruii hanya saja saya ingin menyampaikan kepada Ruii bahwa sikap nya telah salah berbuat itu kepada Tuan Zein, seperti itu Tuan, saya juga tidak memiliki masalah pribadi ke pada Ruii Tuan tidak lain tidak bukan hanya mengkhawatir kan kondisi Tuan saja" (Jay hanya menundukkan kepalanya karena sikap nya terlalu berlebihan)
"HEMMM.. kamu sudah terlalu jauh ikut campur dalam masalah antara saya dan Ruii (Zein sedikit meninggikan nada suaranya lebih tegas) bahkan saya tidak meminta kamu untuk berbicara kasar dan menemui nya langsung kepadanya, bukankah itu sangat ceroboh dan buang buang waktu?
"Iya Tuan, kedepannya saya tidak akan ceroboh lagi dan tidak akan ikut campur masalah antara Tuan dan Ruii (Jay mengakui ke cerobohan nya)"
"Bagus jika kamu mengerti!" (saat Zein ingin berbalik arah untuk keluar ruangan, Jay menyampaikan niat Ruii ingin Resign)
"Maaf Tuan, jika saya lancang.. ada satu berita lagi yang cukup penting ini perihal masalah Ruii juga, Tuan"
"(Zein kembali berbalik menatap ke arah Jay).. Emm.. katakanlah! semoga ini adalah berita baik buruan katakan Jay!
"Ruii akan segera Resign dari Traning nya, esok Ruii akan menghantarkan suratnya dimeja kerja ibu Nella (tampak Zein mengempalkan tangannya karena mendengar keberanian Ruii benar benar sudah menguji kesabarannya terhadap sikapnya itu kepada Zein)" merasa Perusahaan ini sudah banyak menanggung atas kesalahannya yang telah Ruii buat dan ia juga menyampaikan maaf kepada Tuan atas semua kecerobohannya selama ia bekerja Traning di perusahaan milik Tuan Zein dan ada lagi Tuan. ia minta saya sampaikan kata terimakasih karena sudah mengizinkan nya bisa Traning di perusahaan sebesar ini milik ALVARO GROUP, kurang lebih seperti itu Tuan" (Jay rasa bersalah menyampaikan semu itu)
"Baik jika itu kemauan nya sendiri, kamu tetap lah di kantor, saya akan keluar kantor untuk waktu yang cukup lama mungkin hari ini saya langsung balik ke Apartemen" (Zein memperjelas kepergiannya)
"Siap Tuan, saya akan handle semua" (Jay pun membukakan pintu ruangan buat Tuan Zein)"
__ADS_1
...****************...