HANYA RINDU

HANYA RINDU
Bab. 16


__ADS_3

**Tak lama dari Jay mengintai Ruii di taman, ia segera pulang ke kediaman nya dan segera menghubungi Tuan Zein untuk menyampaikan info yang baru ia dapat, kemungkinan bisa membuat Tuan Zein merasa senang


**Via telphone antara Jay dan Tuan Zein


"Selamat malem Tuan (Jay menyapa Zein nun jauh di sana)"


"Malam! .. ada info terbaru apa Jay?" (Sikap Zein yang to the point)


"Gini Tuan, saya tadi mengutus seseorang untuk mendekati wanita Muda itu di taman .."


"Laki laki atau perempuan? .. jika ia laki laki maka hentikan pengintaian mu! (bersikap tegas)"


"Maaf Tuan, ia perempuan seperti Ruii, nama nya Adelia.."


"Ok.. lanjut!"


"Tadi, Adelia sempat merekam pembicaraan nya bersama Ruii"


"Coba kamu kirim kan, vidio dan audio yang sudah kalian tekam" (memberikan perintah)


". . Jay dalam mode mengirim kan File rekaman .. sudah Tuan, saya kirim ke email Tuan .. "


"Baik .. nanti saya cek .. apakah masih ada info lain yang ingin kamu sampai kan?"


"Tidak Tuan hanya itu saja .."


"Mengenai perusahaan, apa kah tidak ada kendala?"


"Sampai saat ini masih dalam titik aman aman saja Tuan"


"Ow ya ... apakah kamu Sudah dapat kabar mengenai ke dua orang tua saya apakah mereka datang mencari ke kantor, dan anak teman mami apakah sudah tiba di kota X?"


"Untuk masalah itu belum ada perkembangan Tuan, dan untuk masalah anak Teman mami nya Tuan Zein kabar nya besok akan tiba di kota X mereka akan menginap di Hotel terdekat dengan Kantor ALVARO GROUP Tuan"


"Hmmm.. buat rumor seakan akan berita mengenai saya Lumpuh benar ada nya dan lihat respon nya seperti apa"

__ADS_1


"Tapi Tuan bukan kah Mami dan Papi Tuan Zein tidak mengetahui kebenaran nya, jika Tuan Besar dan Nyonya Besar terpengaruh dengan rumor itu bukan kah akan memperkeruh dan malah menimbulkan masalah baru? .. Maaf jika saya salah bicara Tuan"


"Kamu ikuti saja alur yang sudah saya buat, masalah konsekuensi biar saya sendiri yang tanggung .. sekarang kamu kerjakan apa yang sudah saya perintahkan, terus pantau info tentang Wanita Muda bernama Ruii" (Mengarahkan perintah Zein ke Jay)


"Baik Tuan .. "


*obrolan antara Zein dan Jay Via Telphone pun berakhir


"Emmm.. kasihan Tuan Zein segala nya penuh aturan, ternyata hidup berkecukupan semua mewah tidak menjamin kehidupan bisa tenang dan nyaman tuk memilih ingin seperti apa dan bagaimana ke bahagian itu tercipta" (Jay membayangkan jalan hidup Zein yang dari awal sudah bersama nya seperti saudara nya sendiri)"


"Satu sisi, Zein sedang mengecek File yang sudah di kirimkan oleh Jay untuk nya mengenai Vidio Ruii .. dengan durasi Vidio yang tidak cukup lama hanya sekitar 15 menit dalam obrolan itu menunjukkan Ruii benar benar menunggu Zein,


tidak ada raut wajah di buat buat atau pun drama, dan semua itu cukup mengurangi kerindu an Zein terhadap sikap polos nya Ruii" (Zein snyam senyum sendiri mendengar perkataan Ruii karena telah membela Zein dengan kondisi nya padahal semua itu Fake (rekayasa Zein tampak lumpuh .. tak bisa di bayangkan jika semua itu terbongkar di depan Ruii)


*


*


*


"Pagi itu di kantor Perusahaan ALVARO GROUP, seakan semua seperti mendapat kabar mencengangkan karena Tuan Besar ALVARO (Orangtua Tuan Zein) akan datang ke kantor karena ada urusan penting kalau tidak lain untuk menemui Zein, mereka (Papi dan Mami Tuan Zein) memutuskan untuk tinggal menetap di Kota S sedang kan Tuan Zein memilih tinggal menetap di kota X untuk menjalani Perusahaan Papi nya, saat menuju dari kota S ke kota X Tuan Zein sempat mengalami kecelakaan hanya saja Papi dan Mami nya tidak di beritahukan atas pemberitaan itu dan itu akan jadi senjata buat Tuan Zein bisa menolak pertunangan antara Tuan Zein dengan Anak teman mami nya Zein* "


"What?.. Tuan Besar akan ke kantor, perlukah saya menghubungi Tuan Zein? (Jay sedikit panik) .. hmmm.. liat nanti saja kira kira ke adaan ya genting baru saya akan menghubungi Tuan Zein (tampak Jay bersiap siap untuk menyambut Tuan besar ALVARO)"


"Permisi Tuan (Asisten Jay bernama Abelia orang yang ia utus menemui Ruii saat di taman)"


"Iya Lia, ada apa?"


"Apakah benar, Tuan besar ALVARO akan datang ke kantor ini .. menginggat Tuan Zein sekarang sedang tidak ada di tempat, apa yang akan kita lakukan Tuan?"


"Kamu cukup menjaga rumor mengenai Tuan Zein adalah CEO Lumpuh agar memancing berita dan sampai ke calon tunangan Tuan Zein (Jay menitah tugas ke asisten nya)"


"apakah tidak membahayakan buat perusahaan ini Tuan? (tampak meng kwatir kan seperti Jay terhadap Tuan Zein)"


"Tuags kita hanya mengikuti aturan yang sudah di buat Tuan Zein, selebihnya itu bukan tugas kita.. kerjakan lah"

__ADS_1


"Baik Tuan (sedikit menundukkan kepala), segera saya laksanakan (Abelia pun keluar ruangan Tuan Jay)"


*


*


*


"Tuan besar ALVARO bersama Mami Zein dan Teman Mami beserta anak nya pun tiba di perusahaan ALVARO GROUP dan tidak sengaja berlintasan dengan Ruii yang dalam keadaan menggunakan pakaian kerja nya OFFICE Girl "


"Heii.. kamu (Jennica Gabriella Luis memanggil Ruii yang sedang melintas baru saja ingin memulai pekerjaan nya) "


"Saya Non .. (Ruii mendekat)"


"kamu OB em maksud saya OG?"


"Benar Non .. (menundukkan kepala nya)"


"Nanti antarkan saya Juss Mangga jangan terlalu manis, jangan terlalu lama"


"Baik Non.. tunggu sebentar, segera saya kerjakan" (Ruii pun undur diri dari hadapan jenn dan Tuan besar ALVARO yang telah dulu berjalan menuju ke ruangan utama)"


"Jenn.. kamu ini baru juga datang ke sini udah berani berani nya pesen pesen juss, kita gak tau kan higienis atau tidak nya (mami jen berbisik)"


"Kalau nanti nya Jen sakit perut paling si OG itu yang jen salahin, gitu aja kok mami binggung sih .. ow ya mam sedari tadi Jen belum liat anak nya Om Alvaro, beneran Ok gak sih Mam"


"ya jelas lah, yang pasti dia pewaris tunggal dari keluarga ALVARO.. (bebisik)"


"ok ok mam, tapi tadi saat masuk ke sini terdengar bisik bisik kalau CEO disini seorang Laki laki Lumpuh mam" (berpirasat)


"mana mungkin lah, anak Om Alvaro itu gak cacat kok jen.. kamu pasti salah denger, mereka itu iri saja sama kamu"


"Bener bener mam .. (memang cewek satu ini nama nya keren cuma pemikiran nya aja rada rada mengkhawatirkan.. maklumi yaaa.. hahaha.. ups.. lanjut lanjut..) (hmmm.. autor ini memang gak niat masuk in gua di cerita ini .. jen bergumam dalam diam) "


...****************...

__ADS_1


__ADS_2