
"Di ruangan yang sama tapi berada dikamar yang berbeda antara Eito dan Ruii mereka tetap dalam penjagaan dokter dan suster pribadi di ruangan tersebut, malam ini Zein tidak bisa memejamkan mata nya dengan nyaman sepintas menginggat perbincangan nya bersama Mami dan Papi"
"Sus.. (Eito memanggil suster yang berjaga)"
"Iya Tuan, ada yang bisa saya bantu?" (suster itu secepatnya menghampiri Eito)
"Bagaimana keadaan Nona Ruii, apakah sudah membaik?" (tampak wajah Eito begitu sangat mengkhawatirkan keadaan Ruii saat ini)
"Keadaan Nona Ruii sudah membaik Tuan setelah di suntik kan suplemen untuk daya tahan tubuh Nona tidak lama Nona pun sudah tertidur lelap, tadi nya Nona Ruii ingin keluar dari kamar cuma ingin memastikan ke adaanTuan tapi saya cegah sesuai perintah yang Tuan beritahu sebelumnya (suster sedang menyampaikan kondisi Ruii saat ini).. apakah Tuan ingin melihat kondisi Nona di kamar, biar nanti saya antar Tuan"
"Eito pun mengikuti saran suster pribadinya untuk melihat kondisi Ruii secara langsung"
"Tolong jangan sampai dia terbangun karena menyadari keberadaan kita di kamar nya (Eito menginggat kan suster)"
"Baik Tuan" (Susternya membukakan pintu buat Tuan nya"
"Biarkan saya disini sebentar bersama Nona, nanti jika Jay sudah datang suruh dia tunggu di ruangan saya"
"Baik Tuan, saya permisi" (Susternya pun pergi meninggalkan Tuan Muda Eito di kamar Ruii yang sedang tertidur lelap)
"Semoga kamu selalu baik baik saja, siapkan diri kamu Ruii setelah ini mungkin lebih banyak lagi masalah yang akan melibatkan diri kamu karena aku sudah berjanji dengan diri ku sendiri bahwa hanya kamu yang bisa mendampingi hidup aku nanti nya, aku yakin ini sudah jalan TUHAN agar kita saling bertemu walau dengan cara seperti ini yang kadang membuat kita Egois satu sama lain, semoga kamu bisa bersabar sampai tiba waktu nya kita benar benar tidak terpisahkan lagi" (Eito berbisik di pikiran dan hati nya dengan perasaan begitu dalam dengan menatap wajah Ruii yang polos sedang tertidur lelap karena Eito tidak pernah secara langsung menatap wajah Ruii berlama lama sebab Ruii selalu menundukkan pandangan dan menghindari kontak mata saat berbicara dengan lawan jenis/pria/laki laki)
"Lamunan dan pikiran Eito seketika tiba tiba buyar setelah mendengar ketukan pintu dari suster yang ingin memberitahukan bahwa Tuan Jay sudah datang dan sedang menunggu Tuan Zein di ruangan"
"Tok.. Tok.. Tok.. Maaf Tuan Muda (Eito berbalik dan langsung menuju keluar meninggalkan Ruii di kamar perawatannya) saya ingin memberitahu kan kalau Tuan Jay sudah datang dan sekarang ada di .. (Suster tiba tiba menghentikan perkataan nya)
"Siapa yang datang sus? (Ruii terbangun dari tidur nya setelah mendengar suara suster dan Tuan Muda Zein, Suster itu pun tampak binggung melihat Ruii menyadari keberadaannya tapi Eito sudah pergi sedari tadi).. Anda sedang berbicara dengan siapa?"
__ADS_1
"Maaf Non sudah membangunkan tidur Anda, Em gini Non saya tadi sempet angkat telphone sekali lagi saya mohon maaf tlah mengganggu istirahat tidur Nona Ruii"
"Tapi kenapa saya berasa sendang mendengar suara Tuan Zein, apakah Tuan Muda masuk sini? (Ruii ternyata menyadari itu)
"Hemmm.. tidak kok Non saya yang berjaga di ruangan ini, sedari tadi tidak melihat Tuan Zein masuk jika pun Tuan ingin mashk ke kamar Nona Ruii sudah pasti Tuan memanggil saya terlebih dulu" Maafkan saya Tuhan sedikit berbohong
"Syukurla kalau begitu saya lega mendengarnya karena tidak baik seoranglaki laki yang belum muhrim masuk ke kamar wanita yang itu bukan siapa siapanya (ibu, istri atau saudara kandung) kalau begitu saya mau lanjut tidur lagi, jika suster ingin keluar tolong pintu di tutup dengan benar, terimakasih" (Ruii tersenyum ramah)
"Baik Non, saya permisi.. aduh gimana dong, saya sudah berbohong lagi ke nona Ruii , jika Nona Ruii tahu sebenarnya pekerjaan saya bisa bisa.. semoga semoga nggak sampai di pecat (suster kini keluar meninggalkan kamar Ruii dengan rasa bersalah)"
*
*
*
"Maaf Tuan, saya menganggu istirahat Anda"
"Untuk masalah perusahaan OSCAR GROUP sudah di pastikan selesai, kita akan cancell pasokan barang yang baru di rilis di pasar internasional agar di perbaharui terlebih dahulu dalam konsep yang sama tapi dengan model tipe berbeda tanpa mengurangi kualitas khas produk ALVARO GROUP semua sudah di handle oleh Tim pemasaran dan Tim produksi " (Jay dalam mode serius)
"Hmmm.. okay.. tapi Jay setelah ini akan sedikit menambah masalah lagi buat perusahaan kita sekarang yang akan kita hadapi bukan hanya OSCAR GROUP tapi keluarga LUIS!"
"Kenapa bisa seperti itu Tuan, Maaf sebelumnya Bukannya Nona Jennica anak tunggal dari Tuan Luis akan menjadi istri Anda, terus Tuan Muda bisa bicara seperti itu masalah nya dimana? (Jay di buat binggung dengan pemikiran Tuan nya)"
"Karena saya menolak menjadikan anak Tuan Luis sebagai istri saya, apakah sudah faham apa maksud dari pembicaraan saya tadi Jay?" (Eito mempertegas penjelasan nya ke asistennya itu)
"Baik Tuan, saya sekarang faham maksud dari pembicaraan Tuan tadi, jadi apa yang akan kita rencanakan untuk menghadapinya Tuan (Jay meminta arahan penjelasan kepada Tuan Muda Zein)"
__ADS_1
"Nanti, setelah saya pulang dari rumah sakit akan kita bahas tuntas masalah ini, sekarang saya ingin beristirahat karena besok saya mau balik kekantor memastikan semua nya baik baik saja sebelum semuanya menjadi berantakan"
"Baik Tuan, kalau begitu saya izin balik. permisi Tuan Muda" (Jay sedikit menundukkan kepala)
"Emmmm" (Tuan Muda pun kembali ke tempat tidur nya untuk beristirahat kembali dan Jay langsung keluar dari kamar Tuan Zein hendak pulang kembali ke apartemen milik Jay)
*
*
*
"Maaf Tuan Jay, bisakah saya minta waktu Anda sebentar? (Ruii menghentikan langkah Jay yang hendak pergi)"
"Ruii? kamu yang si OFFICE Girl Traning itu kan, kenapa Anda bisa di sini (sambil melihat kondisi Ruii yang menggunakan pakaian pasien rumah sakit serupa dengan yang digunakan Tuan Zein)"
"Nanti saja saya jelaskan, sekarang apakah Tuan Jay terburu buru saya minta waktu Anda sebentar saja, bisa?" (Ruii memastikan kembali)
"Baik, kita duduk menepi di sana takutnya Tuan Zein tidurnya belum terlalu lelap" (Jay dan Ruii pun menepi ke tempat duduk ruang tunggu)
"Saya tidak mau basa basi Tuan, sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan Tuan Muda Zein.. mungkinkah pertemuan kami ini adalah rencana Tuan Anda atau bagaimana?" (Ruii ada rasa ke khwatiran terhadap Eito)"
"Kalau itu setahu saya tidak ada rekayasa atau rencana, semua di luar kuasa Tuan Muda Zein memang selama Tuan sakit dan duduk di kursi roda nya suka duduk di taman dan taman itu sengaja di buat khusus oleh Tuan Muda sebagai tempat Tuan melepas penatnya selama bekerja mangkanya taman itu di desain berdekatan sama kantor Perusahaan ALVARO GROUP milik Tuan Zein, untuk peristiwa pertemuan Anda dengan Tuan Muda bukanlah rekayasa seperti dugaan Anda semua murni rencana Tuhan" (Jay coba mempertegas cerita kepada Ruii)
"Lalu untuk rumor Tuan Muda Zein yang segera menikah besok lusa, apakah benar semua berita itu Tuan Jay? (Ruii tampak terpancing rumor pemberitaan mengenai Eito dan Jennica akan segera menikah)"
"Sepertinya saya makin faham apa yang Tuan Muda bicarakan tadi mengenai masalah keluarga Tuan Luis dan Perusahaan ALVARO GROUP "
__ADS_1
...****************...
Lanjutan nya di tunggu ya 🤗🤗🤗