Harapan Langit Berbintang

Harapan Langit Berbintang
Episode 13 Misi Ran di Jepang


__ADS_3

"Wah, seperti yang ku dengar Jepang memang sangat hebat! Untunglah aku berhasil pergi dari ke jadian itu." Kata Ran.


Kejadian itu, kejadian sebelum Ran pergi ke Jepang. Masih di istana pega saat malam hari, terdengar suara teriakan.


"Hei, aku belum mendapatkan misiku!" Kata Sierra kesal.


"Haha, iya yah." Kata Pega.


"Wah, si kecil marah." Kata Rin mengejek.


"Aku bukan anak kecil!" Kata Sierra tambah marah.


"Iya, iya kau bukan anak kecil lagi. Soalnya kau memang anak kecil." Kata Mia ikut- ikutan.


"Apa kau bilang tadi?!" Sierra tambah geram.


"Sudah, Sierra kau pergi ke kota Athena di Yunani, dan godalah laki-laki di sana sepuasmu!" Kata Pega.


"Apa?! Yang benar? Aku boleh menggoda laki-laki di sana sepuasku?" Tanya Sierra girang.


"Iya boleh, cepat pergi sana." Kata Pega.


"Sampai jumpa, dan tunggulah kabar mantan-mantanku besok saat aku kembali ya!" Kata Sierra segera menghilang.


"Apa di setiap tempat yang dia cari itu mantan?" Tanya Mia.


"Ya begitulah, tapi saat di sana nanti dia akan bersikap cuek dan tebar pesona." Kata Maria.


"Bukannya, memang seperti itu." Kata yang lainnya bersamaan.


Setelah kejadian itu, mereka pun bubar menuju tempat mereka menemukan target mereka masing- masing.


"Sierra memang orang yang seperti itu. Tapi, bagaimana aku mencari orang yang bernama Hara di tempat seluas ini?!" Tanya Ran mulai putus asa.


Tiba-tiba ada orang yang menabrak Ran. Ran terjatuh di dekat sebuah papan disampingnya. Ran langsung berdiri dan mencari orang itu.


"Hei! Apa kau tidak melihat orang di sebelahmu?! Eh?" Ran terkejut melihat papan itu.


Ada papan besar bertuliskan 'Hara Rock'. Di papan itu ada wajah orang yang sedang di cari oleh Ran. Ran pun tampak gembira dan senang karena hal itu.


Hara adalah laki- laki yang memilki rambit yang cukup panjang dan di kucir di belakang. Rambutnya berwarna coklat seperti Ran dan jug. memiliki warna mata yang coklat menyala.


Di papan itu juga ada dua orang laki- laki di belakang Hara. Di sebelah kanan memakai ikat kepala dan memiliki rambut dan mata berwarna hitam. Namanya adalah Irasi sementara di sebelah kiri tidak memakai ikat kepala tapi rambutmya berdiri kaya durian.


Warna rambut laki- laki di sebelah kiri hitam agak keunguan dan warna matanya adalah merah. Namanya adalah Pariu.


"Wah, aku rasa ini adalah hari keberuntunganku!" Kata Ran senang.

__ADS_1


Setelah itu, Ran bertanya kepada orang yang lewat dimana konser 'Hara Rock'. Ada seorang wanita yang baik yan memberi tau Ran tempat konser 'Hara Rock'.


Ran pun berterima kasih dan segera pergi ke konser tersebut. Saat sampai, suasana konser itu sangat ramai sampai Ran sulit menembus kerumunan manusia itu.


"Aku rasa orang yang bernama Hara itu sangat terkenal ya. Ah, itu dia. Aku harus cepat membuntutinya." Kata Ran.


Ran sampai di kamar para pemain konser 'Hara Rock' tanpa ketahuan. Sebenarnya Ran adalah seorang ninja wanita yang sangat menawan dan berbakat


"Konser hari ini sangat hebat dan ramai kan Hara? Aku bahkan bisa merasakan suara mereka di telingaku!" Kata Irasi dengan penuh semangat


"Ya, hari ini memang sangat menakjubkan. Hara kau kenapa?" Tanya Pariu.


"Aku tidak apa-apa aku akan pergi mencari angin sebentar." Kata Hara bergegas pergi ke luar.


Di luar konser, Hara terlihat sangat lelah, tapi ada wajah senang dan lega yang menghapus kelelahan itu. Nampaknya Hara sedang memikirkan sesuatu yang serius.


"Ha, apa benar perang akan di mulai lagi?" Tanya Hara dengan wajah sedih.


"Apa? Perang akan di mulai lagi? Pega tidak memberitahu akan di mulainya perang tadi. Sudah lupakan soal perang dulu, itu bisa di tanyakan nanti saat aku kembali. Sekarang, bagaimana caraku mendekatinya ya? Ah, aku tau! Ya, itu pasti berhasil!" Kata Ran dalam hati.


Tiba-tiba Ran muncul di hadapan Hara. Sontak, Hara pun terkejut karena Ran muncul dengan napas terengah- engah.


"Tunggu, kenapa kau masuk ke sana?" Tanya Hara.


"Tidak penting tanya siapa aku. Yang penting sekarang bantu aku bersembunyi dulu!" Kata Ran masuk ke dalam tempat konser untuk bersembunyi.


Setelah Ran bersembunyi ada beberapa orang yang berlari ke arah Hara. Mereka memdekati Hara dengan wajah kesal namun Hara tetap tenang dan tidak ketakutan sama sekali.


"Maaf tuan, aku tidak melihatnya." Kata Hara.


"Hm, kau mirip dengan gadis itu. Apa kau saudaranya gadis itu?!" Tanya Ketua kerumunan manusia itu dengan kesal.


"Mirip? Pala mu! Aku rasa matamu itu perlu di periksakan ke dokter hewan!" Batin Ran dengan kesal.


"Jangan sembarangan menuduh, aku tidak ada hubunganya dengan gadis itu." Bantah Hara.


"Huh, baiklah kalau begitu. Ayo teman-teman kita cari gadis kurang ajar itu!" Suruh Ketua kerumunan manusia itu kepada bawahannya.


Setelah kerumunan orang-orang marah itu pergi, Ran pun keluar dengan wajah lega walaupun agak sedikit terlihat kemarahan di wajahnya.


"Gadis kurang ajar? Keterlaluan. Kau saja yang mudah marah!" Kata Ran.


"Kenapa orang-orang itu mengikutimu?" Tanya Hara.


"Sebenarnya itu...Emm, ceritanya panjang tapi terima kasih ya." Kata Ran.


"Gadis ini, kalau tidak salah dia kan mirip dengan foto gadis yang di berikan Athena." Kata Hara dalam hati.

__ADS_1


"Gadis ini mirip dengan foto yang di berikan Athena" Batin Hara.


Sebelum bertemu dengan Ran, Hara mendapat perintah dari Athena untuk mendapatkan prajurit yang Pega bicarakan dan memenjarakan mereka.


"Apa jangan-jangan dia..." Batin Hara menatap tajam ke arah Ran.


"Ke, kenapa kau melihatku seperti itu?" Tanya Ran--> Orang pertama yang mulai tidak nyaman.


"Ah, tidak-tidak apa-apa. Kenapa kau datang ke negri yang sangat padat ini?" Tanya Hara.


"Negri yang padat? Bukannya ini negri K-Popers ya? Eh, salah, itu kan Korea ya?" Batin Ran.


Hara pun hanya diam saja menunggu jawaban dari Ran. Ran pun mulai sadar kalau Hara dari tadi terlihat sangat memperhatikan dirinya.


"Ya, sebenarnya hanya untuk jalan- jalan saja, sih." Kata Ran.


"Hanya untuk jalan- jalan, ya?" Gumam Hara.


"Iya, memangnya kenapa?" Tanya Ran.


"Kalau begitu, apa kau mau ikut denganku?" Tanya Hara.


"Apa?! I, ikut denganmu? Kenapa?" Tanya Ran terkejut.


"Ya tidak apa-apa, cuma band kami kekurangan orang saja." Kata Hara.


"Walaupun sebenarnya tidak." Batin Hara.


"Band? Apa bandmu itu band rock and roll?" Tanya Ran.


"Iya, memangnya kenapa?" Kata Hara mulai gugup.


"Bagus! Kalau begitu aku akan ikut band mu itu." Kata Ran dengan semangat membara.


"Apa?! Benarkah? Kau serius?" Tanya Hara tak percaya.


"Memangnya kenapa?" Tanya Ran.


"Ya tidak, hanya..." Kata Hara sambil mengalihkan pandangan.


"Apa kau pikir aku hanya karena aku perempuan aku tidak boleh ikut band rock? Jaman sudah berubah, sekarang, laki-laki atau perempuan bisa berdiri di panggung yang sama dengan laki-laki. Kau juga tidak bisa menyangkal kalau itu benar kan?" Kata Ran.


"Ya kau benar. Ayo masuk, aku perkenalkan kau dengan teman-temanku." Kata Hara mengajak Ran masuk ke dalam.


"Baiklah." Kata Ran.


"Apa ini sebuah keberuntungan? Tapi ini terlalu aneh jika di bilang keberuntungan. Sudahlah sekarang aku bisa masuk ke bandnya dan melihat semua gerak-geriknya. Bahkan saat dia di panggil oleh Athena." Batin Ran.

__ADS_1


"Apa ini keberuntungan? Sekarang, aku bisa melihat gerak-geriknya karena dia maauk bandku. Jika dia di panggil oleh Pega pun aku pasti akan tau." Batin Hara.


BERSAMBUNG~


__ADS_2