Harapan Langit Berbintang

Harapan Langit Berbintang
Episode 36 Tinggal beberapa kuil lagi.


__ADS_3

Kuil berikutnya adalah kuil Cancer. Pasukan Athena sudah sampai di kuil itu. Keadaan awal kuil itu sama seperti yang lainnya sunyi.


 


"Kalian sudah datang ya? Selamat datang di kuil Cancer." Kata penjaga kuil Cancer.


Wajah penjaga kuil Cancer di tutupi topeng sama seperti kuil Aries. Aneh, padahal kuil sebelumnya yang di jaga anak kecil tidak menggunakan topeng. Tapi, kenapa orang yamg dewasa menggunakan topeng?


"Ya, pergilah para pasukan Athena. Bersiaplah, karena aku tidak akan menahan diri. Oh, ya, kuilku tidak meminta prajurit unggulmu. Tapi, kuil setelah ini akan meminta prajurit unggulmu. Pergilah." Kata penjaga kuil Cancer.


Beberapa orang prajurit berzodiak Cancer harus tertahan di kuilnya sendiri. Benar- benar tidak bisa di percaya. Mereka yang berzodiak Aries, Taurus, dan yang lainnya harus terperangkap di kuil mereka sendiri.


Pertarungan di mulai, hanya saja menjadi lebih cepat dari sebelumnya. Penjaga kuil Cancer langsung mengurung prajurit Athena.


"Huh, membosankan." Kata penjaga kuil Cancer sambil menatap prajurit Athena.


"Sebenarnya kau itu siapa? Setidaknya beritahu aku namamu." Kata prajurit Athena.


"Kau tidak akan tahu sampai dia menyuruhku memberitahu." Kata penjaga kuil Cancer.


"Dia? Dia siapa yang kau maksud?" Tanya prajurit Athena.


"Kau akan tahu nanti." Kata penjaga kuil Cancer sambil menaruh tangan telunjuk di mulutnya.


Di perjalanan menuju kuil berikutnya yaitu kuil Leo. Athena melihat ada banyak sekali singa yang menunggu di luar dan mengantar Athena beserya pasukannya masuk.


"Wah, wah, kalian sudah datang ya? Selamat datang, di kuil Leo." Kata Penjaga kuil Leo.

__ADS_1


"Aku seperti pernah melihat rambut coklat itu. Tidak mungkin! Itu tidak mungkin adalah Ran kan?! Itu seharusnya tidak mungkin, karena Ran sudah tiada setelah kejadian itu!" Kata Hara dalam hati.


"Baiklah, karena kalian sudah mengetahui jalan permainannya. Yang lainnya boleh pergi, oh, ya, ada kejutan yang menunggu kalian di kuil berikutnya." Kata penjaga kuil Leo.


"Athena, aku ingin meminta sesuatu pada mu. Bolehkah, aku tetap di kuil ini? Ada sesuatu yang harus aku lakukan di kuil ini." Kata Hara meminta ijin dari Athena.


"Baiklah kalau begitu, berhati- hatilah." Kata Athena.


"Baik, terima kasih, Athena." Kata Hara.


Pasukan Athena pun pergi melanjutkan perjalanan. Meninggalkan beberapa prajuritnya di kuil itu. Athena masih memikirkan perkataan Ran tadi. Tentang kejutan yang sedang menunggunya. Sementara itu, di sisi kuil Leo.


"Kenapa? Kenapa kau berada di kuil ku padahal aku tidak memintanya?" Tanya penjaga kuil Leo heran.


"Ran." Kata Hara lirih.


"Apa? Kau tadi bilang apa?" Tanya penjaga kuil Leo tidak dengar.


"Apa? Apa maksud perkataan mu itu?" Tanya penjaga kuil Leo.


"Hei, anak muda. Apa maksud perkataan mu barusan itu?" Tanya salah satu prajurit Athena yang berzodiak Leo.


"Tidak, aku yakin, kau pasti Ran!" Kata Hara.


"Kau sepertinya sangat yakin kalau aku adalah Ran. Kalau begitu, berikan aku bukti kalau aku adalah Ran." Kata Ran.


"Rambut coklat itu, hanya Ran yang memilikinya. Selain itu, kalung yang ada di leher mu itu, adalah kalung pemberianku saat kau masuk ke band HARAN!" Kata Hara.

__ADS_1


Penjaga kuil Leo pun terkejut dan panik. Penjaga kuil Leo pun langsung menyerang dan mengurung Prajurit Athena dan Hara. Tentu saja Hara dan prajurit Athena tidak akan tinggal diam. Mereka pun bertarung dan akhirnya penjaga kuil Leo menang dan mengurung mereka.


"Kau mengurung kami karena itu memang benar kan?! Kau adalah Ran! Kau tidak bisa membohongiku!" Kata Hara.


"Huh, aku akui, kau memang benar. Aku memang adalah Ran. Tidak aku sangka, ternyata ada orang yang bisa mengetahui kalau itu adalah aku hanya karena melihat saja. Aku sungguh takjub." Kata Ran sang penjaga kuil Leo.


"Kenapa? Kenapa memihak Pega dan membuat kematian palsu itu? Kenapa?!" Tanya Hara.


"Karena aku tidak memiliki pilihan, aku juga harus menjadi lebih kuat dan melindungi orang- orang yang aku sayangi. Maaf Hara." Kata Ran membalikkan badan.


Di sisi Athena dan pasukannya. Setelah kuil Leo adalah kuil Virgo. Kuil yang di kenal sangat kuat, lebih kuat dari kuil zodiak lainnya. Penjaga kuil tersebut di katakan sebagai orang yang sangat hebat dan setia.


Karena ketegasan dan kesetiaanya, dia di beri keistimewaan oleh Dewa Pega. Dia di beri kebebasan mengurung siapa saja yang dia inginkan di kuilnya. Satu hal lagi, penjaga kuil Virgo juga di beri keistimewaan lainnya.


Yaitu, dia di perbolehkan menentang perintah Dewa Pega. Tapi harus memiliki alasan yang masuk akal. Sesampainya pasukan Athena di kuil Virgo. Sangat tenang dan gelap.


"Halo, Athena. Aku akan memberi kalian satu kesempatan. Kalian ingin memihak Dewa Pega atau kalian masih akan berpihak pada Athena?"Tanya penjaga kuil Virgo.


"Kami tidak akan menghianati Athena! Simpan saja kebaikan hatimu itu!" Kata Yuna.


"Baiklah kalau itu pilihan kalian. Karena aku tidak akan menolerir lagi pilihan kalian. Sayang sekali, aku rasa, hari ini, adalah hari kematian kalian!" Kata penjaga kuil Virgo.


Tiba- tiba suasana menjadi tegang. Penjaga kuil Virgo itu tiba- tiba memunculkan Sayap hitam raksasa yang sangat besar. Para kelelawar bermunculan, sangat menakutkan. Separti melihat malaikat pencabut nyawa.


Penjaga kuil Virgo memunculkan cahaya yang di arahkan ke pasukan Athena. Saat sadar, beberapa pasukan Athena cuma tinggal 2/4 pasukan saja. Pasukan lainnya tertinggal di kuil Virgo, bersama dengan Yuna, salah satu prajurit unggul Athena.


Athena sadar, mereka sudah terlempar ke kuil selanjutanya. Yaitu, kuil Libra yang penjaganya di kenal sebagai orang yang lembut hati dan sikapnya. Athena memiliki sedikit harapan pada kuil Libra milik Dewa Pega.

__ADS_1


BERSAMBUNG~


Oh, iya, jangan lupa like dan komen ya😊 Bagi yang sudah baca terima kasih banyak😉


__ADS_2