Harapan Langit Berbintang

Harapan Langit Berbintang
Epispde 34 Pertarungan di kuil Aries


__ADS_3

 


Kejadian itu membuat Romi marah dan meminta diadakan perang melawan Pega. Akhirnya, Athena setuju dan diadakanlah perang melawan Pega. Athena berserta pasukannya datang ke kediaman Pega.


 


Suasana menjadi tegang, betapa terkejutnya Athena dan para pasukannya. Di lihatnya kuil zodiak yang berjajar rapi menanti mereka.


"Apa\-apaan ini?" Tanya Athena tak percaya dengan yang di lihatnya.


"Ini tidak mungkin. Apa itu benar\-benar kuil zodiak? Ini tidak bisa di percaya." Kata salah satu seorang pasukan.


"Athena apa yang harus kita lakukan?" Tanya salah satu prajurit unggul Athena.


"Ayo pergi." Kata Athena menyuruh pasukannya berangkat menuju kuil pertama, kuil Aries.


Keadaan di dalam kuil Aries sunyi. Hampir tidak ada suara selain suara langkah kaki pasukan Athena. Semua tampak waspada menunggu musuh meyerang.


"Wah, kalian sudah datang, ya." Kata penjaga kuil Aries. Penjaga kuil Aries itu memakai topeng jadi tidak bisa melihat wajahnya. Tapi satu hal yang pasti, penjaga kuil Aries itu perempuan.


"Semuanya tetap waspada!" Kata Athena kepada seluruh pasukannya. Seperti perintah Athena, semua pasukan waspada akan serangan musuh.


"Pergilah dari sini. Kecuali Orang yang merasa bahwa dirinya memiliki zodiak Aries dan salah satu prajurit unggulmu yang bernama Romi." Kata penjaga kuil Aries itu kepada Athena dan pasukannya.


"Apa? Apa maksudmu?" Tanya Athena tidak mengerti yang di katakan oleh penjaga kuil Aries itu.


"Aku cuma di suruh untuk menghadang orang yang berzodiak Aries dan salah satu prajurit unggulmu. Sisanya mau melanjutkan perjalanan atau tidak itu terserah kalian." Kata penjaga kuil Aries.

__ADS_1


"Kalau begitu, yang lainnya ikut aku selain orang yang di minta oleh Pega." Kata Athena.


"Baik Athena." Kata seluruh pasukan.


Seluruh pasukan Athena bersama Athena melewati kuil pertama ke kuil ke dua, kuil taurus. Sementara di kuil Aries.


"Hei, sebenarnya kau itu siapa? Kenapa kau menyuruh kami di sini?" Tanya Romi kepada penjaga kuil Aries.


"Kau tidak perlu tahu siapa aku. Yang terpenting, hari ini, akan menjadi hari terakhirmu!" Kata penjaga kuil Aries sambil meyerang Romi dan pasukan Athena berzodiak Aries.


Terjadi pertarungan sengit di kuil Aries. Tidak ada yang mau mengalah satu sama lain, antara penjaga kuil Aries maupun pasukan Athena. Suara pertarungan pun terdengar sampai kuil kedua, kuil Taurus.


"Jangan kalah, kakak." Kata penjaga kuil Taurus yang menunggu pasukan Athena datang.


Krak, suara retakan topeng penjaga kuil Aries yang tidak sengaja terkena pukulan pasukan Athena. Pasukan Athena pun terus menyerang setelah tahu mereka masih punya harapan melawan penjaga kuil Aries yang kuat.


"Huh, jadi sejak awal kau tidak serius? Kalau begitu ini pasti tidak akan mudah. Lihat saja, aku pasti akan membuka topeng itu!" Kata Romi sambil meledak\-ledakan kekuatannya.


"Coba saja kalau kau bisa membukanya." Kata penjaga kuil Aries.


Buagh, duar, suara pertarungan yang bertambah sengit. Tiba\-tiba, krak, akhirnya topeng penjaga kuil Aries rusak. Romi terkejut, ternyata penjaga kuil Aries adalah salah seorang yang dia kenal.


"Ma, Maria? Kenapa kau disini?" Nama seseorang yang di kira Romi telah tiada karena pertarungan dulu. Sekarang, dia ada di sini, di hadapan Romi. Orang yang sedamg Romi lawan saat ini.


"Kenapa? Apa kau pikir aku sudah tiada sampai kau begitu terkejut? Sungguh benar\-benar sebuah ironi yang manis ya, Romi." Kata Maria yang menjaga kuil Aries.


"Kenapa kau di sini? Aku rasa otak mu telah di cuci oleh Pega. Maria kembali lah, kau masih memiliki kesempatan." Kata Romi.

__ADS_1


"Kau tidak megerti juga, ya. Aku mendekatimu cuma untuk mendapatkan informasi dari mu saja. Aku juga tidak di cuci otak oleh Athena." Kata Maria menjelaskan.


"Apa? Apa maksudmu itu Maria?" Tanya Romi.


 


Wush, Maria membangun dinding penjara di kuilnya untuk menahan Romi dan pasukan Athena berzodiak Aries.


 


"Aku benar\-benar minta maaf dan kau tidak perlu memaafkan diriku, Romi." Kata Maria sambil memalingkan kepala agar tidak menatap wajah Romi yang begitu percaya padanya.


"Maria, apa ini benar\-benar pipihan yang sudah kau pilih?" Tanya Romi masih tidak percaya apa yang dia dengar dari mulut Maria.


"Maaf Romi, aku harus melakukannya. Karena, aku tidak memiliki pilihan lain." Kata Maria.


"Apa kau di paksa oleh Pega?" Tanya Romi.


"Tidak, ini tidak ada hubungannya dengan Pega. Aku hanya ingin membalaskan dendam ku kepada seseorang saja." Kata Maria.


Keadaan kuil Aries tiba\-tiba menjadi sunyi. Tidak ada yang berbicara, semuanya menjadi diam tak bersuara. Sementara itu nasib pasukan Athena yang sedang menuju kuil Taurus.


"Akhirnya, kita sampai di kuil Taurus." Kata seorang pasukan Athena.


 


BERSAMBUNG~

__ADS_1


__ADS_2