
Alatha bangun pagi-pagi sekali hanya untuk menyiapkan sarapan untuk suaminya.
Walau dia terbilang wanita cukup manja dan tidak pernah tinggal sendiri, tetapi Alatha pintar memasak. Wanita itu sering belajar dari Mommynya.
Senyum Alatha mengembang, ketika seseorang memeluknya dari belakang, siapa lagi kalau bukan suaminya.
"Rajin banget istri Abang, masak apa, hm?" Arga menumpu dagunya di pundak sang istri, sesekali mengecup leher yang terdapat tanda kepemilikannya di sana.
"Wangi banget sih," gumam Arga.
Alatha tertawa, dia menoleh untuk mengecup bibir sang suami. "Mandi dulu Bang, aku siapin sarapan terenak."
"Di mandiin tapi."
"Kok manja? Biasanya aku." Protes Alatha.
"Sekarang kamu kan sudah jadi istri Abang, tidak salah dong."
"Salah."
"Kok salah?"
"Cuma aku yang boleh manja sama Abang. Abang, tidak boleh."
Alatha membalik tubuhnya setelah mematikan kompor dan masakannya sudah mateng.
Tubuh wanita cantik itu melayang karena Arga mengendongnya. "Abang sudah bilang, jangan menyentuh alat-alat dapur, tangan kamu bisa saja terluka, kamu itu ceroboh," omel Arga, membawa istrinya kembali ke kamar.
Kenapa Alatha harus repot-repot memasak untuknya? Padahal di rumah tempat mereka tinggal ada beberapa asisten rumah tangga, yang tentu saja hanya berpihak pada Alatha saja.
__ADS_1
Melihat Clara yang baru saja membuka pintu kamar, Alatha langsung menyambar bibir Arga, dan sengaja mengeluarkan suara des*ahan.
"Aku cuma milik Abang, kan?" tanya Alatha dengan suara sedikit keras.
Dia belum puas setelah mengerjai Clara malam itu, jika mengingat kejadian bagaimana piasnya wajah Clara saat dia mengantung ucapannya, ingin rasanya Alatha tertawa.
Sekarang dia menang banyak, karena wanita yang menjadi rivalnya, berjalan sendiri memasuki area kekuasaanya.
"Tentu saja, abang cuma milik kamu, Sayang."
"Benarkah?" Alatha kembali melirik Clara. Tangannya menangkup kedua rahang sang suami agar tidak menoleh kebelakang.
"Tentu saja, tidak ada yang bisa menggantikan kamu di hati Abang."
"Termasuk kak Clara?"
***
"Kak Clara memang paling rajin, pantesan dulu di sekolah jadi perempuan idaman semua laki-laki."
Alatha langsung mendudukkan diri di samping Clara yang sudah lebih dulu berada di meja makan.
Saat Alatha hendak mengambil piring, Clara juga menarik bagian piring yang sama, keduanya saling menatap satu sama lain.
"Abang sudah ada piring," ucap Arga mengambil piring yang lain, agar tidak ada pertengkaran di meja makan.
Terjadi keheningan beberapa saat, karena sibuk dengan makanan masing-masing. Clara diam-diam melirik Arga dan Agatha.
Otaknya sedang mencari solusi agar bisa memberi pelajaran pada wanita menyebalkan di depannya agar jera dan takut padanya.
__ADS_1
Hingga, satu ide terlintas di pikirannya. Dia menyudahi makannya, dan meneguk segelas air putih.
"Arga, boleh aku memanggil kamu abang seperti yang di lakukan Alatha?" tanya Clara. "Rasanya tidak sopan jika aku hanya memanggil nama padahal kamu suami aku."
"Kenapa tidak, kamu bebas memanggil aku apa saja, senyaman kamu saja Clara," jawab Arga, membuat Alatha yang mendengarkan cemberut.
"Dasar nenek lampir, hobi banget merebut milik orang lain. Hah, dia pikiran akan menang begitu saja? Oh tentu tidak," batin Alatha.
Dia menatap Clara penuh permusuhan.
"Sudah beberapa malam kamu tidur di kamar Alatha, Bang. Kapan kamu akan tidur di kamar aku?"
Arga langsung tersedak air, spontan Alatha mengambil tisu dan membersihkan kemeja suaminya.
"Yah, kemeja Bang Arga basah, aku ambilin yang baru dulu." Alatha hendak beranjak, tetapi tangannya di tarik.
"Abang tidak apa-apa, lagian akan di lapisi jas, sebentar lagi juga kering. Habiskan makanan kamu!" ucap Arga.
Kini laki-laki itu menatap Clara. "Jangan membahas hal-hal seperti tadi jika sedang di meja makan!"
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo
__ADS_1