
Senyuman Alatha mengembang setelah sampai di perusahaan Daddynya, tanpa menunggu waktu lama, wanita itu segera menemui sang Daddy.
"Daddy," panggilannya manja, langsung naik ke pangkuan Daddynya, untung saja tidak ada orang di ruangan itu selain keduanya.
Walau berusia 24 tahun, Alatha tetap menjadi gadis kecil seorang Alvi.
"Anak Daddy makin cantik setelah menikah, kalian baik-baik saja 'kan? Arga adil sama kalian berdua?" tanya Alvi di jawab anggukan oleh Alatha.
Alvi menjentikkan jarinya di hidung mancung Alatha. "Jangan mau menang sendiri, Clara juga berhak atas diri Arga!" peringatan Alvi.
Walau awalnya tidak rela jika putri kesayangannya di madu dan menjadi yang kedua, Alvi tetap menguatkan hati bahwa semuanya akan baik-baik saja, telebih yang Alvi tahu, Clara adalah gadis baik-baik, tidak mungkin menyakiti perasaan putrinya.
Dan dari sudut manapun, Alatha lah yang salah dalam hal ini. Karena menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Clara juga Arga.
"Seandainya Daddy tahu bagaimana sikap asli Clara, mungkin hari ini juga Daddy akan memgusirnya," batin Alatha menatap wajah tampan Daddynya dengan senyuman.
Wanita itu turun dari pangkuan Alvi, dan memilih duduk di sofa setelah mengecup pipinya. Kalau Alana melihatnya, dia akan mendapat omelan karena berani memeluk suaminya.
Wanita yang menjelma menjadi Mommynya sangatlah posesif, tidak suka jika miliknya di usik atau di ganggu oleh siapapun, dan tentu saja sifatnya turun ke Alatha.
__ADS_1
"Jadi putri cantik Daddy benar-benar ingin menjadi direktur di AR Entertaiment? Daddy boleh tau alasannya, Sayang?"
"Alha kesepian di rumah, lagian kak Clara sebentar lagi akan bekerja menjadi model di sana. Sekalian saja aku yang menjadi direkturnya, biar bisa lebih dekat lagi." Senyuman di bibir Alatha semakin mengembang.
"Tapi, Nak. Menjadi direktur mempunyai banyak tanggung jawab, apa lagi sekarang AR Entertaiment banyak mendebutkan, Aktor-Aktris bahkan model-model papan atas."
"Ya sudah, jika tidak bisa menjadi Direktur, maka biarkan Alha menjadi manajer, toh Alha lulusan Manajemen." Alatha tetap kekeh ingin memasuki Ar Entertaimen.
Alvi menghembuskan nafas panjang. "Bagian apa?"
"Model, Alha sekarang tertarik dengan dunia model Daddy. Tapi Alha tidak mau menjadi manager perorangan, melainkan keseluruhan, kalau Daddy tidak percaya sama kinerja Aku, Daddy bisa memberiku asisten yang dapat di percaya."
"Baiklah, Daddy akan mengabari manajer bagian permodelan, kamu akan mendapatkan itu, tetapi semua tetap di kerjakan Manager asli, bekerjasamalah dengan baik, hingga kamu benar-benar bisa, Nak!"
"Sudah-sudah, kamu menurunkan wibawa Daddy saja. Kapan kamu memberi Daddy cucu, hm? Rumah sangat sepi tanpa kehadiran kalian."
"Ish, kok minta sama Alha? Minta sama kak Aga," protes Alatha.
"Anak kakak kamu tidak mungkin bisa tinggal lama-lama nak, dia mempunyai mertua. Berbeda dengan kamu dan Arga, anak-anak kalian pasti akan dirumah."
__ADS_1
Pipi Alatha mengembung, sebenernya dia belum siap hamil, sampai dendamnya terbalaskan.
"Apa-apaan ini? Ada apa kamu menemui suamiku?"
Alatha memutar bola mata jengah, drama queen yang sesungguhnya datang.
"Mentang-mentang tidak ada yang berani godain Daddy Aa, malah drama sama anak sendiri," gerutunya membuat Alvi tertawa.
"Tidak ada yang berani godain Daddy, pawangnya langsung jambak-jambakan," ledek Alvi.
"Ish, anak sama Daddy sama saja. Memang hanya Arga yang mengerti Mommy." Alana mendekat dan duduk di samping suaminya.
"Udah dramanya, sini kesayangan Daddy, peluk dulu!"
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
__ADS_1
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo