Hasrat Terlarang Nona Muda

Hasrat Terlarang Nona Muda
Boncap 3


__ADS_3

Arga duduk di samping brangkar dengan setia menemani sang istri yang masih belum sadar setelah di periksa oleh doker. Sebenarnya Alatha sempat sadar tadi, tapi pingsan lagi karena shok melihat wajahnya di pantulan cermin, dan kenyataan pahanya mendapat jahitan. Dia mengecup punggung tangan wanita itu sangat lama dengan air mata membasahi pipinya.


Luka yang di derita Alatha tidak parah, tapi tetap saja Arga sedih, sebab tidak kuat melihat wanita yang dia cintai terbaring di rumah sakit.


Laki-laki dengan bucin tingkat dewa itu, belum makan malam, padahal jam sudah menunjukkan angka 12 malam. Semua keluarga sudah pulang atas permintaan laki-laki itu sendiri.


Rasa bersalah kian menusuk hari Arga, karena tidak becus mengaja istrinya sendiri.


"Maafin abang, karena ceroboh. Harusnya abang nggak biarin kamu berdiri di dekat sana," gumam Arga.


"Abang," lirih Alatha, berhasil mengambil perhatian Arga yang tengah menunduk.


Laki-laki itu menatap istrinya dengan senyuman. Berusaha menyembunyikan rasa sedih yang dia rasakan.


"Akhirnya kamu sadar juga Alha, abang khawatir banget tadi." Arga mengelus rambut Alatha sangat lembut.


Tangan kiri wanita itu di pasangi selang infus. Wajah di perban karena luka, sementara paha mendapat jahitan sebab robek akibat besi. Untung saja tulang Alatha tidak patah.


Bukan hanya Alatha yang terluka, tetapi Alana juga terluka walau tidak separah Alatha.


"Sakit banget, Bang," adu Alatha dengan mata berkaca-kaca.


"Yang sabar ya Sayang, Abang bakal ngelakuin apapun biar kamu cepat sembuh." Alatha mengangguk, walau rasanya sangat sakit.

__ADS_1


Bukan hanya luka, tapi juga hati, karena merasa tidak berdaya sekarang. Luka di pagian paha tentu saja membuat dia tidak bisa berjalan, di tambah luka di bagian wajah, dimana objek manusia di nilai. Wajah cantik yang selalu di puji semua orang kini terluka.


"Jangan nangis Sayang."


"Wajah aku."


"Wajah kamu nggak papa, setelah sembuh nanti, abang bakal bawa kamu ke luar negeri untuk hilangin bekasnya," janji Arga untuk menenangkan sang istri.


"Jangan bohong?"


"Iya Sayang, nggak."


***


Arga mengendong Alatha hingga ke kamar setelah sampai di rumah. Mendudukan wanita itu perlahan-lahan di sofa.


"Nyaman?" Alatha mengangguk. Wanita yang biasanya ceria berubah pendiam setelah mengalami tragedi.


"Bentar lagi Farzan sampai, jangan cemberut gitu dong. Istri abang tetap cantik kok, luka di wajah kamu nggak ada masalah, kata dokter bakal hilang secepatnya. Tapi kalau kaki kamu sembuh dan bekasnya belum hilang, abang bakal nepatin janji."


"Jangan selingkuh."


"Nggak akan Sayang. Bang cintanya cuma sama kamu, yang lain mah lewat," gombal Arga.

__ADS_1


Sebelum meninggalkan istrinya di kamar, Arga lebih dulu mengecup kening wanita itu sangat dalam dan lama. "Cuma di depan jemput Farzan."


Sejak satu minggu yang lalu, Arga tidak pernah meninggalkan Alatha seorang diri. Bahkan sengaja mengajukan cuti sebagai CEO pada Daddynya hanya untuk merawat dan memberi perhatian lebih pada Alatha agar tidak larut dalam kesedihan.


Tentu saja Alvi mengabulkan pengajuin cuti Arga dengan senang hati. Sebenarnya tanpa mengajukanpun, Alvi akan memberi izin untuk putranya itu.


"Mommy mana?" tanya Arga setelah Alvi turun dari mobil mengendong Farzan.


"Nggak mau ketemu Alatha, nggak kuat katanya," jawab Alvi. "Jang istri kamu baik-baik, Mommy kalau liat anaknya sedih ikut sedih, makanya nggak mau mampir."


"Arga ngerti kok Dad, tapi Alatha malah ngira Mommy nggak sayang lagi, karena jarang nongol."


"Bantu Daddy jelasin" Alvi menepuk pundak Arga sebelum pergi.


...****************...


Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπŸ₯°πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ


Follow untuk melihat visual


IG: Tantye005


Tiktok: Istri sahnya Eunwoo

__ADS_1


__ADS_2