Hasrat Terlarang Nona Muda

Hasrat Terlarang Nona Muda
Part 47


__ADS_3

"Selanjutnya!"


Clara langsung berdiri ketika nomor antriannya di sebut. Dia memasuki ruangan casting untuk drama yang akan di kerjakan dalam waktu dekat.


Wanita itu mengangkat kepalanya angkuh, merasa paling cantik di antara yang lainnya.


"Saya pak," ucap Clara.


Beberapa juri yang duduk di tempat masing-masing saling melirik setelah memperhatikan penampilan Clara dari atas sampai bawah. Lumayan, itulah yang bisa di tangkap oleh mereka. Hingga salah satunya berucap.


"Clara Liandra? Sepertinya nama ini tidak asing?" gumam salah satu juri kembali memperhatikan Clara.


"Mantan istri Tuan Arga?"


Clara menelan salivanya kasar, ini untuk kesekian kalianya dia mengikuti casting, tetapi juri selalu saja bertanya hal yang sama.


Sekarang Clara baru merasakan bagaimana sangat berpengaruhnya Arga dalam kehidupannya, kalau saja dia tahu. Dia tidak akan selingkuh dan malah akan menjerat Arga.


"Skip."


Mata Clara membulat sempurna. "Saya bahkan belum melakukan apapun, kenapa malah di skip?" protesnya.


"Kami ingin proyek yang di kerjakan berjalan lancar dan di minati banyak orang. Menerima seseorang yang terkena scandal bukanlah hal yang bagus."


"Scandal?" bingung Clara.


Wanita itu belum melihat berita apapun hari ini, dia terlalu fokus pada penampilannya dan yakin akan di terima, tetapi nyatanya takdir berkata lain, sesuatu terjadi tanpa sepengetahuannya.

__ADS_1


"Nona Clara, silahkan keluar! Masih banyak antrian di luar."


"Tapi .... Lepasin saya pak!" bentak Clara ketika satpam yang bertugas menjaga pintu menariknya dengan kasar dari ruangan.


Sepanjang perjalan pulang kerumah, Clara mengerutu tiada henti, setelah mengetahui berita yang sedang trending hari ini, tangannya terkepal dengan gigi bergemulutuk, seperti ingin menelan Arga dan Alatha hidup-hidup.


"Beraninya kau mempermainkan aku seperti ini Arga! Lihat saja apa yang akan aku lakukan, kau akan menyesal. Aku akan membuat Alatha menderita dengan caraku sendiri."


***


Berita yang menjadi trending topik akhir-akhir ini mulai mereda seiring berita-berita artis lainnya yang sedang naik daun. Sejak status Arga resmi bercerai dengan Clara, banyak wanita-wanita cantik yang selalu berkunjung ke kantor, entah sebagai perwakilan ayah masing-masing, atau sekedar basa-basi semata.


Tidak hanya itu, Alatha sering kali mendapat sapaan sok kenal sok dekat dari wanita maklampir, karena mengira Alatha adalah adik kesayangan Arga.


Hal itu membuat Alatha tidak pernah lagi tinggal di rumah, dia akan selalu berkunjung keperusahaan untuk mendampingi sang suami, dan menjauhkannya dari ulat bulu.


"Aku punya ide. Bagaimana jika aku menjadi asisten pribadi, Bang Arga?"


"Kenapa? Ide aku sangat cemerlan bukan? Dengan begitu aku bisa memantau bang Arga setiap saat, bahkan saat bertemu klien perempuan." Wajah Alatha di penuhi senyuman, berharap Arga akan menyetujui ide konyolnya.


Namun, harapan tidak sesuai kenyataan. Senyuman Alatha menghilang ketika Arga mengelengkan kepalanya.


"Abang tidak mau kamu menjadi asisten, terlalu banyak resiko yang terjadi. Pertama, abang tidak mau kamu bertemu rekan kerja laki-laki dalam kadaan mendesak untuk mewakili abang. Kedua, ketika kamu berada di dekat abang, semua pekerjaan tidak akan selesai, pikiran abang selalu tertuju sama kamu."


"Tapi ...."


"Abang tidak mungkin tergoda sama mereka Sayang."

__ADS_1


"Tapi di jebak bisa saja, abangkan terlalu baik sama orang."


"Cantik banget istri abang kalau lagi cemberut." Arga menguyel-uyel pipi Alatha yang semakin hari semakin cubi. Bahkan buah tidak berpohon yang selalu dia jamah setiap harinya, kian hari semakin membesar sepeti balon yang terus di tiup.


"Apaansih."


"Katanya tadi mau bantuin abang nyeleksi berkas-berkas penting, kok sekarang malah cemberut. Ayolah Sayang, hati abang cuma buat kamu, tidak ada tempat bagi wanita lain."


"Buaya," cibir Alatha.


Dia menyentuh bibirnya ketika benda kenyal mendarat di sana. Posisi keduanya memang sangat intim, karena Alatha berada di pangkuan sang suami.


Inilah salah satu kendala jika Alatha menjadi asisten Arga. Istrinya sangat manja, selalu menggoda setiap saat, dan setan didalam tubuh Arga sangat mudah mengusai.


Baru saja akan menyesap kembali benda kenyal itu, suara ketokan pintu terdengar. Alatha langsung turun dari pangkuan Arga, mempebaiki kemeja yang sedikit berantakan.


Daddynya dari kemarin mewanti-wanti agar hubungan keduanya tidak bocor walau buku nikah sudah mereka dapatkan. Pasalnya, pengalihan saham belum juga selesai, karena ada kendala tertentu.


"Sheila?"


Gadis yang di panggil Sheila itu tersenyum seraya melambaikan tangannya pada Alatha juga Arga, setelah seseorang membukakan pintu.


...****************...


Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπŸ₯°πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ


Follow untuk melihat visual

__ADS_1


IG: Tantye005


Tiktok: Istri sahnya Eunwoo


__ADS_2