Hasrat Terlarang Nona Muda

Hasrat Terlarang Nona Muda
Part 33


__ADS_3

Alatha makan dalam diam, di hadapannya ada Arga yang terus memperhatikan dirinya.


"Sayang," panggil Arga.


"Tidak baik bicara saat makan!" ucap Alatha walau dia hanya asal bicara. "Kenapa coba tadi mata aku di tutup? Padahal aku juga mau lihat bagaimana besarnya milik selingkuhan Clara, lebih besar dari punya kamu atau tidak, sampai Clara tidak puas."


Suara batuk terdengar, Alatha langsung mendongak. Laki-laki di hadapannya buru-buru melap wajahnya dengan tisu, mungkin kaget mendengar gerutuan Alatha.


"Jauh lebih besar punya abang, jadi tidak perlu membahas milik orang lain. Lagian abang tidak suka kamu berbicara seperti ini, kamua hanya boleh melihat milik abang."


Alatha misu-misu seraya memasukkan makanan kemulutnya. "Enak banget ngomongnya. Padahal dia sendiri yang mulai, pasti tuh dia mandangin apem Clara sampai ngiler-ngiler, pantesan sampai pagi tidak ke kamar," sindir Alatha.


Wanita itu segera beranjak setelah selesai makan, dia meninggalkan suaminya yang terlihat sanga kesal.


Siapa yang tidak kesal? Sedari tadi Alatha terus saja menyindirnya ini itu, padahal Arga sudah meminta maaf yang jumlahnya tidak terhitung.


Arga menyusul Alatha setelah makanannya habis, duduk di samping sang istri. Menyandarkan kepalanya di pundak wanita yang tengah bersandar di kaki Sofa, usai menyetel Tv kesiaran favoritnya.


"Apa lagi yang harus abang lakukan biar kamu tidak marah? Katakan! Abang akan melakukannya."


"Serius?" Arga mengangguk.


"Mandi bunga kembang tujuh rupa biar kuman-kuman Clara menghilang. Jijik banget aku tidur sama lali-laki yang sudah tidur sama perempuan lain, mana perempuan itu ****** lagi," gerutu Alatha.

__ADS_1


Arga terdiam, tidak membantah atau memberi pembelaan, toh apa yang di katakan Alatha ada benarnya. Beberapa hari lalu dia tidur dengan Clara yang entah sudah tidur dengan siapa saja.


Laki-laki itu mengambilnya ponselnya, kemudian menghubungi seseorang. Tidak butuh waktu lama, suara ketukan pintu terdengar.


Arga langsung berdiri untuk membukanya.


"Thanks," ucap Arga mengambil dus lumayan besar dan membawanya ke kamar mandi.


Alatha yang melihat Arga berjalan kesana-kemari hanya bisa menatap penuh kebingungan, sebenarnya dia penasaran, tetapi tidak mungkin bertanya.


"Sayang, ambilin abang handuk di koper!" teriakan dari kamar mandi terdengar. Laki-laki itu tidak ingin memakai handuk kamar mandi, makanya setiap bepergian akan ada handuk di kopernya.


Walau malas, Alatha tetap mengambil handuk di koper dan membawanya ke kamar mandi. Niat hati hanya sampai pintu, tetapi Arga malah menariknya masuk.


"Abang sudah siapin kembangnya, tunggu abang mandi!"


Alatha menelan salivanya kasar, ketika Arga memasuki bathtub hanya memakai dalaman yang menonjolkan sesuatu. Dia langsung memalingkan wajahnya.


"Kurang kerjaan banget aku liatin kamu mandi."


Alatha langsung meninggalkan kamar mandi, sebelum akal sehatnya hilang. Darah haidnya seketika menderas melihat pemadangan merusak jantung dan pikiran itu.


Seraya menunggu Arga mandi yang lamanya astagfirullah, Alatha memutuskan menonton drakor favoritnya.

__ADS_1


Wanita itu melirik pintu kamar mandi ketika mendengarnya berdecit, setelahnya kembali fokus pada layar ponselnya, saat tahu Arga sudah keluar dari kamar mandi.


"Abang sudah wangi, kuman-kuman semua sudah hilang. Berendamnya juga lama, jadi di maafin kan? Abang bukan selingkuh lo Alha, abang cuma di jebak dan mainnya sama istri sendiri, tapi sekarang bukan lagi."


Arga ikut tengkurap di ranjang, kakinya langsung menindih kaki mungil sang istri. Tangannya yang terasa dingin melingkar di leher Alatha.


Sebuah kecupan mendarat di pipi wanitanya.


"Cantik banget istri abang, secantik bidadari tidak bersayap yang selalu menghuni kerajaan cinta abang di sini." Arga menyentuh dadanya seraya memperlihatkan senyuman.


Jangan lupakan, bahwa Arga mantan Player, gombal-menggobal dia jagonya. Meluluhkan hati seorang perempuan sudah menjadi makanannya.


Seperti saat ini, ketika Alatha membalas mencium pipinya. "Jangan celup-celup lagi sama orang lain selain aku. Bang Arga tidak tahu sesakit apa hati aku pas melihat bagaimana Abang sama Clara bercumbuh," lirih Alatha.


...****************...


Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπŸ₯°πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ


Follow untuk melihat visual


IG: Tantye005


Tiktok: Istri sahnya Eunwoo

__ADS_1


__ADS_2