
"Mommy duduklah bersama Daddy, biarkan kami bertiga yang bekerja!" Agatha mendorong Mommynya agar meninggalkan dapur.
Keempatnya sudah sepakat untuk menyiapkan makan malam tanpa bantuan asisten rumah tangga. Walau Clara sedikit terpaksa karena sudah bisa menebak bagaimana keadaanya nanti, tetapi apa boleh buat, membentak dan berlaku seenaknya di depan martuanya? Sepertinya itu adalah hal yang sia-sia.
Senyuman Agatha dan Alatha mengembang ketika Alana sudah menjauh.
"Ayo masak, kata Alatha kamu jago masak? Sampai setiap hari nyiapin sarapan untuk Arga. Buktikan dong, apa cuma mengaku-ngaku saja?" Todong Agatha, bukannya memulai, wanita itu malah duduk di atas meja pantri seraya bersedekap dada.
Percayalah, wanita itu paling benci dengan wanita yang sok bisa segalanya, mungkin karena pernah di sindir oleh wanita yang berstatus sebagai mantan Agler.
"Kalian sengaja kan melakukan ini?"
"Kenapa? Tidak suka dan mau protes? Silahkan keluar dari dapur, duduk yang manis di ruang tamu seraya memakan cemilan, tidak ada yang memaksamu!" sahut Alatha dengan senyum liciknya.
"Sok-sok an pulang sore demi membanggakan Bang Arga, eh malah ke ... ups, tidak perlu di perjelas."
Alatha menutup mulutnya dengan jari, dia sangat ingin tertawa saat Arga bercerita padanya bahwa Clara bekerja keras menjadi model, dan lebih parahnya lagi, Agatha mengabarinya tentang kemana Clara siang tadi.
Jika Alatha tersenyum penuh kemenangan, tidak dengan Clara yang kini mulai berkeringat, jadi setiap pergerakannya di awasi? Bukan, dia tidak terlalu takut oleh Alatha, melainkan Agatha yang pernah menamparnya dan berujung rumah sakit.
"Aku heran sama kamu, kenapa ingin bertahan dan merusak mental sendiri? Apa susahnya meminta maaf pada keluargaku tentang apa yang kamu lakukan dulu pada Alatha? Kau hampir merusak mental adikku, dan kau ingin masuk kekeluarga kami dan menikmati segala kemewahan?"
"Kak Aga, sabarlah sedikit. Biarkan dia menikmati kemewahan sesuka dia, apa lagi, Bang Arga baru saja memberinya mobil."
__ADS_1
"Biar aku perjelas rencanaku, agar kamu tidak perlu berpikir Clara Liandara anak pengusaha koruptor, ups terlalu lengkap." Alatha tertawa.
"Aku tidak akan mengacaukan semua rencanamu, aku akan membiarkanmu hidup mewah dan terkenal, aku hanya ingin merusak mentalmu!"
"Cukup!" Bentak Clara, gadis itu mendekat hendak melayangkan tangannya kewajah cantik Alatha, tetapi Agatha dengan sigap menahannya.
Wanita itu menarik Clara ke wastafel dan mengoreskan jarinya dengan pisau. Setelah itu, Agatha melepaskannya.
"Keluarlah! Mainkan dramamu menggunakan luka itu!" usir Agatha.
Dada Clara bergemuruh, ingin rasanya dia meneriaki kedua wanita di hadapannya, Alatha memang banyak bicara, bahkan kata-katanya selalu berbisa, tapi Agatha jauh lebih menyeramkan, karena lebih bermain fisik.
Clara segera keluar dari dapur, dia benar-benar memerankan dramanya. Terlebih, rasa sakit di jarinya lumayan terasa, karena goresan lumayan dalam.
"Tadi tidak sengaja kena pisau saat memotong sayuran Mommy."
"Sudah Mommy katakan, kalian tidak perlu memasak, malah ngelunjak, duduklah!"
Alana menarik Clara agar segera duduk di sofa, dia memanggil Arga untuk menemani istrinya, sementara dia langsung menuju dapur, memeriksa kedua putri kembarnya, jangan sampai juga terluka.
Namun, yang dia dapati malah suara tawa, senyumnya mengembang.
"Bahagia banget anak Mommy, lagi bicarain apa?"
__ADS_1
"Itu kak Aga Mom, masa motong wortelnya bentuk anu ...."
"Anu?" Alana mengernyit.
"Itu punya Daddy Aa."
"Dih, Bang Arga juga punya kali," celetuk Agatha.
Seketika Alana mengerti arah pembicaraan putrinya.
"Kalian ini."
"Dengerin dulu Mom, itu kata kak Aga, kalau pak Agler berani selingkuh, anunya di potong-potong. Savage banget anak Mommy."
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo
__ADS_1