Hasrat Terlarang Nona Muda

Hasrat Terlarang Nona Muda
Part 64


__ADS_3

Saat Arga pulang, dia mendapati istrinya meringkuk di balik selimut tebal entah sedang melakukan apa. Karena penasaran Arga berjalan mendekat kemudian membuka bungkusan itu.


"Abang!" bentak Alatha dengan gigi bergemulutuk.


"Sayang? Kamu lagi ngapain itu, tidak sesak?" tanya Arga sabar.


"Jangan di ajak ngomong, gigi aku sakit!" lirih Alatha memegangi pipinya yang mulai membengkak.


Wanita itu kembali menarik selimut untuk membungkus tubuhnya, lama kelamaan suara tangisan makin menjadi di dalam kamar membuat Arga tidak tega, juga tidak berani mendekat.


Siapapun pasti tahu, bahwa orang yang sedang sakit gigi sangatlah galak melebihi siapapun, apa lagi jika gigi tersebut mulai nyut-nyutan hingga rasa sakitnya menjalar keseluruh kepala.


Tanpa mengeluarkan suara, Arga mendekati Alatha setelah menyiapkan air dingin. Menarik Alatha agar bersandar di dadanya, barulah lelaki itu menempelkan kompres air es di pipi Alatha.


"Bagaimana Sayang?" tanya Arga hati-hati.


"Masih ngilu, jangan di ajak ngomong mulu!" sahut Alatha.


"Iya tidak lagi."


"Tuh kan, nyaut!"


Arga memejamkan mata mencoba untuk bersabar menanggapi sikap istrinya yang berkali-kali lipat menyebalkan.


Pertama karena hormon kehamilan, kedua sakit gigi.

__ADS_1


Karena lelah, Arga sampai teridur dengan posisi bersandar pada kepala dipan.


***


Hari begitu cepat berlalu, perut Alatha semakin membesar seiring berjalannya waktu, apa lagi kini usia kandungannya sudah 8 bulan. Jenis kelamin yang sengaja tidak ingin di ketahui dengan niatan menjadi kejutan di hari lahiran nanti.


Selama itu pula, keberadaan Clara tidak bisa di lacak oleh anak buah Alvi, sepertinya ada orang berkuasa yang melindungi di belakang layar, namun itu semua tidak masalah bagi Alvi selama Clara tidak lagi mengusik keluarganya.


Bahkan Alvi sudah menghentikan pencarian sebab sudah sangat lama, lagi pula nama anak-anaknya sudah bersih, dan sekarang hidup bahagia.


Sudah seminggu ini Arga dan Alatha tinggal di rumah orang tuanya sebab menanti kelahiran cucu mereka.


"Sayang, abang lagi tidak sibuk, mau jalan-jalan?" tawar Arga menghampiri sang istri yang sedang berada di dapur bersama mommynya.


Wanita yang di maksud berbalik. "Serius? Kebetulan hari ini ada film yang sangat ingin aku tonton di bioskop, rencananya mau mengajak Sheila."


Alatha menganggukan kepalanya, segera meninggalakan suami dan mommynya di dapur untuk bersiap-siap.


Sementara senyum Alana tidak pudar sama sekali melihat rumah tangga anaknya baik-baik saja. Wanita paruh baya itu mengelus pundak Arga.


"Selamat, kamu memenangkan peredikat suami tersabar setelah daddy Nak, bertahan dan tidak pernah bertengkar sama sekali padahal sikap Alatha selalu berada di luar batas."


"Ini semua karena didikan Mommy dan Daddy, jika bukan kalian, Arga tidak akan seperti ini."


"Didikan tidak akan berarti tanpa keinginan dari sang pemilik hati Nak, intinya kamu laki-laki hebat. Mau jalan-jalan sekalian belanja keperluan Bayi? Hati-hati ya, jangan belanja terlalu berlebihan, belilah yang di butuhkan saja Nak! Kamu bisa melakukannya setelah anak kamu lahir nantinya." Patuah Alana dengan senyuman.

__ADS_1


Bukan karena tidak bahagia akan mempunyai cucu, hanya saja Alana takut yang namanya pamali. Dulu dia pernah begitu antusias menyambut calon anaknya, hingga apa-apa saja sudah lengkap di usia kandungan 5 bulan.


Tetapi takdir malah berkendak lain, saat menjelang kelahiran dia mengalami kecelakaan, alhasil semua perlengkapan bayi di sedekahkan kepanti asuhan.


Alatna sengaja melarang Arga menyambut buah hatinya terlalu berlebihan, dan baru kali ini Arga dan Alatha akan berlanja perlengkapan bayi. Sudah terlambat memang, tapi tidak ada salahnya.


"Ayo!"


Alana dan Arga menoleh ke sumber suara. "Cepat banget Sayang?"


"Ya kan tidak mandi, cuma ganti baju," jawab Alatha jujur.


Arga terkekeh geli, mendekati sang istri, kemudian berbisik. "Pantes ada acem-acemnya dikit!"


"Abang?" kesal Alatha.


"Dalem Sayangku?"


...****************...


Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπŸ₯°πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ


Follow untuk melihat visual


IG: Tantye005

__ADS_1


Tiktok: Istri sahnya Eunwoo


__ADS_2