
Alatha yang sedang berada di ruangan Arga mulai menjadi topik perbincangan hangat para karyawan karena postur tubuh yang sangat berbeda, jauh lebih berisi dari sebelumnya. Tetapi tidak satupun sampai ke telinga wanita hamil itu, entah apa yang akan terjadi jika Alatha mendengar dengan mata kepalanya sendiri.
Wanita yang sedang di bicarakan tersebut tengah berbaring santai di sofa dengan berbagai cemilan dari sekitarnya.
"Abang, aku mau makan salad buah," ucap Alatha pada sang suami yang ada di kursi kebesarannya.
"Hanya itu?" Alatha mengangguk.
Dengan sigap, Arga memerintahkan asistennya untuk membelikan Alatha salad.
***
Asisten yang Arga suruh untuk membeli Salad mendapat pertanyaan dari beberapa karyawan yang kepo akan hubungan bos mereka.
"Itu untuk Nona muda lagi?" tanya mbak resepsionis.
"Kayaknya iya, kenapa?"
"Tidak ada, saya hanya bertanya," jawab mbak resepsinonis cepat, takut asisten bosnya itu mengerti apa yang ada di pikirannya.
Setelah kepergian asisten Arga. Beberapa Karyawan yang sedang senggang berkerumun di meja resepsinosi.
"Kalau tebakan aku ya, nona muda sedang hamil. Ini bukan pertama kalinya dia meminta hal-hal aneh, mana setiap hari datang ke kantor dan tinggal di dalam ruangan bersama tuan Arga."
"Masa sih hamil? Kalau iya anak siapa? Nona Muda kan belum nikah."
__ADS_1
"Aku curiganya mereka ada bubungan apa-apa."
Salsah satu wanita yang berkerumun segera kembali bicara. "Mungkin tidak sih? Kalau Nona Clara selingkuh karena tidak sanggup melihat kemesraan Nona Muda dan Tuan muda?"
"Ish kok kita sepemikiran? Aku malah nyangkanya Bukan Nona Clara yang selingkuh tapi Tuan Arga, cuma di tutupi saja biar namany tidak tercoret."
"Tidak mungkinlah mereka ada bubungan apa lagi selingkuh, Tuan Arga dan Nona muda kan saudara."
"Ssstttftt, diam. Sahabat Nona Muda datang."
Mereka segera bubar ketika wanita cantik melintas di belakang mereka, dia adalah Sheila. Entah wanita itu mendengar pembicaraan atau tidak, yang pastinya Sheila seperti tidak terusik sama sekali.
Kedatangan Sheila langsung di sambut ramah oleh Alatha, wanita itu segera memeluk sahabatnya. "Aku mengira kamu tidak akan mau bertemu lagi," lirih Alatha.
"Awalnya iya, tapi mendengar kamu hamil aku jadi berpikir itu mungkin hormon kamu yang tidak stabil, selamat ya Alha sebentar lagi aku akan menjadi auntie."
"Iya sih, tapi kan beda."
Sheila segera melerai pelukannya, kemudian melirik Arga sekilas yang sepertinya tidak terusik sama sekali dengan kedatangan dirinya.
"Aku mau cerita sesuatu, tidak apa-apa kalau kita ribut di sini?" tanya Sheila.
"Cerita apa? Ayo duduk. Bang Arga juga pakai headseed jadi tidak mungkin terusik."
Alatha menarik Sheila agar duduk di sofa yang kini berantakan karena ulahnya tadi.
__ADS_1
"Ck, dasar bumil pemalas," cibir Sheila.
"Ish, ayo buruan cerita, aku sudah tidak sabar. Apa ini tentang pacar kamu? Atau selingkuhan kamu?"
"Heh, selingkuhan darimananya? Enak saja, aku tidak suka sama kak Rafael, gantengan pacar aku dimana-mana."
"Ya kali kali kan kepentok pandangan pertama." Alatha tertawa terbahan-bahak sebelum kalimat Sheila keluar yang langsung membuat moodnya buruk.
"Hubungan kamu belum di publish? Di bawah aku dengar beberapa karyawahn bicarain kamu."
"Bicarain? Apa saja?"
"Banyak, intinya tidak ada yang baik. Aku saranin sebelum perut kamu mulai terlihat, ada baiknya publish hubungan kalian, takutnya ada fitnah."
Alatha langsung terdiam.
"Alatha," panggil Sheila, sepertinya dia salah mengatakan itu. Tapi untuk menutupinya dia juga tidak tega pada sahabatnya.
"Pulanglah Shei, aku tidak mood untuk bicara dengan siapapun!"
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
__ADS_1
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo