
Gadis yang di panggil Sheila itu segera mendekat, cipika-cipiki dengan Alatha tanpa memperdulikan Arga sama sekali. Bahkan keduanya saling berpelukan untuk melepas rindu.
"Hu ... Hu ... hu kangen banget," ucap keduanya bersamaan.
Alatha lebih dulu melerai pelukannya. "Tahu darimana aku di sini? Terus sampainya kapan?"
"Dari Mommy kamu. Ish pulang-pulang sahabat aku sudah nikah." Sheila memanyungkan bibirnya.
"Dadakan, tapi bukan hamil di luar nikah ya. Tau tidak, suami aku siapa?" Alatha menaik turunkan alisnya, selama ini yang mengetahui hubungannya dengan Arga hanya Sheila, sahabat baiknya sejak kecil.
Sheila adalah adik dari Angkara, anak sahabat Mommynya.
"Yang pastinya bukan sama bang Arga, 'kan?" tebak Sheila yang belum tahu siapa suami sahabatnya sebenarnya. Toh, selama ini yang Sheila tahu, Alatha dan Arga saudara.
Kenapa tidak melarang saat pacaran? Sungguh, dia sudah lelah memperingatkan agar keduanya tidak menjalin hubungan, tetapi Alatha memang dasarnya kepala batu.
Jika ingin menuruti keinginan, Sheila sebenarnya juga sangat ingin menjadikan Angkara pacarnya, tetapi dia masih waras dan tahu itu sangat di larang oleh siapapun.
"Bang Arga dong, mana mau aku menikah sama cowok selain dia."
Kalimat yang baru saja keluar dari mulut Alatha, berhasil membuat Sheila menganga tidak percaya.
"What?!" pekik gadis cantik yang baru saja dari luar Negeri itu.
"Ceritanya sangat panjang, kita ke Cafe dekat sini, sekalian belanja deh, sudah lama kita tidak menguras ATM orang tua kita." Sebelum menarik Sheila pergi, Alatha mendekati Arga kemudian mengecup bibir laki-laki itu.
"Jaga mata, jaga hati!"
***
__ADS_1
"Wait ... Wait." Sheila menarik nafas dalam-dalam setelah sampai di Cafe bersama Alatha, gadis itu masih belum menyangka akan kabar yang di terimanya.
"Dih, lebay banget sih Shei? Aku sama bang Arga bukan saudara kandung tahu. Jujur saja, pas tahu aku shok, tapi akhirnya senang karena bisa menikah." Alatha bercerita dengan wajah bahagia juga berseri-seri.
Dia merasa menang dari Sheila. "Nyusul kapan?"
"Pacar aku masih ada tugas, entah kapan mendapat cuti." Sheila cemberut.
Alatha dan Sheila satu frekuensi, tentu saja mempunyai sifat yang sama, manja dan suka seenaknya, tetapi Sheila jauh lebih waras dari Alatha.
"Kasian LDR, kuat banget sama dia Shei, dari mulai sekolah militer sampai sekarang masih pacaran saja. Tidak takut dia selingkuh gitu?"
Sheila mengedikkan bahu acuh. "Ya kalau selingkuh, bukan jodoh, yang penting aku setia, dia jaga hati atau tidak urusannya."
Sungguh, jawaban Sheila sangat di luar dugaan.
Keduanya asik bercerita dan bertukar kabar satu sama lain, karena hampir satu tahun tidak bertemu. Sheila memutuskan menjalani pendidikannya di luar negeri, dan hanya pulang beberapa kali selama 4 tahun ini.
"Kenapa lo liatin adek gue?"
Rafael yang diam memperhatikan Alatha dan Sheila kaget mendenger teguran dari sahabatnya. Dia menoleh seraya memperlihatkan cengiran andalannya.
"Hah? Gue nggak ngelitin siapapun, lagi mantau pelanggan."
"Bohong banget, kuy gabung sama mereka, siapa tau cewek yang sedang tertawa itu jodoh lo." Agatha menunjuk Sheila yang terlihat sangat cantik ketika tertawa.
"Awas papa sama abangnya galak," bisik Agatha, tetapi tetap mendorong tubuh Rafael untuk mendekat.
Dengan senang hati, Agatha mengantikan laki-laki itu di meja kasir, sekalian memantau perkembangan Cafe akhir-akhir ini karena di tinggal keluar kota bersama sang suami.
__ADS_1
***
"Boleh gabung?"
"Kak Rafael? Gabung saja, kenalin sahabat aku, namanya Sheila."
Sheila yang di sebut namanya, segera mengulurkan tangan untuk berkenalan dengan laki-laki manis yang ikut duduk di hadapannya, tepat di samping Alatha.
"Sheila."
"Rafael, senang bertemu."
"Awas kak, Abangnya galak, senggol bacot." Alatha tertawa seraya melirik Sheila.
Ide gila terlintas di otak Alatha melihat keduanya. Daripada sahabatnya menunggu yang tidak pasti, lebih baik dia menjodohkannya dengan Rafael yang jelas baik hati, dan penuh tanggung jawab.
"Kalian serasi, pacaran saja gih," ucap Alatha tanpa dosa.
"Alha!" tegur Sheila.
"Shei!" Alatha malah ikut menyebut nama Sheila tanpa rasa bersalah, tidak tahu temannya sedang menahan kesal.
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
IG: Tantye005
__ADS_1
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo