
Mendengar suara langkah kaki mendekat tidak membuat fokus Arga teralihkan pada makanan di hadapannya . Dia bisa nebak siapa pemilik langkah kaki tersebut.
Dia sedang mode ngambek karena istrinya tidak kunjung pulang padahal makan malam sudah lewat setengah jam yang lalu.
Sebuah kecupan di pipi Arga rasakan, tetapi urung untuk membalas, tetap mengunyah makanan yang ada di mulutnya.
"Bang Arga kok diam?" tanya Alatha heran.
Wanita itu langsung duduk di samping Arga, dengan bibir sedikit manyun karena Arga tidak menyambut dirinya.
"Sayang?" Tangan mungil itu mengelus pipi Arga yang mengembung karena makanan.
"Ingat pulang?" cuek Arga.
"Ngambek ceritanya? Kan bang Arga sudah tahu aku pergi sama siapa, lagian aku sama Sheila baru bertemu, wajar dong kalau jalan-jalan dulu."
"Sampai lupa ada suami dirumah?" Arga masih dalam mode yang sama.
"Jadi Abang benar-benar marah sama aku?" tanya Alatha. Wanita itu langsung berdiri dengan wajah kesalnya. "Ya sudah, makan saja sendiri!"
Arga menghela nafas panjang memperhatikan punggung Alatha yang semakin jauh dan menghilang. Apa semua perempuan seperti Alatha? Hanya ingin di mengerti tanpa ingin mengerti orang lain?
Ayolah, Arga hanya ingin di bujuk dan di manja seperti yang dia lakukannya saat Alatha marah.
"Dasar perempuan, malah ikut marah," gumam Arga.
Dia lekas menyelesaikan makan malamnya walau hanya seorang diri, setelah itu menyusul sang istri ke kamar. Alisnya saling bertaut saat membuka pintu kamar dan mendapinya sangat gelap, bahkan lampu tidur juga tidak menyala.
"Alatha." panggil Arga, namun tidak ada suara sedikitpun.
Dia melangkah seraya meraba tembok untuk menyalakan lampu. Dia menelan salivanya kasar melihat pemandangan di atas ranjang.
Tubuh seksi Alatha yang hanya terbalut kain kekurangan bahan berwarna merah terang. Posisi wanita itu sungguh sangat menggoda. Kepala di topang dengan sebelah tangan, sementara tangan yang lainnya meraba kaki jenjangnya sendiri.
__ADS_1
"Yakin masih ngambek? Aku hitung sampai tiga, kalau Abang tidak mendekat artinya ...."
Belum juga kalimat Alatha selesai, Arga sudah mendekat dan langsung menindih sang istri. Mana ada kucing yang menolak tulang ikan? Apa lagi tulang ikannya premium seperti ini.
"Masih mau ngambek?" Goda Alatha dengan alis terangkat, tangannya melingkar indah di leher sang suami.
Arga membalas dengan gelengan, menundukkan kepalanya untuk meraup bibir merah merona itu. Ternyata prediksinya salah, dia mengira Alatha ikut marah, ternyata malah menyiapka kejutan untuknya.
Suara decapan mulai bersahut-sahutan di antara keduanya, tangan yang mulai tidak terkendali bergerak sana sini. Sepasang suami istri itu beradu skil di tempat tidur. Arga yang mudah tergoda, dan Alatha yang selalu menggoda.
Hampir setengah jam suara *******-******* kenikmatan memenuhi kamar hingga keduanya mencapai kenikmatan dunia. Arga hanya memberi Alatha waktu istirahat sejenak, setelah itu mengendong tubuh istrinya menuju sofa.
"Abang, aku lelah," bisik Alatha di telinga sang suami.
"Start from the beginning, Dear."
"What?"
"Ssssss, diam dan nikmati saja!"
***
Bangun pagi itulah yang Arga lakukan, senyumnya mengembang melihat wajah pulas sang istri, di kecupnya seluruh wajah wanita itu sebelum beranjak dari tempat tidur.
Arga segera bersiap-siap ke kantor tanpa membangungkan Alatha lebih dulu, karena mengerti bagaimana lelahnya wanita itu semalam. Senyuman di wajah Arga kembali terlihat ketika bercermin dan mendapati tanda kepemilikan di dadanya, bukan hanya satu tetapi banyak, sungguh istrinya sangat ganas.
Sebelum meninggalkan Alatha, Arga terlebih dulu mengecup keningnya, dan mengirim pesan kepada ponsel sang istri untuk di baca nanti.
Setelah makan siang abang senggang, datanglah ke kantor! Kita menghabiskan waktu berdua saja.
Itulah pesan yang Arga kirimkan pada Alatha.
***
__ADS_1
Benar-benar, Alatha mencopy sifat dan perilaku Mommynya, bangun kesiangan dan sebagainya tanpa memperdulikan pikiran orang lain tentangnya. Hanya memakai baju kaos kebesaran Arga, wanita itu keluar dari kamar tanpa memakai dalaman apapun. Meminta asisten rumah tangga untuk membuatkanya sarapan. Dia sudah membaca pesan yang ada di ponselnya.
Akan pergi? Tentu, Alatha akan pergi, bukan setelah makan siang, tapi usai sarapan dan siap pergi. Toh sekarang sudah jam 10, Sheila juga sibuk bersama keluarganya karena baru pulang.
Membutuhkan waktu hampir 2 jam untuk Alatha selesai bersiap-siap dan mengembalikan moodnya setelah bangun tidur, hingga dia berangkat jam 12 siang, sama saja bukan?
Wanita itu sampai di perusahaan, lagi dan lagi mendapati para ulat bulu yang mengantri ingin bertemu Arga, sangat di untungkan tidak ada yang lolos masuk.
Alatha berhenti di meja resepsionis untuk menanyakan sesuatu.
"Sudah dari kapan mereka ada di sana?"
"Sejam jam 9 Nona, maaf atas ketidaknyamannya tapi mereka sangat keras kepala, kami sudah berulang kali mengusirnya," ucap petugas resepsinonis
"Tidak perlu meminta maaf, itu di luar kendali kamu. Pastikan saja mereka tidak lolos masuk keruangan Tuan Arga! Saya tidak ingin mempunyai ipar seperti mantan ipar saya dulu." Mode julid Alatha menucak kepermukaan.
"Resiko punya kakak Tampan dan sukses Nona." Resepsionis terkekah. Alatha marah? Tantu tidak, wanita itu malah ikut tertawa, hingga pembicaraan keduanya di ganggu oleh seorang wanita cantik dan lumayan seksi.
Dia salah satu model terkenal, tapi bukan berasal dari agensinya.
"Alatha? Senang bertemu denganmu."
Bukannya membalas sapaan, Alatha malah menatap wanita itu penuh selidik. Hello, dia bukan wanita yang terlalu polos yang tidak tahu maksud dari sapaan ini.
Apa lagi jika ingin mengambil hatinya sebagai calon adik ipar. Alatha tidak mungkin meberikan peluang, karena dia adalah istri sah Arga.
"Kenapa? Mau jilat saya? Maaf, tidak butuh kakak ipar modelan seperti Anda."
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
__ADS_1
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo