HASRAT TUAN MAFIA

HASRAT TUAN MAFIA
BAB 31. MENYUSUN RENCANA _ HTM


__ADS_3

Murano memilih duduk di salah satu bangku taman, dokter Surya menghampiri sambil membawakan minuman ringan.


"Bagaimana apa semua berjalan lancar? Tanya Dokter Surya


"Apanya? bisnis atau....."


"Alya."sambung dokter Surya cepat. "kalau bisnis kamu tidak perlu diragukan lagi."


"Kami baik dan bahagia, semua berjalan sesuai rencana,"jawab Murano.


"Aku senang melihatmu seperti ini. Tidak ada lagi Murano yang dingin, kejam dan sadis."


"Cinta Sudah mengubah semua."Murano berdiri lalu menegak habis minumannya.


"Tapi kamu nggak terlibat dalam kematian Daniel,kan?"Tanya Dokter Surya setengah berbisik.


"Aku tidak tahu apa-apa soal itu, anak buahku melaporkan kalau dia mati karena bunuh diri."Murano geleng-geleng. Dia benar-benar menyedihkan.


"Alya punya adik, kan?"


"Tenang saja aku sudah mengurusnya dengan baik. beasiswa sekolah dan biaya hidup."

__ADS_1


Dokter Surya menepuk pundak Murano. "Setiap perbuatan pasti ada konsekuensinya, Apa kamu sudah mempersiapkan kalau nanti dia tahu yang sebenarnya?"


Murano terdiam, menghembuskan nafas dengan berat. "Aku pastikan dia tidak akan pernah tahu!*


Kata-kata dokter Surya masih terngiang di telinganya.


Murano memandangi wajah Alya yang sudah tertidur pulas. Wajah yang dulu selalu memancarkan kesedihan dan tertekan. Murano membelainya, menyingkirkan anak-anak rambut yang menutupi sebagian wajahnya.


"Apapun yang terjadi Kamu tidak boleh meninggalkanku."bisiknya.


****


Daniel masih hidup dan dalam keadaan sehat. mayat yang ditemukan polisi di sungai adalah mayat orang lain, yang Chang Mai curi dari kamar mayat Rumah Sakit tempat ia bekerja. kebetulan fisik dan postur tubuhnya mirip Daniel, Chang Mai yang meletakkan dompet Daniel desaku celana mayat tak dikenal itu.


Semakin bagus performa mereka, semakin tinggi juga bayaran yang diterima. Murano juga nggak dijadwalkan hadir karena Ia membutuhkan pengawal tambahan yang profesional untuk mengganti Kairo.Ya, pria itu sudah menemukan cinta sejatinya. minggu depan mereka akan menikah. jumlah pengawal pengaruh Murano sekarang juga tidak sebanyak dulu.


Murano sudah 100% meninggalkan dunia hitam. walau keuntungan yang diperoleh tidak sebesar dulu, tapi hatinya lebih tenang.


Murano, Alia dan Mariska menghadirkan acara pernikahan Kairo dan wanita pilihannya yang bernama Almira perempuan desa yang manis dan baik hati. rencananya Kairo akan ditinggal di sini ia sudah membeli tanah yang nantinya akan dibangun rumah, ditanami aneka sayur dan peternakan.


"Selamat ya,Kairo."sang mantan bos besar menyelaminya.

__ADS_1


"Terima kasih sudah berkenan hadir, Tuan Murano dan nyonya Alya."ucap kairo. Murano memeluknya, Ia sudah menganggap Kairo seperti sahabat dan saudara.


"Sayangnya Devano tidak bisa datang ke sini, ya,"ucap Murano sambil melepaskan pelukan.


"Iya, anak itu masih asik berkelana,"sahut Kairo Seraya menghapus air matanya.


Murano menghadiahkan sebuah traktor untuk pernikahan Kairo dan Almira.


"Wow, Tuan, ini luar biasa!" seru Kairo.


"Ya, kamu pasti akan membutuhkannya."sahut Murano sambil mengembangkan senyumnya. dia sengaja menghadiahkan traktor karena sebelumnya Kairo memberitahu kepadanya kalau dirinya akan tinggal di desa dan memilih untuk bertani. Maka untuk melancarkan usaha pertaniannya, Murano menghadiahkan traktor.


***


Hari ini adalah hari ujian bagi Daniel dan teman-temannya, para penonton sudah hadir ujian yang pertama adalah lari sejauh 10 km, dilanjutkan berenang sejauh 500 meter. istirahat sebentar lanjut ujian menggunakan senjata baik senjata api maupun tajam. yang terakhir adalah adu kekuatan.


Chang Mai juga hadir di sana, wanita itu menyamar agar Murano tidak mengenali. sebelum ujian dimulai, Chang Mai menemui Daniel.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2