
Dokter Chang Mai mendengar kabar terbaru kondisi kesehatan Alya saat ini sudah berangsur-angsur membaik. Ia Pun mengembangkan senyumnya, Ia merasa jika Alya sudah mengingat segalanya, maka ia pasti akan meninggalkan Murano begitu saja.
Lelaki yang jelas-jelas sudah lama menolak Chang Mai . sebelum pernikahan Chang Mai dengan Putra tunggal dari dokter Surya sangat mencintai Murano. Tapi merana tidak pernah membalas rasa cinta yang dimiliki oleh Chang Mai. Bahkan setelah suaminya meninggal dunia pun Murano tidak pernah melirik ke arah dokter Chang Mai dan malah ia memilih wanita yang sudah memiliki suami seperti Alya.
Entah dari mana dokter Surya mengetahui apa yang dilakukan oleh Chang Mai terhadap Murano. Sehingga dokter Surya pun mendatangi Chang mai ke ruang kerjanya. Ia Mbak minta untuk datang ke rumah Ayah mertuanya itu. Saat jam prakteknya telah usai di rumah sakit.
Berharap kalau dokter Chang Mai akan mengatakan jujur kepada dokter Surya. Dokter yang begitu dekat dan dihargai oleh Murano. Murano sudah menganggap dokter Surya sebagai ayah kandungnya sendiri. Sama halnya dengan dokter surya sudah menganggap Murano seperti Putra kandungnya sendiri.
Tapi entah mengapa Chang Mai saat ini merasa sangat benci terhadap Murano dan berniat untuk menghancurkan kehidupannya. Padahal Ia tahu persis bagaimana kehidupan Murano selama ini. Kalau dirinya memiliki rasa traumatis terhadap seorang wanita. Bahkan ia sendiri seorang dokter psikiater yang memberikan motivasi kepadanya agar melupakan masa lalu dan menyongsong masa depan.
"Chang Mai! nanti setelah jam praktek telah usai Tolong temui Papa di rumah."ujar dokter Surya kepada Chang Mai membuat Cang Mai sedikit mengerutkan keningnya.
"Baik Pa, Chang Mai akan datang sambil menjemput Vicky." sahut dokter Chang Mai sambil berusaha menyembunyikan rasa gugupnya.
Dokter Surya berlalu dari ruang kerja dokter Chang Mai. Berniat untuk menghampiri Murano yang sedang berada di depan ruang pemeriksaan Alya.
"Bagaimana Murano? apa semuanya baik-baik saja?
"Entahlah Om, sampai saat ini Alya belum sadarkan diri."sahut Murano..l
__ADS_1
Dokter Surya heran melihat raut wajah Murano yang tampak babak belur. Bahkan di sudut bibirnya mengalir darah. Karena tinju yang dilayangkan oleh Daniel kepadanya. Sebenarnya Murano bisa saja melawan. Tapi tidak saatnya, karena situasinya berada di rumah sakit dan ia sangat mengkhawatirkan kondisi Alys.
Dokter Surya mendatangi dokter Ritonga yang ahli di bidangnya. "Apa yang sebenarnya terjadi dokter Ritonga? Tanya Dokter Surya setelah masuk di ruang kerja dokter Ritonga tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Ya, dokter Surya bisa saja melakukannya seperti itu karena yang memiliki Rumah Sakit merupakan milik dokter surya dan saham di dalamnya 60% milik Murano.
Dokter Ritonga mengembangkan senyumnya. "Begini dokter Surya, sepertinya 90% ingatan Alya akan pulih kembali. Melihat dari situasinya saat ini.
"Apa kamu yakin dia akan mengingat kembali masa lalunya?"
"Iya, aku yakin karena sepertinya Alya berusaha untuk mencari tahu masa lalunya yang sebenarnya. Sehingga setelah ia melihat barang-barang yang pernah ia gunakan dan juga tempat-tempat yang sudah pernah ia kunjungi membuat dirinya berusaha untuk mengingat masa lalunya. Hal itulah yang membuat Alya saat ini sedang tidak sadarkan diri
Dokter surya yang mendengar itu sedikit khawatir dan sedikit rasa Bahagia. Rasa khawatirnya Alya akan mengetahui masa lalunya dan pasti akan membenci Murano. Rasa bahagianya ia mengetahui kalau Alya baik-baik saja dan Murano akan bahagia jika dirinya mengetahui kalau Alya tidak kenapa-kenapa.
"Astaga bagaimana ini? gumam dokter Surya dalam hati tidak tahu apa yang harus ia lakukan saat ini. Yang ia inginkan yang terbaik sajalah di kehidupan sang keponakan yang sangat ia sayangi, yang sudah ia anggap seperti Putra kandungnya sendiri.
Sore hari telah tiba jam praktek dokter Chang Mai Telah usai. Dokter Surya sudah pulang lebih awal dan sudah menunggu dokter Chang Mai di rumah. Terlihat Vicky sedang asyik bermain bersama asisten rumah tangga yang bekerja di rumah utama dokter Surya.
Mobil yang dikemudikan Chang Mai sendiri memasuki pekarangan rumah. Ia Pun memberi salam kepada dokter Surya lalu mendudukkan bokongnya. Vicky yang melihat kehadiran Cang Mai pun langsung berlari menghampirinya dan memeluk Chang Mai. dan setelah itu, Vicky kembali melepaskan pelukannya dan berlari meninggalkan Chang Mai, setelah memberikan pelukan rindu kepada Vicky dan Sama halnya seperti Chang Mai juga.
"Ada apa Ayah meminta Chang Mai datang ke sini. Bukankah biasanya Ayah mengantarkan Vicky ke rumah atau sopir juga mengantarkannya?" Tanya Chang Mai kepada dokter Surya.
__ADS_1
"Sudah beberapa kali Ayah katakan kepada kamu Chang Mai, jangan ikut campur urusan pribadi Murano. Dari dulu Ayah sudah mengatakan itu kepadamu tetapi Mengapa kamu selalu melanggar Apa yang ayah ucapkan?"
"Apa maumu Chang Mai?" Katakan sejujurnya. Tidak perlu kamu tutup-tutupi. Apa kamu memiliki rasa dendam terhadap Murano katakan kepada ayah. Jika kamu memiliki rasa dendam terhadapnya dan kesalahan Apa yang dilakukan Murano kepadamu , Sehingga kamu melakukan itu dan menginginkan kehancuran Murano.
Dengan cara kamu menghancurkan kehidupan kepribadian Murano, kamu menjalin hubungan kerjasama dengan Kim Liu, Master Liu dan juga Daniel. Daniel awalnya tidak tahu apa-apa. Tapi kamu menghasutnya . Kim Liu tidak seharusnya mengumbar aib perusahaan milik Murano hingga membuat Kim Liu kehilangan semuanya.
Apa kamu tidak merasa bersalah membuat Kim Liu harus kehilangan jabatannya? Apakah kamu tidak merasa bersalah membuat seperti itu?" katakan apa maumu Chang Mai? Mengapa kamu tega melakukan itu terhadap sahabat suami kamu sendiri, terhadap anak angkat ayah sendiri? sungguh ayah bingung melihat kamu." ucap dokter Surya mencerca Chang Mai.
Chang Mai tidak langsung menjawab. Ia tidak berani menatap kedua netra Ayah mertuanya itu. Ia benar-benar merasa khawatir kalau mertuanya akan marah besar kepadanya. Untuk kali ini, dokter sudah sepertinya sudah serius dengan ancamannya terhadap.
Entahlah Apa yang akan terjadi nantinya. yang pasti dokter Surya sudah mengawasi Chang Mai. Bahkan jika Chang Mai berbuat nekat, dokter Surya akan merebut hak asuh Vicky. Karena ia tidak ingin cucunya diasuh oleh wanita yang menyimpan rasa dengki dan dendam.
Itu dapat berakibat fatal untuk Vicky. dan kali ini dokter Surya memberikan peringatan keras kepada Chang Mai, agar Cahng Mai tidak melakukan kesalahan yang sama lagi, mengusik kehidupan kepribadian Murano.
" Tolong jangan cari masalah terhadap Murano, kalau kamu mau hidup tenang. Aku juga tidak ingin kamu melakukan hal itu, semua orang memiliki masa lalu, sama halnya dengan Murano. Jadi tolong pahami semuanya, Jangan bertindak gegabah. Yang dapat merugikan dirimu sendiri. Sekali lagi Ayah mengatakan kepada kamu berhenti ikut campur kehidupan pribadi." ucap dokter Surya dengan tegas yang dibalas anggukan dari Chang Mai.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN