
Hari ini toko nampak lebih segar karena belakangan ini lebih banyak pemesanan bunga segar ketimbang bunga kering, jadi Putri lebih banyak memesan bunga segar kepada pemasok untuk di rangkai di toko lalu di pajang
Di setiap sekat antara jendela toko yang berbahan kayu coklat tua kini ada banyak bunga Gardenia yang putih berkilau dan bunga Daisy yang memanjakan mata, kedua bunga bernuansa putih itu membuat toko Putri yang memiliki tema Vintage seketika berubah menjadi Back to Nature, bagaimana tidak semua bunga yang dipesan orang maupun untuk pajangan di susun dengan rapi di seluruh ruangan toko, di dada Putri muncul perasaan ikhlas dan pasrah diiringi dengan senyum simpul ketika ia melihat sekitar nya yang indah, ia sekali lagi mengerti bahwa ia harus bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan padanya bukan hanya bersedih tentang hal-hal yang sudah hilang darinya
Bunga Gardenia berasal dari tempat yang beriklim tropis seperti Afrika, Asia, Australia dan Hawai banyak yang bilang melambangkan kesucian dan kejujuran dan yang paling populer memberikan bunga Gardenia artinya mengatakan "kau yang terindah" kepada orang yang diberikan sedangkan bunga Daisy disampingnya bermakna cinta yang tulus dan kepolosan
Klek Trak tung tak tuk tak tuk
Dina masuk sedang semringah
"Lihat kebunku penuh dengan bunga, lihat hatiku penuh dengan kamuuuuuu" senandung lantang keluar dari mulut Dina saat baru memasuki toko sedangkan Putri sebenernya sedikit terkejut mendengar suara nyaring itu hanya bisa menggelengkan kepala, begitulah Dina ia sudah heran lagi
"Kak Putriiiiiiiiiii bagaimana hari ini? Indah khannnnnn!" Dengan tatapan mendelik Dina mendekati Putri
"Lo kenape di hari masih aje kesambet?" Putri meraih buku penjualan didekat nya yang ada di meja
"Toko kita udah kayak taman Bungkul blom khak?"
Ucap Dina antusias
"Taman Bungkul taman Bungkul kena marah ibu Risma Lo pade, taman Bungkul yang ditanam, lah ini di potek buat di rangkai"
__ADS_1
"Eeee iye sih kak"
"Ini si Sindi sama Okta yang punya ide ngerias ruangan jadi kayak gini"
"Tapi emang bagus sih, suasananya jadi lebih seger gini"
Tin! tin!
Suara klakson di luar
"Tolong Din kamu liat dulu" perintah Putri pada Dina dan melanjutkan aktivitasnya untuk mengecek buku penjualan kemarin
Klek
"Kak Putri!"
Putri menoleh suara laki-laki yang terdengar familiar itu
"Raka?"
Putri terkejut dan tersenyum melihat keberadaan Raka yang tiba-tiba ada di tokonya ini
__ADS_1
"Katanya bakalan lebih dari tiga bulan?, Kok udah di sini aja?"
Putri mendekat
"Kak Putri kok pagi banget udah berangkat kerja?"
Raka langsung menanyakan hal yang mengganjal di hatinya
"Aku tadi langsung ke rumah jam 7 pagi dari bandara, eh kak Putrinya enggak ada jadi langsung tidur dulu baru jam 10an ke kesini" jelas Raka
"aaaa itu" Putri nampak bingung menjelaskannya
"kakak sama kakak kamu memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan hubungan ini ka"
"tapi kita udah sepakat kok, berpisahnya baik baik dan sama-sama baik baik aja dengan keputusan ini" sebenernya Putri bingung kenapa Lingga belum memberi tahu adiknya ini bahkan bukankah dia melangsungkan pernikahan hari ini di Bali?
--------------------------------
Gais nanti lanjut lagi tenang aja
Untuk siang ini segini dulu
__ADS_1