
...****************...
"ini bukanya ayahnya Retno"ucap Adi teman sekelas retno.
"iya benar,ini ayahnya retno,aku masih ingat wajah om ini, pas datang ke acara ulang tahun nya retno"ucap difa melihat foto di ponselnya adi.
"lah,kok ayahnya si retno nikah lagi"ucap teman yang lainnya,retno yang mendengar pun,mengehentikan langkah nya dan mengurungkan niatnya untuk masuk kelas.
"kamu dapat gambar ini dari mana"ucap yg lain ikut nimbrung.
"buka aja Facebook,pasti di beranda lewat gambarnya"ucap Adi menjelaskan.
"wahh...kamu udah punya Facebook ya"ucap difa heran.
"haha...ini kan jaman modern"ucap Adi tertawa.
"tapi kami belum punya Facebook,pegang hp aja ngk di kasih ayah"ucap yang lain.
Retno pun tertawa mengejek temannya , sementara yang lain hanya diam melihat tingkah jahil retno.
"kok bisa ya ayah retno nikah lagi"
"iya ya....kasian ibu nya retno dong"sahut Difa kembali.
"berarti benar ini ayah si retno,hahahaha...ayah nya retno nikah lagi"ucap Adi tertawa meledek, sementara retno masih mendengarkan,berdiri diluar dekat pintu masuk.
"kamu kok tertawa sih,nanti kalau retno dengar gimana,kan dia jadi sedih"ucap difa
"iya ni adii...."timpal teman yang lain
__ADS_1
"alahhh...biarin aja,emang ayahnya si retno jahat nikah lagi"ucap Adi membela diri.
"sudahlah,mening kamu simpan ponsel kamu, sebentar lagi masuk,nanti dimarahin guru main ponsel"ucap difa kesal.
Adi memang terkenal bandel dan suka melanggar peraturan sekolah.
jam istirahat pun selesai,semua siswa masuk ke kelas, begitupun dengan retno,retno lansung duduk di kursi nya, walaupun merasa tak nyaman dengan tatapan dari beberapa teman-teman nya.
sudah beberapa hari retno murung di sekolah,menjadi pendiam,dan sering menyendiri.
"assalamualaikum"ucap pak Burhan baru datang.
"wa'alaikumussalam pak"ucap para siswa serentak
pak Burhan pun memanggil satu persatu siswa untuk absen kelas.
"Salsabila"panggil pak Burhan
"hadir pak"
"hadir pak"
"Retno"
"Retno"panggil pak Burhan kedua kalinya,namun belum ada jawaban
"Retno,apa Retno tidak hadir"ucap pak Burhan sambil menoleh ke kursi Retno.
satu kelas melihat ke arah retno,namun Retno tak berkutik pun.
__ADS_1
"Retno"ucap pak Burhan sambil menepuk pundak retno
Retno langsung panik,karna melihat pak burhan sudah di depannya.
"kamu melamun"tanya pak burhan heran.
"kenapa pak"ucap retno malah bertanya balik
"aduhhh retno-retno,dari tadi bapak panggil kamu,Sampek bapak udah disini,didepan kamu pun,kamu gak sadar "omel pak Burhan .
"maaf pak,saya ngk dengar "ucap Retno menunduk kan kepalanya.
"ya sudah, nanti sepulang sekolah, jumpai bapak diruang guru"ucap pak burhan
"iya pak"sahut retno sambil mengangguk
sementara beberapa teman-teman nya,menatap iba dan merasa kasian melihat retno, mereka berpikir retno pasti memikirkan ayah dan ibu nya.
bel pulang pun berbunyi,pak Burhan lansung meninggal kan kelas, sementara Retno langsung kekantor guru untuk menemui pak burhan.
"pak"ucap retno yang telah tiba diruangan pak burhan.
"duduk "ucap pak Burhan datar.
"kamu tau, kenapa bapak panggil kamu kesini"ucap pak Burhan menatap lekat Retno
Retno hanya menggeleng kan kepalanya.
"Retno bapak bukan mau marah sama kamu,bapak cuma ingin tau, kenapa beberapa hari ini kamu tidak pokus belajar"jelas pak Burhan penasaran.
__ADS_1
sementara Retno hanya diam tanpa menjawab atau pun membantah.