Huru Hara Orang Ketiga

Huru Hara Orang Ketiga
Berdamai dengan keadaan


__ADS_3

setiap karyawan yang berkerja di tempat makan pak Ali memang di tanggung makan tiga kali sehari,pagi,siang dan juga makan malam


dan pak Ali juga tidak mau memaksa karyawan harus makan ditempat,melainkan siapa yang mau makan saja,atau bagi yang mau dibungkus juga boleh


rumah makan pak Ali memang lumanyan luas,hingga butuh tujuh karyawan khusus untuk melayani tamu saja dan yang berkerja dibagian dapur dan di bagian cuci piring juga beda


banyak pengunjung yang menyukai tempat makan pak Ali,selain nyaman dan bersih,mungkin juga karna gaya dan menu makanan nya yang masih ala tradisional,bahkan kamar mandi pria dan wanita juga terpisah,dan bagi yang ingin sholat musholla nya juga ada


namun pak Ali hanya datang seminggu sekali, untuk mengecek pembukuan dan stok bahan dapur


"Alhamdulillah siap juga"ucap buk imah meluruskan pinggang nya


"aduhh...pegal juga ya buk"seru erik yang juga meluruskan pinggang nya


"ya beginilah,namanya juga bagian bersih-bersih"sahut buk imah tertawa


"jadi ini udah bisa pulang kan buk?"tanya erik memastikan tidak ada pekerjaan lagi


"iya...apa kamu mau lembur sampai malam"goda buk Imah tertawa


Erik pun tertawa sambil menggelengkan kepalanya


"oyaa...tadi ibuk lihat nak erik ngak makan siang ya"tanya buk imah sebelum pergi


"hehe iya buk"sahut erik ragu,karna memang uang pengangan nya sudah krisis


"kenapa tidak makan saja,apa buk desi sama pak mamat tidak bilang ke kamu,kalau soal makan setiap karyawan itu ditanggung"jelas buk imah


"maksudnya makan kita buk"ulang erik masih terpercaya


"iya... untuk makan pagi,siang dan malam kita gratis"jelas buk imah menekankan


"Alhamdulillah....


"tapi tadi saya tidak tau buk"ucap erik


"tenang saja,nanti pas pulang minta dibungkus kan saja, sesuai jatah makan yang belum kamu ambil"sahut buk imah setelah berbisik, seperti tau saja kalau erik tidak punya uang


"beneran buk"sahut erik yang masih tak percaya


"benaran lah,masa ibuk bohong"


"baik kan pak ali"ucap buk imah sambil memancungkan jempol nya memuji pak ali


Erik pun mengangguk-anggukkan kepalanya semakin penasaran dengan sosok pak ali


sesuai arahan buk imah,saat hendak pulang erik meminta dibungkuskan nasi jatah nya untuk dibawa pulang


kini erik sudah mulai berdamai dengan keadaan nya,kembali bekerja keras,tidak bisa sesantai saat dia masih bersama arumi dulu


...----------------...


sampai dirumah erik pun meletakkan bawaan nya di meja,lalu membaringkan tubuhnya di sofa,karna sudah satu harian penuh dia bekerja tampa bisa meluruskan pinggang nya yang pegal-pegal


"sudah pulang kamu mas"seru mayang muncul


''emm...iya sayang,ini baru sampai"sahut erik sambil memijit-mijit bahu nya

__ADS_1


"gimana dapat kerjaan nya?"seru mayang kembali sambil mendekat


"Alhamdulillah sudah"sahut erik singkat


"kerja apa?gaji nya berapa?"desak Mayang penasaran


Erik pun menarik nafas"baru aja kerja udah nanya gaji"ucap erik menatap mayang heran


"iya kan benar,kalau kerja itu kan harus tau gaji nya berapa dulu"sahut mayang


"jadi berapa,trus jabatan kamu apa?"timpal mayang kembali


sebelum bicara,erik pun kembali menarik nafasnya


"mas dapat kerjaan di tempat makan,dibagian dapur lah,ya walaupun gaji nya kecil tapi bisalah memenuhi kebutuhan kita"jelas erik


"apa!!tempat makan!"ulang mayang merasa tak percaya


"aku ngak salah dengar mas"timpal mayang kembali


"iya kamu ngak salah dengar"sahut erik santai


"apa,jadi benar!kok bisa?"ucap mayang syok


"aduhh...aduh..."keluh Mayang sambil memegang perutnya


"kamu kenapa sayang?apa ada yang sakit?"ucap erik spontan berdiri dengan cemas


Mayang pun menepiskan tangan erik yang sempat memegang perutnya


"apa kamu sudah tidak waras mas,kok bisa-bisanya kamu menerima pekerjaan seperti itu,mau ditarok mana muka ku kalau sampai orang-orang pada tau"bentak mayang tak terima


"apa perutnya sakit?"seru erik kembali memegang perut mayang


"jangan sentuh...bau keringat"tepis mayang kembali


erik pun terdiam,karna tak ingin memperpanjang masalah,cemas kandungan mayang kenapa-kenapa


"kamu belum makan kan?ini mas bawakan makanan dari tempat kerja mas"seru erik mengalihkan pembicaraan sambil menunjukkan makanan yang dia bawa


"makanan''seru mayang menatap erik dengan tersenyum sinis


"iya sayang"jawab erik tersenyum


"sudah mulai kamu ngasih aku makan ginian,tidak...aku tidak mau hidup susah mas"ucap mayang menghentak kaki nya lalu pergi


"sayang....Mayang......"panggil erik namun Mayang tak menghiraukan panggilan erik


lagi-lagi Erik menarik nafas kasar


lima menit kemudian,mayang turun dari tangga yang sudah mengenakan pakaian rapi


"mau kemana?"tanya erik sambil memperhatikan pakaian dan dandanan mayang


"sayang kamu mau pergi kemana"tanya erik kembali


"mau pergi"sahut mayang ketus

__ADS_1


"iya pergi kemana?"tanya erik berusaha lembut


"cari udara segar"sahut mayang cuekk


"mas temani ya"ucap erik menawarkan diri nya


"ngak usah...,aku mau sendiri"sahut mayang tanpa ingin melihat wajah erik


erik pun meremas rambut nya dan berusaha menahan emosi


Mayang pun membuka pintu dan langsung meninggalkan erik yang masih berdiri


"sayang....mas antar kamu ya"teriak erik,namun mayang tak menghiraukan nya


pada akhirnya erik pun pasrah dan membiarkan mayang pergi sendiri


mungkin inilah balasan baginya karna telah menyia-nyiakan arumi dulu


...----------------...


setelah habis waktu cuti nya,Tama pun kini sudah mulai kembali bekerja seperti biasa


begitu pun dengan istrinya bella,kini sudah kembali sibuk dengan usaha salon nya


Tama yang pergi pagi tak bisa mengantarkan bella ke salon,bella pun lebih memilih untuk membawa mobil sendiri


bella yang tengah bersantai duduk sambil memainkan ponselnya pun senyum-senyum


"ciee pengantin baru"


"senyum-senyum aja"seru ayu muncul,salah satu teman bella


Bella yang tengah melihat foto-foto di galeri pun langsung tersipu malu


"hayy...ayu...."ucap bella


mereka berdua pun saling berpelukan


"ayok duduk,kita ngobrol-ngobrol"ajak Bella


"ah gue mau cepat ni bel...ada janji "tolak ayu


"lah jadi"


"gue mau mampir buat salon kuku gue aja"jelas ayu


bella pun langsung memanggil pegawai nya untuk memberi pelayanan istimewa pada ayu


"mbakk ....


"ini ada buket bunga buat mbak"ucap salah satu pegawai bella menyerahkan buket bunga mawar pada nya


"dari siapa?"tanya bella heran


"ngak tau mbak,tadi ada seseorang yang nitip, katanya buat mbak bella"jelas pegawai nya


"ya sudah kamu bisa kembali kerja, terimakasih ya"

__ADS_1


bella pun mengecek nama pengirim,namun tidak ada nama,hanya ada tulisan


"[selamat bekerja lagi sayang]"sebuah pesan tanpa nama pengirim


__ADS_2