Huru Hara Orang Ketiga

Huru Hara Orang Ketiga
Persiapan ulang tahun


__ADS_3

"bagus dong, sekalian kita buat kejutan"sahut Erik memberikan pendapat.


rasanya Arumi tak sanggup melihat Erik,setiap melihat Erik,Arumi mengingat perselingkuhan Erik dengan wanita itu, walaupun belum pernah tertangkap basah tapi bukti yang Arumi temukan sangat jelas dan mengingat semua itu, membuat dada Arumi terasa sesak.


tapi apa boleh buat, sebelum Arumi memergoki dan langsung tertangkap oleh nya,Arumi masih harus bertahan.


"iya ya mas,ya udah nanti kita bahas lagi, lewat telepon aja,soal nya aku belum mandi,nanti telat pula"ucap Arumi dan mengambil handuk.


"ini baju mas udah Arumi siapin"


"oyaa..mas duluan aja turun ke bawah, lansung sarapan ngk usah nunggu Arumi lagi,nanti telat"timpal Arumi lagi lalu masuk ke kamar mandi.


Erik pun mengangguk kan kepalanya pertanda paham.


Erik pun kini turun dengan pakaian yang sudah rapi.


"pagi sayang"teriak Erik sambil menuruni anak tangga.


"pagi ayah"sahut Retno yang sedang memainkan handphone nya.


"ayah Retno berangkat dulu ya"ucap Retno lalu bangkit


"lah,sarapan dulu"ucap Erik kemudian duduk


"Retno udah siap sarapan ayah,abis ayah kelamaan"omel Retno


"hehe...ya sudah,kamu mau ayah antar"tanya Erik


"ngk usah ayah,ini Retno udah pesan gojek"sahut Retno menunjuk handphone nya.


"Retno berangkat ayah"ucap Retno kemudian mencium tangan erik.


"hati-hati sayang, semangat belajar nya"


selesai sarapan,Erik pun lansung berangkat dan memilih untuk meninggalkan pesan pada Arumi.


"sayang mas berangkat duluan,kamu jangan lupa sarapan nanti"pesan di terkirim,lallu Erik pun berangkat.


sementara Arumi yang baru siap mandi, langsung siap-siap, memakai rias sekedar nya saja,namun tetap terlihat anggun dan elegan.


Arumi pun mengambil tas dan handphone nya,tak lupa Arumi membuka handphone nya seblum berangkat,Arumi melihat ada pesan dari Erik,lalu langsung bacanya.


"........jangan lupa sarapan."ulang Arumi membaca pesan Erik, Arumi pun langsung tersenyum sinis,"sok perhatian dan romantis,tapi nyatanya kamu menghianati pernikahan kita mas"ucap Arumi membuang napas kasar, lalu memasukkan handphone nya ke dalam tas tanpa ingin membalas pesan Erik.


setelah sarapan, Arumi pun lansung merogoh saku nya dan mengambil kunci mobil kemudian pergi.


dalam perjalanan menuju ke rumah sakit, Arumi teringat kembali dengan ulang tahun Retno,mau tidak mau Arumi harus berdiskusi dengan Erik untuk kejutan apa yang harus di siapkan.

__ADS_1


Arumi pun mengambil ponsel nya dan mengirim pesan ke Erik"mas,kamu sudah sampai di kantor"pesan pun terkirim,namun belum ada balasan.


setelah Arumi sampai di rumah sakit,sudah banyak pasien yang mengantri di ruang tunggu, membuat Arumi lansung bekerja,hari ini Arumi memang sedikit terlambat dari hari biasanya.


seperti biasa Arumi membuka jaket nya serta menguntungkannya,dan menggantinya dengan almamater rumah sakit.


"dok,sudah banyak pasien datang"ucap suster dina.


"iya sus,suruh masuk sesuai antrian ya"sahut Arumi tersenyum.


suster dina pun langsung memanggil pasien satu persatu untuk masuk keruangan Arumi.


ada yang periksa kandungan,ada yang cek kehamilan dan ada juga yang konsultasi kehamilan,setiap hari berbagai jenis pasien yang datang.


"dok, pasien nya sudah Habis"ucap suster dina memberitahu.


"sudah habis"tanya Arumi heran.


"iya dok"sahut singkat


Arumi pun lansung melihat jam tangannya,tak terasa ternyata sudah jam 12 kurang.


"sudah jam segini,ngk terasa juga"ucap Arumi masih menatap jam tangan nya.


"apa saya ada jadwal lain"tanya Arumi pada suster dina.


"tidak ada dok"sahut Dina sambil melihat buku catatan nya.


setelah suster dina keluar,Arumi pun membuka ponsel nya dan melihat pesan masuk.


"sudah sayang"balasan Erik dari jam 9 pagi.


"mas,soal ulang tahun Retno gimna, gimana kalau besok kita rayakan buat pesta"balas Arumi memberi kan ide.


tak menunggu waktu lama,pesan Arumi pun langsung mendapat membalas dari Erik.


"iya terserah kamu,mas ikut aja"balas Erik.


"ya udah nanti pulang kerja mas singgah pesan kue ya"


"mas belum tau pulang jam berapa,kamu aja ya yang pesan"


"ya sudah,nanti Arumi yang pesan,sekalian buat undangan"balas Arumi lalu bangkit dari duduknya untuk pergi.


setelah mobil Arumi keluar dari lokasi rumah sakit,arumi pun langsung mampir ke tempat pembuatan kartu undangan.


"mas, saya mau buat undangan digital,bisa lansung siap ngk mas"tanya Arumi pada laki-laki yang masih terlihat muda.

__ADS_1


"bisa buk,silakan duduk"sahut nya ramah


"undangan untuk apa ya buk"


"untuk acara ulang tahun anak saya mas"


"kalau gitu,tolong ibuk isi ini ya buk"menyodorkan selembar kertas yang berisi tentang nama,tgl lahir,alamat sekarang dan lain nya.


setelah mengisi nya, Arumi di minta memilih model desain nya.


setelah menunggu hampir satu jam,akhirnya undangan digital pun siap dan mereka lansung mengirim nya lewat WhatsApp.


tanpa menunggu lagi,Arumi pun lansung mengirim undangan nya ke WhatsApp Retno,karna kebetulan ini sudah jam pulang nya Retno,dan tak lupa Arumi juga mengirim kan nya ke Erik.


"sayang,ini undangan digital ulang tahun kamu, Retno kirim ke teman-teman yang lain ya"kirim Arumi pada pesan pertama nya.


"ayah dan ibu juga akan mengundang beberapa teman kerja"kirim atrumi kembali.


setelah mengirimkan pesan ke Retno,Arumi pun langsung mengirim pesan ke Erik.


"mas,ini undangan ulang tahun Retno,mas undang teman-teman mas juga"ketik Arumi lalu pesan pun dikirim.


Arumi juga telah mengundang beberapa rekan kerja dokternya,suster dan teman-teman yang lain.


tak lupa juga arumi mengaplod nya ke akun sosmed pribadi nya.


"Alhamdulillah selesai juga"ucap Arumi merasa lega lalu memasukkan handphone nya ke dalam tas dan langsung memesan kue.


"aduh sudah jam 2 ,belum lagi mendekorasi rumah"ucap Tiwi lirih lalu bergegas ke tempat kue.


setelah memarkirkan mobil nya,Arumi pun langsung masuk ke dalam toko.


"silahkan masuk mbak"sapa seorang pegawai perempuan dengan ramah.


"mbak saya mau pesan kue ulang tahun"


"kue ulang tahun, silakan di pilih modelnya mbak"ucap pegawai tersebut sambil menunjuk kan berbagai pilihan kue,mulai dari model kecil hingga besar dan mewah.


Arumi pun memilih sebuah kue yang berukuran sedang tapi lumanya mewah.


"mbak saya pesan ini ya"


"baik mbak,mau di ambil Sekarang atau di antar ke lokasi mbak"tanya memberikan pilihan


"di antar besok aja ya mbak,soal nya acara ulang tahun nya di adakan besok"


"baik mbak,mau di antar jam berapa mbak"

__ADS_1


"acaranya di mulai jam 10 pagi mbak,jadi jam 7 pagi udah bisa di antar"


"baik mbak,tolong tulis nama dan umur yang ulang tahun ya mbak"ucap pegawai tersebut sambil memberikan selembar kertas dan pulpen.


__ADS_2