Huru Hara Orang Ketiga

Huru Hara Orang Ketiga
Terbongkar


__ADS_3

di tengah pak samsul yang masih di dalam kamar mandi,rasti pun keluar kamar berniat untuk melihat-lihat ruangan rumah.


"Masya Allah,besar sekali rumah arum,pasti dia sudah sukses "ucap rasti kagum.


setelah melihat dapur dan sekitar ruang tamu,rasti pun penasaran ingin melihat lantai dua,rasti memang sudah terbiasa bekerja jadi walaupun baru sampai rasti langsung melihat-lihat sekeliling ruangan tanpa bisa diam.


"seperti nya aku sudah semakin tua"ucap rasti kekeh menaiki anak tangga.


"pasti di atas kamarnya Arum dan suaminya,serta anaknya Retno"timpal rasti melihat dua kamar setiba dilantai atas.


"wahhh,cantik juga"ucap rasti mulai mendekat pintu kamar.


Rasti tidak tau kalau dia sedang berjalan kearah kamar mayang dan erik, walaupun hanya sekedar melihat-lihat saja.


tanpa sengaja,langkah rasti terhenti ketika mendengar suara percakapan dari kamar tersebut.


"aduhhh,ngapain sih ibu dan bapak pakek datang segalakk"ucap suara perempuan yang begitu jelas didengar rasti.


obrolan demi obrolan rasti dengarkan dari arah pintu,rasti langsung mengenali pemilik suara.


air mata rasti pun sudah mengalir,dada rasti terasa sesak mendengarnya,bahkan rasti memegangi lutut nya yang sudah bergetar itu.


dada rasti semakin sesak mengingat perkataan buk endang tentang putrinya mayang,rasti semakin yakin dengan ucapan buk endang setelah mendengar kebohongan dari mulut mayang sendiri.


selain tak ingin pergi,rasti sendiri memang sudah merasa sulit untuk berjalan,hingga mendengar semua obrolan erik ketika menelfon.


terdengar kekecewaan dari mayang dan Erik,dimana permintaan mereka tidak di indah kan oleh arumi dari seberang.


Rasti merasa sedikit lega karna mengetahui penolakan dari Arumi,namun Rasti sendiri masih binggung,apa hubungan mayang dengan suami arumi.


sebelum erik dan mayang keluar kamar,dengan cepat rasti berusaha keras untuk berjalan pergi.


begitu sampai dibawah,rasti lansung masuk kekamar dengan napas yang ngos-ngosan.


"lah ini dia,ibuk dari mana saja, selesai bapak mandi tadi bapak sudah tidak melihat ibuk di kamar"ucap pak samsul yang melihat kedatangan istrinya


"kok ibuk ngos-ngosan gitu,abis dari mana, ngapain"timpal pak samsul heran.


"pak ayok kita pergi pak,ibuk tidak ingin menginap disini "sahut rasti sambil mengambil tas dan memasuki pakaian mereka yang sempat dikeluarkan.


"ibuk kenapa?


"apa yang terjadi?


"kenapa ibuk menangis?


ucap pak samsul panik dan penasaran.


"Mayang pakkk...


sahut rasti berhenti lalu menangis.


"kenapa dengan mayang bukk"ucap pak samsul semakin panik


"ternyata benar yang dikatakan buk endang tadi pak,mayang sudah membohongi kita"ucap rasti dengan linangan air mata.


"tenang buk,dan ibuk sendiri tau dari mana"


"ibu dengar sendiri pak,tadi ibuk jalan-jalan melihat seluruh ruangan rumah ini,dan ibu ngk sengaja dengar percakapan Mayang dari dalam kamar, ternyata suami nya arum sudah berbohong kalau Mayang lagi diluar, buktinya dia dikamar"jelas rasti sedih.


pak samsul lansung duduk lemas,pak samsul tidak menyangka kalau anak kesayangan mereka sudah membohongi mereka.


"ayok bukk kita kemasi barang kita,tapi sebelum pergi bapak mau bicara dulu dengan mereka"ucap pak samsul penuh kecewa.


"sudah bukk jangan menangis lagi"timpal pak samsul yang masih melihat rasti menangis.


"hati ibuk sakit sekali pak,mayang bilang kalau dia tidak mengharap kan kedatangan kita"ucap rasti dengan tangisan nya.


"sabar buk,bapak juga tidak tau kenapa mayang bisa seperti ini''ucap pak samsul sedih,memeluk tubuh istrinya.

__ADS_1


hati pak samsul sama sakit nya dengan hati istrinya,hanya saja pak samsul berusaha kuat.


"ayok buk kita keluar, sekalian lansung bawa tas kita"ucap pak samsul


setelah pak samsul dan rasti Samapi di ruang tamu dengan barang-barang nya,pak Samsul pun kemudian berteriak memanggil mayang.


"mayangg....mayanggg...."teriak pak samsul menahan emosi.


dengan tergesa-gesa erik berlari turun menghampiri pak samsul.


"ada apa pak'de"tanya erik panik.


"dimana mayang"ucap pak samsul kesal


"emmmayang ,Mayang kan masih belum pulang pak'de"sahut erik masih berbohong


badan erik sudah mulai panas dingin,serta wajah erik pun mulai dibasahi oleh keringat.


"kamu jangan berbohong lagi,budhe sudah tau kalau mayang ada dikamar"ucap rasti kecewa.


"kenapa kamu berbohong"tanya pak samsul kecewa.


Erik pun menunduk kan kepalanya dan hanya bisa katakan maaf.


tak lama kemudian mayang pun turun dengan perasaan takut.


"ibuk-bapak..."ucap mayang mendekat lalu memeluk rasti.


namun rasti berusaha melepas pelukan mayang


"cepat ceritakan,apa yang sebenarnya terjadi tanya rasti mentap mata mayang.


mayang masih terdiam


"mayang ibu mu bertanya"ucap pak samsul geram.


"baiklah kalau kamu tidak mau bicara,biar ibu cari tau sendiri"ucap rasti mendekati erik.


mau tidak mau erik pun langsung menuruti nya,erik pun lansung mengambil ponsel nya dan menelfon nomor arumi.


baru lima menit erik selesai menelfon,arumi datang dengan cepat,membuat pak samsul dan rasti semakin heran.


"budhe...pak'de"ucap arumi memeluk tubuh rasti dengan erat.


"budhe arum rindu"timpal arumi dengan air mata yang sudah menetes.


"budhe juga merindukan Arum nak"sahut rasti membalas pelukan arumi.


mata pak samsul pun berkaca-kaca melihat pertemuan haru arumi dengan istrinya.


setelah semua berkumpul diruang tamu,barulah rasti mulai bertanya pada arumi,dengan linangan air mata arumi pun mulai menceritakan semua kejadian pada budhe dan pak'de nya.


mendengar penjelasan arumi,rasti pun langsung memeluk tubuh arumi dengan tangisan nya yang pecah.


"maafkan budhe nak,budhe sama sekali tidak tau"ucap rasti menangis.


"ini bukan salah budhe kok"sahut arumi dengan suara berat


begitu pula dengan pak samsul, akhirnya air mata pak samsul keluar,karna tak dapat lagi menahan nya.


sementara mayang dan erik menunduk diam.


Rasti pun melepaskan pelukan nya kemudian berdiri,lalu berjalan ke arah mayang dengan tatapan tajam.


sebuah tamparan melayang di pipi mayang,tidak ada yang menghentikan rasti.


"ibu pikir kamu sudah berubah, ternyata ibuk salah"ucap rasti menatap mayang.


Mayang pun menangis memegang pipinya.

__ADS_1


"kenapa kamu tega merusak rumah tangga saudara kamu sendiri,kamu tau betul kalau ibu sudah menganggap kalian berdua itu sebagai Putri ibu sendiri "ucap rasti sedih.


"ibuk bohong,dari dulu sampai sekarang ibuk cuma menyanyangi arumi"teriak mayang


"ibu selalu mementingkan arumi baru aku,ibu selalu bercerita arumi, apa-apa arumi,aku benci arumi"ucap mayang lantang


plakkkk....


satu tamparan lagi mayang terima,namun kali ini bukan dari rasti melainkan dari pak samsul.


"ayahhh.."ucap rasti memegangi pipinya.


"berani-berani nya kamu bicara seperti itu pada ibuk mu,kamu tidak tau seperti apa perjuangan ibu dan ayah kemari,ibu mu Sampek rela menjual perhiasan nya demi bertemu anaknya, sepanjang jalan ibu mu tidak berhenti membicarakan mu sangking bahagianya,tapi apa,kamu malah tega menipu ibu dan bapak"ucap pak samsul penuh amarah


"kamu tau sendiri kalau ibu dan bapak sudah lama ingin berangkat umroh tapi demi mencemaskan kamu,ibu dan bapak rela memberikan uang itu semua pada mu"timpal pak samsul sedih dan kecewa.


"maksud pak'de uang umroh apa"tanya arumi penasaran


"baru-baru ini mayang menghubungi budhe dan pak'de,mayang mengatakan kalau dia telah menabrak orang,dan membutuhkan uang 30 juta untuk biaya pengobatan dan ganti rugi,kata mayang kalau tidak dibayar maka dia akan di laporkan ke kantor polisi, mendengar itu semua budhe dan pak'de lansung panik dan cemas, ternyata semua itu tidak benar"jelas rasti kecewa.


"astaghfirullah.... benar-benar jahat kamu mayang "ucap arumi geram.


"sudahlah kamu ngk usah ikut campur"sahut mayang tanpa merasa bersalah.


"sudah lah sayang,budhe rasa dia telah berubah,tidak ada gunanya kita bicara"ucap rasti pasrah.


"dan kamu"ucap rasti menatap tajam erik.


"tega-teganya kamu menghianati istri kamu sendiri,apa kamu tidak malu sudah punya anak tapi malah selingkuh "timpal rasti geram.


"sudahlah budhe,mening budhe dan pak'de ikut kerumah arum,biar budhe dan pak'de sama Arum aja"ucap arumi memegang tangan budhe nya.


pak samsul dan rasti pun setuju dengan Arumi dan mengangkat semua barang-barang nya.


"ibuk bapak maaf kan mayang"ucap mayang menahan tangan rasti agar tidak pergi,namun rasti mengempis kan tangan arumi.


"ibu dan bapak kecewa pada kalian berdua,dan kamu mayang,hati ibuk sungguh sakit,ibu akan melepaskan mu dan kita tidak ada hubungan apa-apa lagi"ucap rasti sambil berlalu pergi.


"ibukkk....


maaf kan mayang bukk,pakk"teriak mayang melihat kepergian pak samsul dan rasti pergi meninggalkan rumah nya.


"sudahlah sayang,ini semua salah kita"ucap erik memeluk mayang


"aku tidak tau kalau ibu dan bapak akan semarah ini,aku tidak tau kalau ibu akan memutuskan hubungan kami"ucap mayang menangis


"hikkk...hikkk...aku kembali lagi sebatang kara,tidak punya orang tua "timpal mayang lalu tiba-tiba pingsan.


"Mayang...mayang "ucap Erik panik


Erik pun lansung mengangkat mayang ke kamar ruang tamu.


sementara pak samsul dan rasti sudah diluar pagar rumah mayang,pak samsul merasa aneh mereka masih berjalan kaki tanpa kendaraan yang dinaiki,arum malah mengarah kan untuk menyeberang kedepan.


"Arum,kita kok jalan trus,memang kita ngk stop angkot atau kendaraan lain untuk pulang"ucap rasti heran


Arumi pun malah tersenyum"ngk usah budhe,kita jalan kaki aja"sahut arumi santai.


pak samsul dan rasti pun saling menatap"memang nya rumah arum dekat ya nak"tanya rasti heran.


"iya budhe,itu dia rumah arum"sahut arumi sambil menunjuk kearah rumah.


"hahh...itu rumah arum"ucap Rasti terkejut


"iya budhe"sahut arumi sambil mengangguk


"kok bisa rumah kalian berdekatan"tanya pak samsul heran.


Arumi kembali menarik napasnya "baru-baru ini mas erik dan mayang pindah kesini pak'de"sahut arumi sedih.

__ADS_1


"mereka benar-benar tidak punya perasaan,tidak punya hati, seolah-olah sengaja menyakiti kamu nak"ucap rasti geram, sementara pak samsul menggeleng-gelengkan kepalanya.


"budhe sama pak'de ngk usah khawatir,mening kita masuk dulu, pak'de sama budhe pasti capek"ucap arumi mengalihkan perhatian.


__ADS_2