Huru Hara Orang Ketiga

Huru Hara Orang Ketiga
Pesta Ulta Retno


__ADS_3

"mayang....mayang..


udah punya calon kok belum kepelaminan juga"timpal Arumi tertawa kecil.


awalnya Arumi ingin mengirim pesan saja,namu arumi berpikir lagi, kalau sebaiknya dia langsung menelepon saja.


"tuttt....tuttt....nomor pun tersambung...


"halo ini siapa"


"halo...ini dengan Mayang"tanya Arumi memastikan.


"iya,saya Mayang,ini siapa"tanya Mayang kembali.


Arumi pun lansung tersenyum bahagia,dan tak terasa air mata nya pun ikut jatuh"aku sangat merindukanmu"gumam Arumi dalam hati.


"haloo..."desak Mayang"siadpa yang nelfo sayang"ucap suara laki-laki di samping Mayang yang masih bisa Arumi dengar.


"Mayang,ini aku Arum,"sahut Arumi memperkenalkan.


"aaarummm"tanya Mayang dengan suara tergagap.


"iya Mayang,ini aku,kamu kenapa ngk bilang klau kamu sudah lama berada di Jogja juga,untung tadi bude kamu sudah di Jogja"celoceh Arumi sangking senang nya karna sudah lama tak pernah berkomunikasi.


"Mayang...kamu dengar kan"ucap Arumi lagi,karna tak mendengar jawaban.


"ooo ...iya.. Arum,maaf ya lama tak ada kabar"ucap Mayang


"iya ngkpp,bude udah bilang kan tentang ulang tahun Retno,jangan lupa datang besok"timpal Arumi lagi menegaskan.


"ya udh kamu lanjut lagi, seperti nya kamu lagi ada tamu, sampai jumpa besok"ucap Arumi menyudahi,lalu menutup telfonnya.


"Mayang....Mayang.... seperti nya dia lagi sama pacar nya"ucap Arumi tertawa kecil.


setelah nelfo,Arumi pun kembali merebahkan tubuhnya untuk beristirahat sejenak,tanpa disadar, bangun-bangun sudah jam 7 malam.


"aduh aku ketiduran "ucap Arumi lalu buru-buru keluar kamar dan turun.


diruang tamu sudah ada Retno yang sedang makan sambil nonton TV,Arumi pun langsung menghampiri Retno.


"yang kerjain dekorasi udah pada pulang"tanya arumi sambil melihat sekeliling ruangan.


"sudah ma,dari tadi"jawab Retno kemudian melanjutkan makan nya.


"oooiyaaa...ya...udah rapi daman cantik"ucap Arumi yang melihat hasil.


"oyaa ..sayang kamu makan apa,maaf mama ketiduran tadi,ngk sempat masak"ucap Arumi dengan raut wajah menyesal.

__ADS_1


"ngkpp ma,ini Retno lagi makan,tadi Retno buat telor mata sapi,tu masih ada untuk mama"ucap Retno dan menunjukkan piringnya.


Arumi pun tersenyum kecil mendapat perhatian dan sikap Retno yang mulai dewasa.


Arumi tersadar dan kembali melihat sekeliling"sayang,apa dari tadi ayah belum pulang"tanya Arumi dengan perasaan yang mulai tak enak.


"belum ma"jawab Retno singkat dan kembali pokus ke TV.


"tumben jam segini kamu blum pulang mas,ngk ngabari juga"gumam Arumi.


Arumi pun memutuskan untuk menunggu dikamar nya,sambil mandi terlebih dahulu.


selesai mandi Arumi masih belum mendapati Erik pulang juga,Arumi pun turun lagi untuk menunggu dibawah.


untuk menghilangkan rasa bosan,Arumi pun memainkan ponselnya,namun pokus Arumi tetap ke Erik,Arumi mengotak-atik ponselnya berharap ada tlfo atau pesan dari Erik.


Arumi sendiri tak ingin menelfon Erik duluan,karna kesal kalau Erik sendiri tak mengabari nya pulang malam.


Arumi pun berdiri,dan mondar mandir di ruang tamu,Arumi mulai merasa cemas,karna sudah jam 10 malam tapi Erik belum kunjung datang.


"apa terjadi sesuatu pada mas Erik ya"bathin Arumi,semarah-marah dan kecewa nya Arumi masih tetap mengkhawatirkan Erik,karna bagaimana Erik tetaplah suami nya,orang yang Arumi cintai.


"sudahlah aku telfon saja"ucap Arumi, kemudian langsung menghubungi nomor Erik.


"tuttttt.....tutttt.... panggilan terhubung namun belum terjawab,hingga panggilan berakhir.


Arumi pun kembali menghubungi nya'


karna tak ada jawaban,arumi pun menggerutu kesal bercampur cemas.


"bagaimana kalau aku menghubungi teman kantor mas Erik"gumam Arumi semangat.


"tutttt....tuttt... panggilan Arumi pun lansung terhubung.


" haloo buk dokter"sapa Marwan teman sekantor Erik sekaligus istrinya Marwan adalah pasien Arumi juga.


"iya halo Marwan"sahut Arumi.


"ada apa buk dokter nelfon saya malam-malam"tanya Marwan dari seberang.


"begini Marwan,saya mau tanya,apa mas Erik ada lembur kerja malam ini, soalnya jam segini belum pulang juga"jelas Arumi cemas.


"emmm....kayak nya pak Erik ngk ada lembur dok,tadi siang saya sempat lihat kalau pak Erik pulang cepat"ucap Marwan menjelaskan.


degg....


Arumi langsung terdiam,Raut wajah Arumi lansung berubah masam,Arumi juga memegang dadanya yang terasa panas dan sesak,Arumi mengengam erat ponsel nya,ingin rasanya Arumi teriak karna emosi.

__ADS_1


"halo dokter...halo...."ucap Marwan.


Arumi pun menarik napas nya pelan dan berusaha menahan diri.


"iya halo Marwan,maaf tadi saya ngambil minum"sahut Arumi asal.


"kalau gitu terimakasih ya Marwan,salam juga buat Arfi "timpal Arumi mengakhiri tlfo.


Arumi langsung mendudukkan dirinya di sofa,lalu memukul-mukul dada nya yang terasa sakit.


"tega kamu mas,kamu bilang hari ini sibuk kerja,Sampek ngk sempat ngurus acara ulang tahun anak kamu pun"ucap Arumi lirih dan tak ingin Retno tau.


karna menangis,tak sadar Arumi pun ketiduran di sofa ruang tamu.


tepat jam 11 malam,Erik pun pulang,dan membuka pintu dengan pelan,Erik pikir Arumi sudah tertidur pulas dikamar, ternyata Erik masih mendapati Arumi ketiduran di ruang tamu.


Erik mendekati Arumi dan memperhatikan wajah Arumi dengan lekat, sesekali erik tersenyum melihat wajah Arumi yang terlihat mengemaskan.


"sayang maaf kan mas"ucap Erik pelan,lalu mengelus rambut rambut Arumi.


sontak saja Arumi kaget dan langsung bangun"mas Erik"ucap Arumi memperbaiki posisi duduk nya.


"iya sayang,kamu ketiduran"sahut Erik lembut.


"mas sudah pulang"tanya Arumi basa basi.


"iya sayang,maaf ya mas pulang lambat,abis tadi banyak kerjaan,trus teman kantor tadi ngajak makan sama"jelas Erik dengan raut wajah sedih.


"iya mas ngkpp kok,mas pasti capek, istirahat langsung yok"sahut arumi tersenyum.


Arumi memang sudah mengantuk dan memilih untuk tidur serta tak ingin memperpanjang masalah, apalagi Arumi tau jawaban Erik sudah jelas bohong.


jam 5 pagi Arumi sudah terbangun,Arumi lansung mandi dan sholat subuh, selesai sholat Arumi lansung menyiapkan sarapan pagi, Karna Arumi sendiri tak ingin anak dan suaminya nya telat makan,jadi sebelum datang tamu harus siap makan.


"sayang pakek baju ini ya"ucap Arumi memberikan baju kemeja dan celana panjang yang sudah di setrika ke kamar Retno untuk dipakek acara ulang tahun.


"lansung siap-sia ya sayang,,bentar mlagi para datang"timpal Arumi sambil berlalu pergi.


di kamar Erik sibuk memilih baju dari lemari"cari apa sih mas"tanya Arumi yang melihat sudah ada tumpukan baju di kasur.


"hehehe...cari baju sayang"sahut Erik tertawa nyinyir.


"aduh mas,kok di bongkar semua,baju mas udah Arumi siapin pakek hanger,di belakang pintu tu"omel Arumi.


"iya maaf,mas ngk tau"


" ya sudah cepat ganti baju,tamu sudah mau datang"ucap Arumi sambil duduk di meja rias nya.

__ADS_1


selesai ganti baju dan menyemprotkan parfum,Erik pun lansung turun ke bawah, sementara Arumi masih ingin berhias.


Beberapa pelayan di kerjakan untuk khusus satu hari,Erik pun memperhatikan pekerjaan mereka,ada yang menyusun snek di setiap meja,ada yang menyusun air minum dan ada yang menyambut tamu.


__ADS_2