
setelah jam sembilan aku dan della pun keluar,karna akad nikah memang di lansungkan pukul sembilan pagi.
kulihat wajah mama dan papa begitu bahagia menyambut kedatangan ku, terutama mama.
air mata bening pun jatuh,mama tersenyum bahagia sambil memeluk ku.
aku pun duduk,akad akan segera dimulai,kulihat bella pun ikut duduk disampingku,sekilas aku memandang nya,gaun putih dan hiasan diwajahnya membuat dia terlihat cantik.
"bagaimana,apa kamu sudah siap,bisa kita mulai!"tanya papi yang melihat ku tegang dan gugup.
"iya pi"sahut ku singkat serta mengangguk
aku pun menarik nafas,kini aku dan papi pun saling berjabat tangan.
"Tama,aku nikahkan engkau dengan putri ku .....
ucap papi dengan lantang,dan aku pun lansung menjawab nya.
"aku terima nikah........
jawab ku dengan satu tarikan napas.
"sah...sahh...."ucap para tamu yang datang dengan serentak.
aku langsung menghela nafas lega.
setelah selesai akad,aku dan bella pun langsung duduk di pelaminan yang sudah di siapkan,secara bergantian tamu undangan datang mengucapkan selamat pada kami.
hari ini rasanya begitu panjang,aku merasa begitu lelah walau hanya duduk serta mengikuti satu persatu bingkai acara sambil selesai.
sambil menyapa para tamu sekedar basa-basi saja, tiba-tiba pandanganku tertuju pada mama yang tengah berbincang dengan seorang perempuan.
aku tak bisa melihat wajahnya karna posisi nya membelakangi ku,namun seperti penampilan itu tidak asing bagiku
kutinggalkan bella yang tengah berbincang dengan para tamu,aku pun berjalan menghampiri mama.
"iya,selain cantik,bella memang ramah dan baik"ucap mama memuji bella.
"mereka berdua memang pasangan serasi, apalagi sama-sama anak tunggal"timpal mama kembali.
semakin mendekat,ternyata mama sedang mengobrol dengan arumi, kulihat arumi hanya tersenyum sekali-kali menganggukan kepalanya menanggapi ucapan mama.
mereka berdua memang pokus mengobrol,sampek kedatangan ku pun tidak mereka sadari.
"dokter arumi!"ucap ku mendekat dan menyadarkan mereka
mama dan arumi pun langsung serentak menoleh kearah ku.
__ADS_1
"sayang kamu kok kesini, sendiri lagi"ucap mama pada ku sambil melirik ke arah bella
"iya maa,tadi tama mau nyamperin mama,trus kebetulan tama lihat mama sama dokter arumi "jelas ku
"selamat ya dok atas pernikahan nya"ucap arumi tersenyum mengulurkan tangannya
"iya dok, terimakasih sudah datang"sahut ku kaku berusaha tersenyum
sebenarnya sakit mendengar arumi memberikan selamat pada ku dengan wajah tersenyum,entah mengapa aku ingin dia sedikit cemburu atau kecewa melihat aku menikah dengan orang lain.
melihat sikap arumi yang tenang dan biasa-biasa saja, membuat aku semakin yakin kalau selama ini arumi tidak pernah menganggap diri ku spesial,pada hal selama ini,sikap dan perhatian ku pada nya cukup spesial.
"Oya nak arumi, silakan nikmati hidangan nya ya"ucap mama mencairkan suasana yang sempat diam
"iya tante"sahut arumi tersenyum
"sayang ternyata kamu di sini sama mama,aku pikir kamu masih di samping ku tadi"ucap bella datang menghampiri ku.
"maaf ya bel,tadi mas lansung pergi aja, soalnya tadi kamu lagi asik cerita"jelas ku
"Oya ini kenalin dokter arumi,teman mas"timpal ku memperkenalkan,karna kulihat dari awal datang tatapan bella mengarah ke arumi.
"selamat ya mbak bella atas pernikahan nya"ucap arumi tersenyum mengulurkan tangannya
"iya terimakasih ya mbak arumi"sahut bella menyambut tangan arumi.
"ciee pengantin baru"seru teman-teman nya bella bersorak melihat kami berjalan bergandengan tangan,kami pun hanya tersenyum.
"selamat ya bella dan suami,semoga langgeng sampek tua "ucap salah satu mereka
"terimakasih ya teman-teman"sahut bella bahagia.
...----------------...
setelah acara selesai,para tamu pun sudah berpulangan,dan kami pun kembali pulang kerumah,karna satu harian ini kami semua merasa lelah.
mami dan papi memilih untuk langsung pulang kerumah mereka, sementara bella lansung ikut bersama ku pulang kerumah.
"selamat datang dirumah sayang"ucap mama sesampainya di rumah
"iya maa"sahut bella yang masih cangung.
"ya sudah,ajak istri mu lansung kekamar istirahat, seperti nya kalian berdua sudah sangat lelah"seru mama pada ku
"iya ma, selamat istirahat ma"ucap ku lalu pergi meninggalkan mama dan papa.
...----------------...
__ADS_1
Sampai dikamar,aku pun langsung mandi membersihkan diri, rasanya badanku gerah karna satu harian memakai jas.
begitu pun dengan bella,kami bergantian menggunakan kamar mandi.
"Bella"panggil ku,bella pun menoleh
"mas ingin bicara"ucap ku menatapnya serius,bella pun lansung menghentikan aktivitas nya dan duduk di ranjang tidur.
"mas mau bilang apa?"tanya nya menatap ku lekat.
aku pun menarik napas"kita sudah lelah satu harian ini,kita lansung tidur ya"ucap ku mengurung kan niat asli ku
"iya mas"sahut bella singkat
tanpa bicara lagi aku pun langsung membaringkan tubuhku, posisi membelakangi bella.
begitupun dengan bella, membaringkan tubuhnya di sampingku tanpa berani menyentuh ku.
malam yang bisu,hanya terdengar detakan suara jam dinding,tidur saling membelakangi dan saling diam.
saat situasi seperti ini,aku mulai berpikir beruntung memperistrikan bella, mendapati sikapku yang masih dingin dan langsung menyuruh nya tidur dimalam pertama kami,namun dia tidak bertanya ataupun membantah ku.
...----------------...
"selamat pagi menantu mama"sapa mama melihatku dan bella datang bersama kemeja makan
"selamat pagi juga maa"sahut bella tersenyum dan masih malu-malu.
"ayok duduk,kita sarapan dulu"seru mama ramah
aku dan bella memang bangun lambat,mungkin karna kelelahan kemarin,hingga kami lansung bergabung sarapan pagi yang sudah disiapkan mama.
"jangan malu-malu,ini kan sudah rumah bella juga"ucap papa ramah
"iya,benar yang papa mu bilang,jangan pernah sungkan dirumah sendiri "ucap mama menimpali ucapan papa.
"iya maa,paa"sahut bella
"ooya sayang,mulai sekarang kamu jangan terlalu sibuk atau sering pulang lambat,kasian bella dirumah sendiri nungguin kamu"ucap mama mengingat kan ku.
"iya maaa"sahut ku dan tetap pokus menghabiskan makanan ku.
"maa,kok senyum-senyum sendiri"tanya ku iseng
"ngkpp,mama cuma senang aja,akhirnya mama punya teman juga dirumah"ucap mama semangat
"selama ini kan kamu sama papa selalu sibuk diluar"timpal mama kembali
__ADS_1
aku pun tersenyum mendengar penuturan mama,aku dan papa hanya saling menatap tanpa membantah penuturan dari mama,karna memang betul,selama ini mama sering mengeluh kalau aku dan papa sampai terlambat pulang.