Huru Hara Orang Ketiga

Huru Hara Orang Ketiga
Kedatangan Budhe dan Pak'de


__ADS_3

...****************...


"sudah lah buk jangan terlalu banyak barang bawaannya"ucap pak Samsul melihat istrinya mengemasi barang bawaan untuk pergi.


"kita kan nginap beberapa hari disana pak,jadi harus banyak bawa bekal biar tidak merepotkan mayang"sahut Rasti yang masih sibuk.


''buk-buk, seperti mau pindahan saja"ucap pak samsul tersenyum, melihat sikap istri nya yang begitu semangat untuk pergi.


pak samsul sendiri memaklumi itu,Karna memang sudah lama mereka tidak bertemu dengan anak angkat nya itu.


"pak,ibu masih kepikiran soal kemaren"ucap rasti cemas lalu menghentikan aktivitas nya.


"iya buk,bapak juga kepikiran,apa benar mayang menabrak orang"ucap pak samsul ikut cemas.


"tapi mana mungkin mayang berbohong sampai meminta uang 30 juta pada kita"ucap rasti


"tapi kok banyak kali ya buk,apa lagi itu tabungan kita buat umroh"sahut pak samsul sedih.


"mungkin tabrakan nya parah pak,yang penting anak kita selamat pak,uangkan masih bisa dicari"ucap rasti .


Mayang memang sudah membohongi pak samsul dan Rasti,Mayang sengaja mengatakan kalau dirinya sudah menabrak orang hingga membutuhkan uang 30 juta, untuk biaya pengobatan dan ganti rugi,mayang juga mengatakan kalau tidak dibayar Mayang akan di penjara.


tanpa curiga pak samsul dan Rasti pun lansung percaya dengan ucapan Mayang.


Dari kecil mayang memang selalu dimanjakan oleh rasti,setiap keinginan mayang selagi rasti sanggup maka rasti akan menurutinya.


bahkan pak samsul selalu mengingat kan rasti untuk tidak terlalu memanjakan mayang,namun kasih sayang rasti terlalu besar untuk mayang.


mengingat mereka tidak punya anak,maka pak samsul pun memaklumi sikap istri nya,jadi mereka sudah menganggap mayang seperti putri kandung sendiri.


"sudah siap pak"ucap rasti tersenyum


"ini semua buk"sahut pak samsul heran,melihat dua tas besar berisi pakaian,dua kardus besar berisi bahan makanan,serta satu kotak kecil berisi ayam goreng.


"iya pak,apa masih ada yang lupa"ucap rasti berpikir,pak Samsul pun hanya memijit kening nya.


"tapi buk,apa tidak sebaiknya kita beritahu kedatangan kita ini pada mayang"ucap pak samsul ragu.


"ya tidak usah lah pak,ibu mau kita buat kejutan,lagi pula kita kan datang ke rumah anak sendiri toh"sahut Rasti santai.


"ya sudah terserah ibu saja,bapak ikut aja"


setelah selesai beres-beres,pak samsul dan rasti pun lansung berangkat,pak Samsul dan rasti pergi menaiki angkutan umum.


"ibu sudah tidak sabar nyampek pak,ibu sudah sangat rindu dengan mayang"ucap rasti sambil melihat keluar jendela mobil.


"ibu juga berharap nanti bisa bertemu Arum,Oya pak,kalau kita jumpa arum,ibu mau kita juga menginap di tempat nya"timpal rasti senang.

__ADS_1


"tapi kalau di ajak ya buk,bapak tidak mau kita sampai merepotkan mereka"ucap pak samsul mengingat kan.


"iya pak,ibu paham kok"


"nanti oleh-oleh nya kita bagi dua aja, sedikit untuk mayang,dia kan sendiri,trus sisa nya untuk arum dan keluarga nya"ucap rasti


disepanjang perjalanan rasti tak henti-hentinya bicara, sekali-kali pak samsul menyahut,tapi kebanyakan pak samsul menangapi nya hanya dengan senyuman.


"pak,pak bangun,kita sudah sampai"ucap rasti menggoyang tangan suaminya.


karna nyenyak nya,pak samsul pun kaget"ada apa buk,ada apa"ucap pak samsul,semua penumpang melihat kearah pak samsul,ada yang tertawa,ada yang menahan tawa,Sampek pak Samsul pun malu sendiri.


"sudah sampai pak,ayok kita turun"


"bapak kok bisa tidur nyenyak di bus,sampek-sampek ibu cerita aja bapak ngk dengar lagi"oceh rasti sambil berjalan mengandeng tas dan barang lainnya.


"iya buk maklum, namanya bapak kecapean"sahut pak samsul tertawa.


"Oya buk,alamat mayang masih yang dulu kan"


"iya pak,lagi pula kalau mayang pindah pasti dia akan cerita "


awal mayang pindah,mayang memang sempat cerita dan bahkan sempat mengirim kan alamat baru nya.


"buk seperti nya ini Gang nya buk"ucap pak samsul sambil melihat alamat dari ponsel nya.


"iya buk,bapak yakin"


"ya sudah pak,ayok kita cari rumah nya,ibu sudah capek,ditambah bawa tas lagi"


"buk-buk,bapak kan sudah bilang jangan banyak bawa barang"ucap pak usman sambil menenteng barang juga.


setelah memasuki gang,pak samsul dan rasti pun mulai bingung.


"aduhh...rumah mayang yang mana ya pak"ucap rasti sambil melihat ke sekeliling.


"bapak juga ngk tau buk,kita kan memang belum pernah kesini"


"ibuk dan bapak ini cari siapa ya"ucap buk endang tiba-tiba nongol.


"saya dan suami saya lagi cari rumah anak saya buk"


"telefon saja anak nya buk,suruh jemput"sahut endang memberikan ide.


"tapi saya mau ngasih kejutan buat anak saya"ucap rasti malu-malu.


melihat barang-barang yang banyak,buk endang pun merasa kasihan.

__ADS_1


"memang nama anak ibu siapa,siapa tau saya kenal"


"nama anak saya mayang buk,dia masih gadis"


"mayang"ulang buk endang kaget


"iya mayang,ibuk kenal"


"tapi saya ragu,apa ibu punya foto nya,biar saya pasti kan dulu"


"ada-ada,pak tunjuk kan gambar mayang pak"printah Rasti.


pak samsul pun lansung menunjukkan gambar mayang pada buk endang.


"Ooo ini,ini mayang tetangga samping rumah saya"


pak Samsul dan rasti pun nampak senang mendengar nya.


"kalau gitu bisa antar kan kami buk"ucap pak samsul berkaca-kaca.


"tapi..."ucap buk endang terhenti


"tapi apa buk"


"sebenarnya mayang baru-baru ini sudah pindah"jelas buk endang.


sebenarnya buk endang ingin menceritakan tentang mayang pada pak samsul dan Rasti,namun melihat mereka masih capek,buk endang pun mengurungkan niatnya,dan lebih memilih untuk membantu saja.


"pindah"ucap pak samsul dan rasti serentak


"mayang pindah kemana ya buk"ucap rasti heran


"sebaiknya ibu dan bapak mampir kerumah saya dulu, nanti biar saya antar kesana"ucap buk endang ramah.


akhirnya pak Samsul dan rasti pun menerima tawaran buk endang.


hampir satu jam pak Samsul dan rasti istirahat dirumah buk endang,buk endang pun menjamu mereka dengan ramah.


setelah rasa capek dan penat mereka hilang,rasti pun meminta buk endang mengantar kan mereka langsung.


setelah menempuh perjalanan lima belas menit, akhirnya mereka sampai di halaman rumah mayang.


"kita sudah sampai buk,pak"ucap buk endang.


"sudah sampai"ulang pak samsul heran


"lah,rumah anak saya yang mana ya buk"ucap rasti heran.

__ADS_1


__ADS_2