Huru Hara Orang Ketiga

Huru Hara Orang Ketiga
Undangan Tetangga Baru


__ADS_3

"Alhamdulillah ya buk,kita kedatangan tetangga baru"ucap arumi menanggapi.


"iya,semoga komplek kita makin rame ya buk docter "ucap buk Siti senang


buk Siti memang suka berbaur,setiap pendatang yang baru pindahan khususnya di dekat rumah nya,buk Siti selalu datang menyapa.


"apa buk docter mau mampir menyapa si....aduh saya lupa namanya tadi"ucap buk Siti sambil memegang kening nya.


"lain kali saja buk,saya masih ada urusan"ucap arumi


"ya sudah kalau gitu saya permisi dulu buk docter"ucap buk Siti kemudian berlalu pergi


setelah buk Siti dan mobil pengantar barang pergi,Arumi pun lansung memasukkan mobilnya ke halaman rumahnya.


sebelum masuk kedalam rumah,Arumi menatap kembali rumah yang sudah lama kosong itu,rumah itu hampir satu tahun tidak berpenghuni,dan akhirnya di tempati juga.


karna belum mendapati retno pulang,arumi pun,duduk diruang tamu sambil menunggu Retno pulang,hari ini retno memang tidak masuk les jadi pulang lebih awal.


sambil istirahat,arumi pun membuka ponsel nya dan mendapati beberapa pesan masuk dari teman nya.

__ADS_1


Satu persatu Arumi baca,dengan perasaan sedih dan terluka.


[arumi ini benaran suami kamu]pesan dari Risma mengirim kan sebuah gambar pernikahan mas Erik dan dan mayang memang sudah tersebar di media sosial,jadi tak heran banyak yang sudah tau.


lagi-lagi hati arumi terluka dengan pertanyaan yang sama,tak bisa dipungkiri kalau Arumi masih mencintai erik,namun tetap saja arumi ingin bercerai karna penghianatan yang dilakukan oleh erik sendiri.


air mata arumi semakin bercucuran melihat foto pernikahan nya bersama erik di ruang tamu.


tangisan arumi pecah, melihat' setiap sudut rumah mengingat kan arumi pada kenangan nya bersama erik.


"tega kamu mas....tegaaa"teriak Arumi dengan tangisan nya.


arumi bangkit dari duduk nya dan melangkah mendekati foto pernikahan nya.


"masih basah luka yang kau berikan,dan sekarang kamu siram luka ini dengan air garam"ucap arumi menatap tajam foto erik dengan linangan air mata.


suasana sepi dan sendiri membuat arumi tak bisa mengendalikan perasaan nya,Arumi pun larut dalam rasa sakit dan kesedihan nya.


berusaha tegar di depan semua orang,namun rapuh saat kesendirian.

__ADS_1


"assalamualaikum ma"ucap retno membuka pintu


dengan cepat arumi menyerka air mata nya.


"wa'alaikumussalam,kamu udah pulang sayang"ucap arumi dengan suara serak.


"maa...suara mama kenapa,dan...itu mata mama kok merah dan bengkak"ucap retno memperhatikan wajah arumi.


''ini...tadi mama kelilipan,mama ngkpapa kok"ucap Arumi berusaha tersenyum.


"benaran mama ngkpapa"ucap Retno memastikan,arumi pun menganggukkan kepalanya.


"maa....tadi pas retno masuk,ada ibu-ibu yang datang,katanya besok rumah depan ada acara pesta pernikahan dan syukuran dirumah mereka jadi kita di undang datang"jelas retno sambil duduk di ruang tamu


"ooyaa ...rumah depan,kok ibu-ibu sih,bukan nya tetangga depan masih pengantin baru"ucap arumi heran.


"ngk tau maa... mungkin yang ngasih undangan tetangga lama yang ikut bantu mereka"ucap Retno


"maa... retno masuk ke kamar dulu"timpal retno kemudian pergi.

__ADS_1


Arumi hanya mengangguk, sebenarnya Arumi ingin bertanya tentang aduan guru retno pada nya,namun karna Retno baru pulang maka arumi pun menundanya.


__ADS_2