Huru Hara Orang Ketiga

Huru Hara Orang Ketiga
komentar group


__ADS_3

"buk tolong dihitung belanjaan saya"ucap erik menyodorkan beberapa macam belanjaan nya kepemilik warung.


Erik memang belanja tidak jauh dari rumah nya,tempat arumi biasa belanja ketika stok makanan didapur habis.


"tempe, minyak goreng,tahu,telor,cabe, bawang......ini semuanya 80 ribu"ucap pemilik warung, menyodorkan kembali semua belanjaan erik.


"oooyaa...buk,ini uang nya buk"menyodorkan uang seratus ribu.


"kamu bukan nya suami nya buk dokter ya"tanya pemilik warung sambil mengambil uang kembalian erik.


"hehe ..iya buk,saya suaminya arumi"sahut Erik tersenyum tipis, sebenarnya erik sedikit malu belanja bahan dapur,apalagi tetangga komplek sudah mengenal wajahnya,tapi karna tidak ada pilihan maka mau tidak mau erik pun terpaksa belanja.


"lah kok mas nya yang belanja, istri nya mana?" tanya ibuk-ibuk yang lain


"maaf ya,bukanya kamu yang ngadain pesta baru-baru ini"timpal yang lainnya.


"iya saya ingat,yang binik dua kan"timpal yang lain menahan ketawa


"kemana istri baru nya,kok belanja sendiri"ucap yang lain tertawa kecil.


Hampir semua ibuk-ibuk yang belanja di warung memperhatikan erik,semua menatap erik dengan tatapan sinis,ada yang mulai berbisik-bisik.


merasa sudah tak nyaman lagi,erik pun cepat-cepat meminta uang kembalian nya,lalu pergi meninggalkan warung.


*****


sementara mayang yang tengah pokus berbaring memainkan ponselnya, tiba-tiba di alihkan dengan pesan masuk dari group.


"sayang banget sama istri,Sampek bela-belain belanja sendiri"pesan salah satu ibuk-ibuk disertai dengan mengirimkan sebuah foto.


mata mayang lansung melotot ketika melihat gambar yang dikirim.


" iiiniii kan erikkkk!!! " ucap mayang kaget


"wahhh....pengen punya suami kek gini juga,mau belanja dapur"balas yang lain nya.


sementara mayang hanya membaca setiap pesan masuk tanpa ikut membalas komentar.


"aduhh sayang istri atau takut istri"komen yang lain dengan emoticon ketawa, lalu mendapat banyak tanggapan balasan ketawa dari yang lain.


mayang yang membaca setiap pesan pun mulai emosi,tidak suka membaca setiap komen yang seolah-olah bertujuan untuk meledek dirinya.


"tapi itu dia belanja apa sih buk ?


"kelihatannya sih belanja tempe sama telor"balas yang lain

__ADS_1


"ahh yang benar lah buk,mana mungkin orang kaya makanan nya tempe sama telor doang"


"hahah....sudah jatuh miskin mungkin buk"


emosi mayang pun semakin memuncak,pada akhirnya mayang pun ikut komentar.


"hehhh ibuk-ibuk,kalau punya mulut itu dijaga ya, jangan asal bicara aja,apa lagi sibuk ngurusin urusan orang"komentar mayang melampiaskan emosi nya


"kamu siapa ya,nggak sopan banget, tiba-tiba muncul langsung ngegas (marah)"balas yang lain kesal


seperti nya banyak yang belum tau kalau nomor mayang juga sudah ikut bergabung di dalam group arisan.


"asal kalian tau,saya istri nya"balas mayang dongkol


setelah mayang memberi tahukan kalau dia adalah istri erik,maka group pun pun lansung sepi,tak ada balasan atau pesan masuk.


"kenapa pada diam!"pesan mayang memancing obrolan kembali.


"Oooo...situ istrinya,maaf ya kita ngak tau tadi kalau kamu juga bergabung di group,iya kan ibuk-ibuk"komentar nya disertai dengan emoticon tangan meminta maaf.


"gue sih ogah minta maaf sama pelakor"balas yang lain


"admin, keluarin aja dia dari group kita ini"


"kok pelakor sih buk"komen yang lain disertai dengan tanda tanya.


"saya tidak datang buk, kebetulan anak saya sakit "balas buk Ira sedih


"pantas buk ira ketinggalan info "emoticon tertawa disertai emoticon tutup mulut.


" memang ada apa buk"


"heboh loww buk"balas yang lain


"sangking heboh nya udah viral low buk"


"cukup ya ibuk-ibuk,ini sudah keterlaluan,kalian tidak berhak menilai saya seperti itu"balas mayang dengan emosi


"maaf ya,saya tidak ikut-ikutan,saya tidak tau apa-apa"balas buk ira


"kenapa situ marah,kan memang betul,kami cuma bilang kenyataan nya aja kok,iya kan ibuk-ibuk"balas yang lain menanggapi pesan mayang.


"betul buk, pelakor memang ngk usah dikasih ampun,udah ngerebut suami temannya sendiri,eh malah fitnah teman nya segalak"komen yang lain


"saya setuju jeng,kalau dikasih ampun, bisa-bisa nanti suami kita juga di embat nya,aduhh amit-amit deh"

__ADS_1


"cukup ya ibuk-ibuk, kesabaran saya bisa abis, walaupun saya tidak kenal kalian semua,saya bisa cari tau, kemudian melabrak kalian satu persatu"komen mayang emosi disertai ancaman


namun hasil nya nihil,tidak ada ibuk-ibuk yang takut dengan ancaman mayang,malah sebaliknya, para ibuk-ibuk hanya mengirim emoticon tertawa dan balik menyerang mayang.


"ada apa ini ibuk-ibuk,kok pada ribut"komen buk siti baru muncul,salah satu admin group.


"nggak ada apa-apa kok buk,cuma bahas tempe sama telor doangg"balas yang lain tertawa.


saking emosi nya,mayang pun melempar kan gelas minuman yang ada di samping tempat tidur nya kelantai.


"dasarrrr,sudah pada tuaa,tidak ingat umur, berani-berani nya mereka mempermalukan aku"teriak mayang penuh emosi.


"sayangg, kenapa-kenapa?kamu kenapa?,apa pusing?"ucap erik panik, datang dengan napas ngos-ngosan.


Mayang menahan emosi nya dan menatap tajam erik, sementara erik melihat lantai penuh dengan serakan kaca pecah.


"sayang kenapa gelas nya bisa pecah"tanya erik heran.


"ini semua gara-gara kamu"teriak mayang seolah-olah ingin menerkam


"kamu?,masih ngk sopan,kita kan sudah sepakat, panggil aku mas,aku ini suami kamu"ucap erik tegas.


"kamu udah buat aku malu mas"ucap Mayang kesal.


"memang aku salah apa lagi,dari tadi kan aku belanja,ini baru pulang "sahut erik bingung


"belanja!!!!,itu masalah nya,kenapa kamu belanja di komplek kita ini?,kan masih banyak tempat lain"


"ya kan kalau ada yang dekat kenapa harus belanja jauh"


"kamu tidak tau kalau ibuk-ibuk komplek disini sudah mempermalukan aku di group arisan, mereka mengirim foto kamu dan menghina-hina aku"ucap mayang tak terima


"Oooo...jadi itu masalah nya"sahut erik santai


"Ooooo...kamu bilang "ucap mayang semakin kesal.


"kok kamu lagi, panggil mas"ulang erik kesal


"iya-iya...."


Mayang memang sudah terbiasa memanggil erik dengan sebutan nama, hingga sulit untuk mengubah kebiasaan itu.


"sudahlah,mening kita masak sama"ajak erik tersenyum, sengaja mengalihkan perhatian,karna erik sendiri malas bertengkar.


"aku nggak mau,mening aku tidur"sahut mayang ketus,lalu membaringkan tubuhnya membelakangi erik.

__ADS_1


erik pun menarik membuang napas kasar,setidaknya istrinya mau diam dan berhenti mengomel.


__ADS_2