
"Mas Rehan ?".ucap Zahra menatap ke arah Rehan dan Linda dengan wajah terkejut.
"Zahra ?". kata Rehan menoleh ke arah Zahra
Rehan pun langsung melepaskan tangan Linda, Sedangkan Zahra menatap ke arah Linda yang terlihat Linda senyum senyum senang, Akhirnya Zahra mengerti jika itu hanya akal akalan Linda saja. Zahra pun menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkan dari mulut.
"Linda gimana kabar kamu?". tanya Zahra sambil berjalan menghampiri Rehan dan Linda dengan perasaan mencoba untuk tenang.
"Sayang kamu gak marah?". tanya Rehan menatap istri nya yang terlihat santai saat itu.
"Ya enggak lah mas masak aku marah sih, Mas Rehan kan bos yang tanggung jawab sama karyawan nya". jawab Zahra menoleh ke arah Linda
Rehan pun tersenyum dan memegang tangan Zahra lalu Rehan mencium nya di depan Linda.
"Dasar cewek kampungan gak tau diri, Bisa bisa nya dia tidak marah sama Rehan ". ucap dalam hati Linda.
"Oh iya emang nya Linda kenapa mas, Kok kayak nya barusan Linda memegang tangan mas Rehan ?". tanya Zahra
"Tadi Linda mau ke kamar mandi, Saya mau panggilkan suster tapi Linda bilang kata nya udah kebelet jadi terpaksa aku yang bantuin Linda turun dari ranjang nya". jawab Rehan menjelaskan
"Oh gitu....
Ya udah biar aku yang antar Linda ke kamar mandi kalau Linda gak mau sama suster nya ". ucap Zahra mendekati Linda
"Jangan Zahra, Kamu kan lagi hamil sayang". kata Rehan menahan tangan Zahra.
"Ya gak apa apa lah mas,Kan cuman megang tangan Linda doang , Apa aku juga masuk ke dalam juga?". ucap Zahra
",Enggak kok, Masuk ke dalam nya cuman aku aja". sahut Linda dengan perasaan kesal.
Akhirnya Zahra membantu Linda pergi ke kamar mandi, Setelah itu Zahra membantu juga naik ke atas ranjang nya lagi.
"Selesai kan?". kata Zahra dengan tersenyum
"Iya terima kasih Bu Zahra ". ucap Linda
"Oh iya, Kata nya hari ini Linda sudah boleh pulang mas?". tanya Zahra
"Iya Zahra, Dan masalah biaya rumah sakit nya juga sudah aku bayar semua, Tinggal kita pulang aja". ucap Rehan
"Oh gitu, Iya udah kita pulang yuk mas!". ajak Zahra memegang tangan Rehan.
"Iya udah aku ambil kursi roda untuk Linda dulu ya". kata Rehan sambil mencari kursi roda di sekitar nya.
"Eehhh mas". kata Zahra menahan Rehan
"Iya sayang ". jawab Rehan
"Kita berdua langsung pulang ke rumah mas, Mas Rehan kelihatan nya udah capek dan ngantuk, Karena semalem mas Rehan tidur di luar ". ucap Zahra
__ADS_1
"Terus Linda gimana Ra ?". tanya Rehan bingung
"Aku udah menghubungi Firman dan bentar lagi dia sampai kok".kata Zahra sambil menoleh ke arah Linda
"Siallll....kenapa aku seperti orang begok gini sih, Awas aja kamu Zahra". ucap dalam hati Linda.
"Ayo mas!". ajak Zahra menggandeng tangan Rehan
Rehan pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Dan tak lama kemudian pintu ruang inap Linda pun ada yang membuka dan ternyata Firman sudah datang.
"Tuh Firman udah datang ". ucap Zahra melihat ke arah pintu
"Assalamualaikum ". ucap Firman berjalan masuk ke dalam ruangan nya.
"Wa'alaikum salam". jawab Rehan dan Zahra dengan tersenyum.
"Ya udah Fir, Aku sama mas Rehan pulang dulu ya, Kasihan mas Rehan kayak nya masih ngantuk dan lelah". ucap Zahra
"Baik lah Zahra, Kalian pulang aja biar Linda saya yang antar". jawab Firman
"Terima kasih ya Fir". ucap Rehan
"Sama sama Rehan ". jawab Firman tersenyum.
Rehan dan Zahra pun akhirnya pulang, Sedangkan Firman saat itu berdua dengan Linda di ruang Linda di rawat.
"Ayo Linda kita pulang!". ajak Firman mendekati Linda
"Firman ternyata juga tampan kalau di lihat lebih dekat ". ucap dalam hati Linda sambil menatap wajah Firman.
"Linda ternyata kamu juga cantik, Hanya saja kamu terlihat sinis". ucap dalam Firman sambil menatap wajah Linda.
Linda dan Firman saling bertatapan sangat dekat saat itu, Tiba tiba Linda Sadar dan melepaskan pegangan dari Firman.
"Kamu gak apa apa kan Linda ?" tanya Firman
"Aku gak apa apa kok". jawab Linda dengan wajah sinis.
"Ya udah aku bantu kamu ke mobil ya". kata Firman sambil memegang tangan Linda.
"Enggak usah Fir, Aku bisa sendiri kok". kata Linda menolak bantuan Firman.
Akhirnya Linda dan Firman pelan pelan jalan menuju ke mobil Firman yang berada di tempat parkir, Setelah sampai di dekat mobil Firman, Firman pun langsung membukakan pintu mobil nya dan mempersilahkan Linda untuk masuk, Setelah itu berangkat lah Firman mengantar Linda ke rumah nya.
Sedangkan Rehan dan Zahra saat itu tengah berada di perjalanan, Terlihat Rehan sambil menyetir dan sesekali menguap.
"Mas, Mas Rehan ngantuk ya?". ucap Zahra melihat ke arah Rehan
"Iya Zahra, Semalem aku gak bisa tidur karena dingin dan banyak nyamuk juga di sana". kata Rehan sesekali melihat ke arah Zahra
__ADS_1
"Ya udah entar lagi kalau udah sampai rumah, Mas Rehan mandi dan langsung istirahat ya". ucap Zahra sambil mengelus bahu Rehan
"Tapi kan aku harus ke kantor sayang ". kata Rehan
"Tapi kan mas Rehan lagi kurang tidur dan masih lelah gitu, Nanti kalau mas Rehan sakit gimana?". ucap Zahra sedikit marah
"Kalau aku sakit kan ada dokter cinta yang akan merawat aku". jawab Rehan sambil tersenyum ke arah Zahra.
"iiihhh mas Rehan bisa aja ". ucap Zahra tersenyum
"Mas Rehan udah sarapan belum ?" tanya Zahra lagi
"Belum Ra". jawab Rehan
"Eemmmm ya udah nanti biar aku siapin sarapan di rumah buat mas Rehan ya". ucap Zahra
"Emang kamu udah bisa masak? dan udah gak bau sama bawang gitu?". tanya Rehan
"Gak tau sih mas, Tapi akhir akhir ini aku udah jarang mual". jawab Zahra
" Emmmm baiklah kalau gitu". kata Rehan sambil menganggukkan kepalanya.
Dan tak lama kemudian Rehan dan Zahra pun sampai di depan rumah nya, Terlihat Dani langsung membuka pagar nya dan mobil Rehan pun langsung masuk ke dalam garasi mobil. Dan Rehan langsung turun dan membuka pintu mobil nya Zahra. Setelah itu Rehan dan Zahra langsung masuk ke dalam rumah nya.
"Mas Rehan mandi dulu gih, Biar aku siapin sarapan untuk mas Rehan ". ucap Zahra
"Iya udah tapi kalau kamu masih belum bisa masak, Kamu nyuruh Bi Hani atau bi Yuni untuk nyiapin sarapan nya ya sayang ". ucap Rehan sambil mengelus kepala Zahra
"Iya mas kamu tenang aja ya". kata Zahra sambil tersenyum
Rehan pun langsung berjalan menuju ke kamar nya dan Zahra langsung pergi ke dapur dan saat itu Bi Hani sedang membersihakn di dapur nya.
"Nyonya Zahra ". ucap Bi Hani menoleh ke arah Zahra
"Bi Hani bantu aku masak buat sarapan ya, Soal nya aku takut masih mual jika ada aroma bawang ". ucap Zahra
"Oh baik Nyonya ". jawab Bi Hani.
Akhirnya Zahra pun sedikit demi sedikit mencoba mengupas bawang tapi malah.
"Uueeekkkk....". Zahra merasa mual lagi.
"Sini nyonya biar saya saja yang masak, Nyonya Zahra kan masih hamil muda pasti masih mual mual". ucap Bi Hani langsung mengambil pisau dan bawang yang Zahra pegang saat itu.
"Iya kayak nya bi ". kata Zahra sambil menahan bau bawang nya.
"Nyonya Zahra istirahat aja di kamar nya, Biar saya yang ngelanjutin masak nya". ucap Bi Hani
"Ya udah Bi, Terima kasih ya Bi". kata Zahra
__ADS_1
"Iya nyonya sama sama". jawab bi Hani tersenyum.
Dan Zahra pun akhirnya pergi ke kamar nya dan saat sampai di dalam kamar nya, Terlihat Rehan sudah mandi dan saat itu sedang memakai handuk putih di badan nya.