Imam Untuk Zahra

Imam Untuk Zahra
Episode 115


__ADS_3

Sesampai nya di depan rumah Linda, Firman pun langsung mematikan mesin mobil nya, Dan Rehan pun membantu Zahra turun dari mobil nya,


" Ayo Rehan dan Zahra !". ajak Firman menunjuk ke arah pintu rumah Linda


"Iya Firman ". jawab Rehan dan menggandeng istrinya.


Sesampai di depan pintu rumah Linda, Firman pun mengetuk pintu rumah Linda.


"Assalamualaikum ". ucap Firman


Dan saat itu kebetulan Linda sedang berdandan karena baru selesai mandi,


"Wa'alaikum salam ". jawab Mamah nya Linda dari dalam rumah nya.


"Linda kamu bukain pintu sana, Mamah lagi masak buat makan malam kita nanti". teriak Mamah nya.


"Baik Mah ". jawab Linda dan langsung berjalan menuju pintu rumah nya.


Dan sesampai di depan pintu, Linda pun membuka pintu rumah nya dan terlihat saat itu Firman lah yang berdiri paling depan, Sehingga Linda tidak mengetahui jika ada Rehan dan Zahra juga.


"Firman kamu ngapain ke sini, Bukan nya kamu mau ke rumah Rehan ?". ucap Linda


Karena Zahra sudah tidak bisa menahan amarah nya, Akhirnya Zahra pun berjalan melewati Firman yang ada di depan nya.


"Plaakkkkk....". Suara Zahra menampar pipi Linda sangat keras.


"Zahra kamu apa apaan sih main nampar pipiku ". ucap Linda kaget dengan keberadaan Zahra


"Tamparan pertama sebagai tanda kamu sudah membayar orang untuk menabrak saya ". ucap Zahra menatap marah ke pada Linda.


"Plaakkkkkkk.....". suara Zahra menampar lagi.


Linda pun memegang pipi nya dan sambil perlahan lahan jalan mundur ke belakang.


"Tamparan kedua sebagai tanda kamu sudah lancang mengambil foto saya dan Dani saat berpelukan ". ucap Zahra sambil melangkah mengikuti arah Linda.


Linda pun semakin kaget mendengar ucapan Zahra yang tahu semua kejahatan nya apa lagi di depan Rehan dan Firman.


"Pllaaakkkk.....". suara Zahra menampar pipi Linda secara bergantian.


"Tamparan ke tiga ini kamu sudah memfitnah saya ke pada mas Rehan tentang foto itu, Hingga aku dan mas Rehan bertengkar hebat". ucap Zahra dengan wajah memerah dan sesekali meneteskan air mata.


"Plaakkkkk.....". Suara tamparan yang ini Zahra lebih keras menampar pipi Linda .


Linda pun memegang pipi kanan kiri nya dan apa lagi tamparan yang ini bikin mulut pinggir Linda mengeluarkan darah.


"Dan ini adalah tamparan terkahir karena gara gara kamu aku jadi kehilangan calon bayi aku,


Kenapa Linda ? ...Kenapa kamu tega lakuin ini sama aku? Apa salah aku?". teriak Zahra penuh emosi.


"Zahra kamu tenang ya". ucap Rehan menghampiri Zahra dan memegang kedua bahu nya.


" Zahra kamu jangan sok tahu ya, Kamu nuduh aku tanpa bukti, Apa lagi kamu sudah berani nampar aku ". ucap Linda marah ke pada Zahra, Padahal dalam hati nya bingung dengan Zahra yang tahu semua nya.


"Dan kamu Pak Rehan katanya istrinya baik dan lemah lembut tapi apa? malah main tampar aja dan masuk ke rumah orang". ucap Linda

__ADS_1


"Tutup mulut kamu Linda, Kamu memang wanita yang Gak punya hati ya, Gak nyangka aku selama ini ternyata bekerja dengan orang yang jahat ". ucap Rehan


Mendengar keributan di dalam rumah nya, Akhirnya Mamah nya Linda pun keluar dan menghampiri ke ruang depan.


"Linda ada apa ini?". teriak Mamah nya mendekati Linda


"Ya ampun kamu kenapa berdarah gini nak, Apa yang terjadi ?". tanya Mamah nya panik dan memegang bibir Linda


"Aku gak tahu Mah, Mereka datang dan tiba tiba menampar pipi Linda ". sahut Linda pura pura tidak tahu di depan Mamah nya.


"Ini bukan nya bos kamu, Rehan sama Zahra ?". ucap Mamah nya Linda menunjuk ke arah Rehan dan Zahra


"Dan ini Firman kan?". ucap lagi mamah nya Linda menoleh ke arah Firman.


"Iya Tante benar, Saya Rehan bos tempat kerja Linda bekerja, Dan saya ke sini karena anak Tante sudah berbuah jahat ke pada keluarga saya termasuk istri saya". sahut Rehan dengan tegas.


"Jahat gimana? anak saya gak mungkin melakukan kejahatan apa lagi sama bos nya sendiri". tanya Mamah nya Linda dengan wajah tidak percaya.


"Mereka bohong Mah, Mereka udah fitnah aku". sahut Linda mengelak.


"Aku ada bukti nya kok Linda, Tentang semua kejahatan kamu". kata Firman sambil mengambil hp nya di saku celananya.


Linda pun Semakin ketakutan dan tegang melihat Firman mengeluarkan hp.


"Bukti apa yang sebenar nya Firman punya ". ucap dalam hati Linda dengan wajah penasaran.


Dan tak lama kemudian Firman pun memegang hp nya dan membuka Video Linda,


"Ini lah bukti nya". ucap Firman memperlihat kan video nya di hadapan Linda dan Mamah nya.


"Berarti Firman udah bohong sama aku, Ternyata dia sudah merekam aku saat telponan dengan Yuni ". ucap dalam hati Linda dengan perasaan yang pasrah


"Linda ...


Apa yang kamu lakukan Linda, Mamah benar benar tidak nyangka kamu lakukan hal sebodoh ini sama bos kamu sendiri ". ucap Mamah nya dengan wajah yang sangat marah.


"Mah, Mamah tenang ya, Linda bisa jelasin semua nya ". ucap Linda


"Kamu bilang aku tenang, Gimana aku bisa tenang, Kamu udah bikin Malu Mamah di depan bos kamu ini". ucap Mamah nya yang terlihat nafas nya semakin cepat, Karena Mamah nya Linda Memang punya riwayat jantung.


"Linda kamu ngaku aja semua kejahatan kamu itu, Gak usah kamu tutup tutupin lagi, Udah jelas kamu salah dan kamu juga yang sudah membayar Bi Yuni untuk mencelakai Zahra selama ia kerja di rumah". ucap Rehan


"Iya ....


Pak Rehan benar...


Aku sudah jahat sama Zahra, Dan aku juga sudah mengirim Yuni untuk bekerja sama dengan saya, Dan aku juga yang sudah mengirim preman preman untuk mencelakai dan menculik Zahra, Dan aku juga yang sudah menarik tali saat Zahra duduk di bawah dekor untuk persiapan acara satu tahun pernikahan kamu dan Zahra Itu semua memang aku lakukan.... karena salah Pak Rehan ...". ucap Linda menatap ke arah Rehan dengan wajah yang memerah dan mengatakan semua kejahatan nya.


Semakin kaget lah Zahra dan Rehan mendengar pengakuan Linda, Apa lagi Mamah nya sangat kecewa ke pada Anak nya itu.


"Linda kamu benar benar keterlaluan, Dan Maksud salah aku apa? gajian mu kurang? atau apa? Sehingga kamu sudah berbuat sejahat ini sama Zahra ". tanya Rehan semakin marah dengan Linda


"Pak Rehan sadar gak sih....


Pak Rehan sudah memainkan perasaan aku selama ini...". ucap Linda dengan mata berkaca kaca.

__ADS_1


"Maksud kamu apa sih, Aku gak ngerti ". sahut Rehan


"Sebelum Zahra datang di kehidupan Pak Rehan, Pak Rehan selalu dekat dengan saya, Selalu ke mana mana bersama saya dan Pak Rehan juga perhatian sama saya, Maksud Pak Rehan apa melakukan semua itu ke pada saya?". ucap Linda mengeluarkan semua unek unek yang ada di hati nya selama ini.


"Linda,,,, kamu itu karyawan aku Dan kamu juga sekertaris aku, Ya pasti lebih dekat dengan kamu lah dari pada sama karyawan yang lain, Karena semua pekerjaan dan jadwal meeting kamu juga semua yang urus, Dan masalah perhatian saya bukan hanya sama kamu, Tapi semua karyawan saya juga perhatikan karena itu udah tanggung jawab aku sebagai bos di perusahaan aku sendiri ". Jawab Rehan dengan tegas.


"Tapi Pak Rehan tahu kan kalau perhatian Pak Rehan bikin aku jatuh cinta sama Pak Rehan". ucap Linda meneteskan air mata nya.


"Linda aku minta maaf jika sikap aku membuat kamu jadi terbawa perasaan tapi aku melakukan semua itu karena aku bos di perusahaan itu dan gak ada maksud apa apa dan semua karyawan aku di kantor juga aku perhatiin semua kok, Dan kalau emang kamu benci sama aku, Kenapa kamu harus sakitin Zahra, Dia tidak tahu apa apa ". kata Rehan menjelaskan semua


"Karena kedatangan dia semua nya jadi hancur dan membuat aku sakit hati melihat Pak Rehan menikah dengan dia, Aku ingin dia pergi dari kehidupan Pak Rehan selama nya".sahut Linda sambil menangis


"Gila kamu Linda ". ucap Rehan menggelengkan kepala nya.


"Aku emang gila karena kamu Pak Rehan ". sahut Linda


"Kamu keterlaluan Linda, Aku akan laporkan kamu ke pada polisi". ucap Rehan dengan menarik tangan Linda


Dan tiba tiba Mamah nya Linda terlihat syok mendengar pengakuan Linda saat itu, Hingga Mamahnya merasa sesak nafas dan terjatuh.


"Mamah ?". teriak Linda menghampiri Mamah nya.


Rehan, Zahra dan Firman pun juga ikut panik melihat keadaan Mamah nya Linda saat itu.


"Mamah,,,,


Mamah tahan ya aku akan bawa Mamah ke rumah sakit". ucap Linda bingung dan menoleh ke arah Firman, Rehan dan Zahra.


"Kenapa kalian hanya diam tolong Mamah saya,,,,


Firman ,,,,tolong Mamah saya antar kan ke rumah sakit, Mamah saya punya penyakit jantung, Kalau emang kalian semua membenci ku, Terserah kalian nanti tapi untuk sekarang demi keselamatan Mamah ku, Tolong bantu Mamah ku". ucap Linda sambil menangis


"Baiklah". jawab Firman tidak tega melihat keadaan Mamah nya.


Akhirnya Firman pun menggendong Mamah nya Linda dan membawa masuk ke dalam mobil nya Linda.


"Mas kita ikutin mereka yuk!". ajak Zahra


"Tapi Zahra kamu lagi kurang sehat ". jawab Rehan


"Aku gak apa apa kok mas, Linda itu pintar mas, Aku takut nanti dia malah kabur lagi, Lagi pula aku kasihan sama Mamah nya mas, Beliau syok banget mendengar Anak nya melakukan kejahatan ke pada kita mas ". ucap Zahra


"Iya sih Zahra, Sepertinya Mamah nya Linda orang yang baik". kata Rehan


Rehan dan Zahra pun akhirnya menyusul Firman dan Linda, Sesampainya di depan rumah Linda.


"Rehan kamu bawa mobil aku kalau mau pulang". ucap Firman memberikan kunci mobil nya ke pada Rehan


"Aku akan mengikuti kamu dari belakang Fir". sahut Rehan


"Baiklah kalau gitu". ucap Firman dan langsung masuk ke dalam mobil Linda.


"Sayang ayo kita masuk!". ajak Rehan membuka pintu mobil nya


"Iya mas". jawab Zahra masuk ke dalam mobil nya.

__ADS_1


Dan akhirnya Mereka semua pun berangkat ke rumah sakit.


__ADS_2