
Sesampai Zahra di depan kantor Rehan, Linda melihat Zahra yang tengah membawa berkas dan berjalan menuju ruangan Rehan, Linda pun segera memikirkan rencana baru untuk membuat Zahra sakit hati, karena kemaren Linda merasa kesal karena Rehan memilih makan siang bersama dia.
Linda pun segera masuk terlebih dahulu ke ruangan Rehan dan ternyata saat Linda masuk ke ruangan Rehan, ia melihat Rehan tengah sibuk mencari sesuatu dan Linda pun membantu Rehan mencari berkas nya.
langkah kaki Zahra pun semakin dekat dan saat Zahra mau membuka pintu ruangan Rehan, Linda pun dengan sengaja pura-pura tergelincir sehingga dia jatuh di depan Rehan dan Rehan pun dengan kaget nya menarik tangan Linda dan dengan sengaja nya Linda langsung memeluk Rehan.
Seketika Zahra membuka pintu nya melihat Rehan sedang berpelukan dengan Linda, kagetlah Zahra dan benar-benar sakit melihat suaminya berpelukan dengan cewek lain.
"Mas Rehan apa yang kamu lakukan?". tanya Zahra dengan wajah sedih sekali.
Mendengar suara Zahra, Rehan pun langsung melepaskan Linda.
"Zahra kamu ada di sini?." tanya balik Rehan ke pada Zahra yang saat itu Rehan melihat Zahra menjatuhkan air matanya.
" Iya mas tadi nya aku mau mengantarkan ini buat kamu, tapi maaf aku sudah mengganggu kamu." jawab Zahra sambil menunjukkan berkas nya dan menangis di depan Rehan.
__ADS_1
Dan setelah itu Zahra langsung berlari dan sambil menghapus air matanya dan Rehan saat mau mengejar Zahra tapi Linda malah menarik tangan Rehan.
" Zahra tunggu Zahra". teriak Rehan
" Pak tolong bantu saya untuk duduk di kursi." ucap Linda sambil menarik Rehan yang saat itu Rehan mau mengejar Zahra.
Setelah Rehan membantu Linda untuk duduk di kursi, dia langsung berlari mengejar Zahra, setelah Rehan sampai di depan kantor nya, ia sudah tidak melihat Zahra, dan Rehan mencoba menghubungi Zahra tapi Zahra tidak menjawab telpon dari Rehan.
Dan Rehan pun berpikir kalau Zahra pasti sudah di rumah. Jadi Rehan berpikir untuk menyelesaikan pekerjaan dulu setelah pulang nanti Rehan akan menjelaskan semuanya ke pada Zahra. Rehan pun masuk ke dalam kantor nya dengan wajah tidak tenang.
Dan Zahra pun duduk di kursi itu dan sambil menghapus air mata nya. Zahra terus menerus ingat kelakuan Rehan dan Linda saat itu sehingga Zahra benar-benar sedih, dia sudah tidak tahan melihat Rehan dan Linda yang semakin hari tambah semakin dekat. Itu lah yang ada di pikiran Zahra saat ini.
" Kenapa kamu tega banget mas, kamu bilang kamu tidak ada apa-apa dengan Linda, tapi kenapa kamu berpelukan sama dia". ucap dalam hati Zahra sambil menangis.
__ADS_1
Tidak terasa malam pun tiba, saat itu Rehan pulang ke rumah nya dan terburu-buru untuk masuk ke dalam karena ingin segera bertemu dengan Zahra. Saat Rehan masuk ia melihat Mama nya sedang duduk di ruang tamu.
"Assalamu'alaikum Ma". ucap Rehan dengan wajah gelisah
"wa'alaikumsalam Rehan, Zahra mana?". tanya Mama nya sambil melihat ke arah belakang Rehan.
" Maksud Mama, Zahra gak ada di rumah?". tanya balik Rehan
" Zahra kan tadi pergi ke kantor kamu Han, untuk mengantarkan berkas-berkas yang ketinggalan." ucap Mama Rehan
" Tapi Zahra sudah pulang Ma." ucap Rehan.
Rehan pun tambah bingung dan tak tenang mendengar Zahra tidak ada di rumah, dan malam itu juga cuacanya sedang hujan deras, dan Rehan pun terus menghubungi Zahra. dan Rehan pun langsung pergi ke mobil nya untuk mencari Zahra.
Sedangkan Zahra baru sadar bahwa hari sudah malam, Saat ia jalan mencari taksi ternyata hujan tiba-tiba datang dan sangat deras, Zahra berlari mencari tempat untuk berteduh sampai baju nya basah, setelah Zahra menemukan sebuah gardu Zahra langsung berlari menuju ke gardu untuk berteduh.
__ADS_1
Zahra pun duduk ketakutan kerana hujan deras bersama petir nya dan Zahra mengambil hp dari tas nya dan ternyata hp nya mati karena gak ada baterei nya. Zahra benar-benar takut karena saat itu sedang hujan deras dan tidak ada taksi lewat, mau lanjut jalan pun Zahra juga tidak tau arah untuk pulang. Terpaksa Zahra hanya bisa pasrah dan diam di gardu itu dengan wajah sangat ketakutan dan menangis. Mengharap ada orang yang lewat dan membantu Zahra untuk bisa pulang.