
Keesokan hari nya, Pagi itu Zahra sudah bangun dan saat itu tengah siap siap mau masak untuk suaminya. Dan pada saat itu juga Rehan terbangun dan melihat ke arah samping nya yang saat itu Zahra sedang memakai hijab di depan kaca rias nya.
"Zahra, Kamu udah bangun?". ucap Rehan sambil menggosok mata nya.
"Iya mas, Aku mau masak buat mas Rehan ". kata Zahra sambil menoleh ke arah Rehan
"Zahra, Kamu itu masih baru sehat". ucap Rehan bangun dari tidur nya dan duduk di atas kasur nya.
"Aku akan udah gak apa apa mas". ucap Zahra mendekati Rehan
"Sini". ucap Rehan menarik tangan Zahra dan
Zahra pun duduk di dekat Rehan.
"Kamu kenapa sih ngotot banget pengen masak?". tanya Rehan sambil memegang kedua tangan Zahra
"Aku hanya ingin mas Rehan makan masakan aku mas, Karena aku kan istri mas Rehan, Bukan nya itu sudah tugas aku mas sebagai istri". ucap Zahra dengan hati yang tulus.
"Iya aku ngerti kok sayang tapi untuk kali ini jangan dulu ya, Keadaan kamu masih baru aja membaik, Kalau kamu udah bener bener sehat dan sembuh kamu bisa kok masak lagi buat aku". ungkap Rehan dengan nada lembut.
"Tapi mas aku udah......".
"Ssssttttttt udah, Luka di dahi kamu aja masih belum sembuh total Zahra ". ucap Rehan sambil menunjuk ke arah dahi Zahra menggunakan mata nya.
"hehehe iya mas". jawab Zahra tertawa kecil.
"Ketawa lagi, Ya udah sini temenin aku bobok lagi". ucap Rehan menarik tangan Zahra dan memeluk nya.
Sedangkan Orang tua Rehan pagi itu akan kembali pulang ke rumah nya karena Zahra sudah terlihat membaik. Dan beberapa lama kemudian Rehan pun mandi dan Zahra sedang menyiapkan baju untuk suami nya. Rehan pun keluar dari kamar mandi menggunakan handuk putih di tubuh nya.
"Mas Rehan ini baju nya mas". ucap Zahra memegang baju Rehan
Rehan pun menghampiri Zahra yang saat itu berdiri di dekat lemari sambil memegang baju kerja buat diri nya.
__ADS_1
"Terima kasih ya sayang". ucap Rehan mengambil baju di tangan Zahra
Setelah Rehan selesai memakai baju, Zahra pun membantu Rehan merapikan baju dan memasangkan dasi Rehan, Dan setelah itu Zahra dan Rehan pun keluar dari kamar nya menuju ke ruang makan dan saat itu juga pintu rumah Rehan dan Zahra ada yang mengetuk dan ternyata Firman yang sedang berdiri di depan pintu rumah Rehan bersama orang-orang yang akan bekerja di rumah Rehan
"Assalamualaikum ". ucap Firman
"Wa'alaikumsalam ". jawab Rehan dan Zahra sambil berjalan menuju pintu rumah nya.
Dan setelah sampai Rehan pun langsung membuka pintu nya.
"Firman, Ayo mari masuk!". ucap Rehan
Zahra pun bingung dan terkejut karena tiba tiba Firman datang dengan seorang Wanita dan dua laki laki dengan tubuh yang berotot. Dan mereka pun duduk di ruang tamu,
"Mas mereka siapa?". berbisik Zahra ke telinga Rehan yang saat itu Zahra duduk di samping Rehan
"Kamu tenang ya sayang ". kata Rehan berbisik balik ke telinga Zahra.
"Nama saya Bi Hani Tuan dan Nyonya, Saya dari kampung dan saya juga kebetulan sangat membutuhkan pekerjaan karena harus membiayai anak saya yang sedang sekolah di kampung, Dan kebetulan suami saya sudah meninggal Tuan dan nyonya". ucap Bi Hani memperkenalkan dirinya.
"Innalilahi, Turut berduka cita ya, Dan semoga kamu betah kerja di sini, ". ucap Rehan
"Iya Tuan terima kasih" . jawab Bi Hani sambil menundukkan kepalanya.
"Dan kedua cowok ini adalah bodyguard yang akan menjaga rumah kalian dari penjahat dan akan mengawal Zahra saat ia keluar rumah ". ucap Firman
"Perkenalkan Nama saya Toni Tuan dan nyonya ". ucap salah satu bodyguard itu sambil menundukkan kepalanya
"Dan saya Rohman Tuan dan nyonya, Kami siap menjaga Tuan dan nyonya kemana pun dan di mana pun Tuan dan nyonya membutuhkan kami ". sahut bodyguard satu nya.
"Terima kasih ya semua nya dan perkenalkan saya Rehan dan ini istri saya Zahra,Saya berharap kalian kerja dengan kami dengan tujuan yang baik dan tanggung jawab dan harus jujur itu yang terpenting ". ucap Rehan menjelaskan.
Dan mereka pun mengobrol dan menjelaskan tentang pekerjaan nya masing-masing dan tak lama kemudian Bi Yuni datang membawa teh hangat untuk tamu nya.
__ADS_1
"Oh iya Bi Yuni, Ini pembantu baru di sini tolong kamu antar ke kamar nya ya, Mulai hari ini dia akan bekerja di sini". ucap Rehan
"Oh iya Tuan Rehan ". jawab Bi Yuni dan menaruh teh hangat nya di atas meja
Bi Yuni pun mengantar Bi Hani ke kamar nya saat itu Bi Yuni semakin takut untuk melakukan perintah dari Linda karena saat itu sudah ada pembantu baru dan dua bodyguard di rumah Rehan. Setelah Bi Yuni mengantar Bi Hani ke kamar nya, Ia pergi ke belakang untuk mengabari kejadian ini ke pada Linda.
"Hallo bos". ucap Bi Yuni lewat telpon nya
"Ada apa Yun ?". tanya Linda
"Kayak nya kita akan kesulitan deh bos untuk mencelakai Zahra, Karena di sini sudah ada pembantu baru dan dua bodyguard yang akan jaga keluarga Tuan Rehan". ucap Bi Yuni dengan nada pelan pelan
"Iya aku tahu Yun, Kita harus lebih pintar lagi mencari jalan agar aku berhasil membawa pergi jauh si Zahra cewek kampungan itu". ucap Linda dengan nada marah
Dan setelah itu Bi Yuni pun mematikan telpon nya karena Bi Hani menghampiri Bi Yuni. Saat itu Bi Hani mengajak berkenalan dengan Bi Yuni, Mereka pun sedikit mengobrol .
Sedangkan Rehan dan Firman saat itu tengah mengobrol dan menceritakan kejadian Zahra ke pada dua bodyguard itu dan saat itu juga dua bodyguard itu sudah paham dengan keluarga Rehan sehingga Rehan mencari bodyguard untuk menjaga keluarga nya termasuk Zahra istri Rehan.
Tak lama kemudian Mamah dan Papah Rehan turun dari lantai atas dan melihat jika di ruang tamu sedang ada tamu. Mamah dan Papah nya Rehan pun menghampiri mereka.
"Rehan ini siapa?". tanya Papah nya
" Ini Rohman dan Toni Pah, Mereka lah yang akan menjaga rumah ku selama aku kerja dan mereka juga yang akan menjaga Zahra jika nanti Zahra keluar rumah selama aku kerja juga". ucap Rehan ke pada Papah nya.
Kedua Bodyguard itu menundukkan kepalanya dan tersenyum ke pada Mamah dan Papah nya Rehan. Dan setelah itu Firman pun berpamitan untuk pulang karena akan siap siap untuk kerja.
"Nak Firman kita sarapan di sini aja ya". ajak Mamah nya Rehan
"Tidak usah Terima kasih Tante". ucap Firman menolak.
"Udah Firman ayo kita sarapan bareng, Anggap lah ini ucapan terima kasih aku sama kamu ". Sahut Rehan memaksa Firman
Dan akhirnya Firman pun mau sarapan bersama keluarga Rehan, Mereka semua pun berjalan menuju ruang makan, Setelah sampai di meja makan mereka semua pun menikmati sarapan nya dan mengobrol santai.
__ADS_1