
Sedangkan Zahra dan Rehan saat itu tengah pergi ke makam calon anak nya itu, Dan Zahra pun serasa lemas lagi saat melihat makam anak nya ada di hadapan nya.
"Anak ku maafin Mamah ya ,,,,
Karena tidak bisa jagain kamu selama ada di perut Mamah". ucap Zahra menangis di depan makam bayi nya itu.
"Zahra kamu yang sabar ya". ucap Rehan mengelus bahu Zahra.
Zahra pun menangis dan mengelus tanah di atas makam bayi nya sambil menaburi bunga mawar, Setelah lumayan lama Zahra dan Rehan di makam bayi nya, Akhirnya Rehan pun mengajak Zahra untuk masuk ke dalam rumah nya. Sesampai di ruang tamu terdengar ada suara mobil masuk di garasi depan rumah Rehan dan Zahra.
"Kayak nya ada mobil di depan mas ". ucap Zahra menoleh ke arah depan rumah.
"Iya sayang, Kayak nya itu Firman, Karena tadi dia mengabari aku jika sore ini dia mau ke rumah ". jawab Rehan
"Ya udah kita ke depan mas". kata Zahra sambil melangkah ke arah pintu rumah nya.
"Zahra apa gak sebaiknya kamu istirahat aja, Kamu kan dari tadi udah jalan ke halaman belakang rumah, Pasti kamu kecapean ,Apa lagi kamu masih baru sembuh". ucap Rehan memegang tangan Zahra
"Iya juga sih mas, ". jawab Zahra
"Ya udah aku antar kamu ke kamar ya". ucap Rehan sambil menggandeng tangan Zahra
Dan saat itu juga Mamah dan Papah Rehan turun dari lantai atas dan bertemu dengan Rehan dan Zahra.
"Mah...
Pah...". ucap Zahra menyapa Mamah dan Papah mertua nya.
"Iya Zahra, Kamu udah Segeran nak". kata Mamah nya
"Iya Mah tadi Zahra udah mandi dan pergi ke makam bayi kita". sahut Rehan menoleh ke arah Zahra
"Ya udah kalau gitu kamu istirahat dulu ya, Mamah dan Papah mau ke bawah dulu, ingin duduk santai santai ". ucap Mamah nya menunjuk ke ruang tamu.
"Oh iya mah, Kebetulan di bawah ada Firman nanti suruh tunggu dulu ya mah karena Rehan masih ngantar Zahra ke kamar nya". ucap Rehan
"Baiklah kalau gitu". jawab Mamah nya.
Rehan pun melanjutkan mengantar Zahra ke kamar nya, Dan sesampai di kamar nya Rehan pun membantu Zahra naik ke atas tempat tidur nya dan menyelimuti tubuh istrinya itu dengan selimut yang ada di depan nya.
"Zahra ,,kamu istirahat dulu ya, Aku pergi ke bawah dulu mau menemui Firman ". ucap Rehan mengelus tangan Zahra dan mencium kening Zahra
"Iya mas". jawab Zahra tersenyum
Rehan pun pergi keluar dari kamar nya dan berjalan menuju ke ruang tamu, Sedangkan Firman saat itu sudah duduk santai dan mengobrol dengan orang tua Rehan di ruang tamu. Rehan pun menghampiri Firman dan orang tuanya itu.
"Firman ?". ucap Rehan sambil berjalan mendekati Firman
"Rehan ". sahut Firman menoleh ke arah Rehan dan berdiri dari tempat duduk nya.
Rehan pun memeluk sahabat nya itu dan setelah itu Rehan menyuruh Firman duduk kembali dan Rehan Rehan pun juga duduk di samping nya.
"Firman gimana kerjaan tadi di kantor?". tanya Rehan
"Udah beres semua kok". jawab Firman tersenyum
"Oh iya emang nya ada apa kamu ke sini Fir, Tumben banget keburu yang mau bertemu dengan ku". ucap Rehan bercanda
"Hehehe iya Rehan soal nya ada yang ingin aku sampaikan sama kamu dan ini itu penting banget". kata Firman dengan tiba tiba wajah nya manjadi serius.
__ADS_1
"Apa itu Firman?". tanya Rehan penasaran.
"Saya sudah tahu semua nya Rehan, Kenapa di hp Linda bisa ada foto Zahra dan Dani yang sedang berpelukan itu". ungkap firman perlahan-lahan.
"Emang nya kenapa Fir?". tanya Rehan semakin penasaran dan tegang, Begitu pun orang tua Rehan yang saat itu juga ikut mendengarkan.
"Semua itu adalah ulah Linda ". sahut Firman
"Linda? Maksud kamu gimana firman, Aku gak ngerti ". ucap Rehan bingung.
"Iya nak Firman coba kamu cerita semua nya ". sahut Mamah nya Firman.
"Sebenar nya Linda lah yang menyuruh seorang pengendara sepeda motor untuk menyerempet Zahra ketika Zahra turun dari mobil nya dan saat sepeda motor itu hampir sampai ke tubuh Zahra, Ternyata Dani menyadari nya hingga Dani bergegas menarik tangan Zahra hingga Zahra jatuh dalam pelukan Dani, Dan saat itu lah Linda langsung mengambil foto Zahra dan Dani saat berpelukan ". ucap Firman bercerita.
"Apa ?". ucap Rehan kaget tidak percaya jika Linda sejahat itu ke pada Zahra karena setahu Rehan Linda itu orang yang baik dan pekerja keras selama ia bekerja bersama Rehan.
"Tuh Rehan, Mamah sudah yakin kalau Linda itu orang nya jahat". ucap Mamah nya dengan wajah marah.
"Firman kamu jangan asal ngomong ya, Masak Linda sejahat itu sama Zahra ". ucap Rehan tidak percaya
"Aku ada bukti nya kok Rey". jawab Firman mengambil hp nya di saku celana nya.
Firman pun menyalakan hp nya dan mencari video yang sudah ia rekam tadi pagi di kantor nya itu. Tak lama kemudian Video itu sudah ketemu dan Firman pun langsung memberikan ke pada Rehan. Dan Rehan menonton video yang terlihat di video itu Linda sedang menelpon seseorang dan menceritakan semua tentang kejahatan nya.
Terlihat Rehan sangat syok melihat itu semua dan Setelah Rehan selesai menonton, Bergantian dengan orang tua Rehan juga menonton video Linda itu.
"Aku gak nyangka Linda sejahat itu sama keluarga ku, Apa lagi sama Zahra, Gara gara dia, Aku bertengkar dengan Zahra hingga aku kehilangan calon bayiku, Ternyata ini semua rencana Linda ". ucap Rehan sangat marah ke pada Linda.
"Rehan, Berarti Bi Yuni yang dulu kerja di sini, Dia suruhan Linda juga". ucap Mamah nya.
"Iya mah, Berarti saat Zahra hampir jatuh karena lantai yang masih sangat basah, Dan setelah bi Yuni mengepel nya itu berarti dia emang sengaja bikin Zahra jatuh dan keguguran". ucap Rehan sambil mengingat semua kejadian yang ada di rumah nya.
"Lebih baik kamu samperin Linda sekarang Rehan dan beri pelajaran buat cewek gak tahu diri itu !". perintah Mamah nya dengan wajah sangat marah ke pada Linda.
"Firman kita ke rumah Linda sekarang, Aku masih mau siap siap dulu". ucap Rehan berdiri dari tempat duduk nya dan berjalan menuju ke kamar nya.
"Baik Rehan ". jawab Firman
Rehan pun pergi ke kamar nya dan saat sudah berada di dalam kamar nya, Ia melihat Zahra sudah tertidur.
"Zahra ?". ucap Rehan berjalan menghampiri Zahra
"Maafin aku ya, Ini memang benar benar kesalahan aku Zahra, Karena sudah lebih percaya dengan Linda dari pada sama kamu, Dan saat itu aku sangat cemburu melihat kamu dan Dani berpelukan hingga emosi ku tidak bisa berpikir lebih jernih lagi". ucap Rehan penuh penyesalan dan mencium tangan Zahra.
"Dan aku juga sudah bersalah ke pada Dani karena sudah memukul dia, Padahal dia sudah menolong istriku dari pengendara motor itu". ucap dalam hati Rehan sambil melepaskan tangan Zahra dengan perlahan lahan .
Rehan pun berdiri dan siap siap untuk pergi ke rumah Linda dan tak lama kemudian Zahra terbangun.
"Mas Rehan ?". ucap Zahra
"Zahra , Kamu sudah bangun". kata Rehan menoleh ke arah Zahra
" Iya mas, Tapi Mas Rehan mau kemana kok udah rapi gitu?" tanya Zahra
"Zahra, Aku mau ke rumah Linda, Maafin aku ya sayang semua ini salah ku". ucap Rehan mendekati Zahra.
"Maksud mas Rehan?". tanya Zahra
"Zahra, Ternyata foto yang ada di hp Linda itu emang rencana dia, Karena dia sudah membayar seorang pengendara sepeda motor untuk menyerempet kamu". ucap Rehan
__ADS_1
"Apa mas? jadi itu semua ulah Linda ?". tanya Zahra kaget seketika.
"Iya sayang, Dan saat Dani menyelamatkan kamu, Linda mengambil foto saat kamu dan Dani berpelukan ". jawab Rehan
"Jadi mas Rehan tahu aku sama Dani berpelukan itu,,,,
Mas Rehan tahu dari Linda dan mas Rehan lebih percaya sama Linda dari pada aku mas". ucap Zahra dengan perasaan kecewa ke pada Rehan, Karena saat itu Rehan belum menjelaskan ke pada Zahra jika dirinya melihat foto dari hp Linda.
"Iya Zahra, Aku benar benar minta maaf Zahra, Aku juga manusia Ra tempat nya salah dan khilaf, Maafin aku Ra". ucap Rehan mencium tangan Zahra.
"Aku tahu mas tapi kenapa harus percaya sama Linda". kata Zahra sambil meneteskan air mata nya.
"Entahlah Zahra aku tidak tahu, Ketika aku melihat foto itu, Yang ada dalam pikiran aku hanya tidak rela jika cowok lain memeluk kamu Ra". ucap Rehan benar benar menyesal setelah terungkap semua nya.
Zahra pun hanya terdiam dan mencoba memaafkan kesalahan suami nya itu.
"Linda kamu benar benar sudah menghasut mas Rehan, Hingga mas Rehan marah besar sama aku dan sampai aku kehilangan calon bayi ku, Kamu memang keterlaluan Linda ". ucap dalam hati Zahra penuh amarah ke pada Linda.
"Mas Rehan mau ke rumah Linda kan?" tanya Zahra
"Iya Zahra ". jawab Rehan menatap ke arah Zahra.
" Ya udah kita berangkat sekarang !". ajak Zahra langsung turun dari tempat tidur nya.
"Zahra, Kamu diam di sini aja ya, Biar aku sama Firman yang urus Linda, Apa lagi kamu masih belum sembuh total". ucap Rehan menahan Zahra
"Mas rasa sakit badan aku gak seberapa rasa sakit aku terhadap kelakuan Linda itu dan apa lagi Linda sudah bikin aku keguguran dan merasa kan sakit hati dan badan aku". bentak Zahra
"Iya udah, Tapi kamu hati hati ya". ucap Rehan tidak bisa menahan Zahra karena terlihat Zahra saat itu sangat marah ke pada Linda.
Rehan dan Zahra pun keluar dari kamar nya dan berjalan menuju ke ruang tamu.
"Zahra?". ucap Mamah nya Rehan menoleh ke arah Zahra yang saat itu berjalan bersama Rehan.
"Zahra kamu mau ke mana nak?". tanya Mamah nya langsung berdiri menghampiri Zahra.
" Aku mau ikut mas Rehan ke rumah Linda Mah". jawab Zahra
"Apa ? Tapi kan kamu baru pulang dari rumah sakit Zahra ". ucap Mamah nya.
"Aku gak apa apa kok Mah, Mamah tenang aja ya, Kan ada mas Rehan juga". jawab Zahra
"Iya sudah kamu hati hati ya nak...
Dan kamu Rehan jaga Zahra baik baik". ucap Mamah nya ke pada Zahra dan Rehan
"Baik Mah". jawab Rehan dan langsung bersalaman ke pada Mamah dan Papah nya.
Akhirnya Firman, Rehan dan Zahra pun berangkat ke rumah Linda, Dan sesampai di dekat mobil nya, Rehan melihat Dani.
"Dani aku minta maaf ya". ucap Rehan langsung memeluk Dani.
"Tuan Rehan, Ada apa ?". tanya Dani
"Kejadian kemaren itu semua salah aku sudah menuduh kamu yang tidak tidak ". ucap Rehan lagi.
"Oh gak apa apa kok Tuan, Wajar lah tuan Rehan marah karena Tuan Rehan kan suami nyonya Zahra dan sangat mencintai nyonya Zahra, Sehingga Tuan Rehan cemburu buta seperti itu". jawab Dani
"Terima kasih ya Dani ". ucap Rehan menepuk bahu Dani
__ADS_1
"Sama sama tuan ". jawab Dani sambil tersenyum.
Akhirnya mereka pun masuk ke dalam mobil Firman dan berangkat menuju ke rumah Linda .