
Selama di perjalanan Linda terus menangis sambil memeluk Mamah nya.
"Mah....
Maafin Linda ya Mah, Linda benar benar khilaf melakukan semua ini Mah hiks....hiks.....hiks....". ucap Linda
"Firman lebih cepat lagi!". perintah Linda kepada Firman
"Iya Linda ini udah ngebut ". sahut Firman sesekali melihat ke arah Linda dan Mamah nya yang duduk di belakang.
Dan beberapa lama kemudian mobil Rehan dan Firman pun sampai di depan rumah sakit.
Firman pun segera turun dan memanggil beberapa suster dan perawat.
"Mbak ...
Mas....tolong di dalam mobil ada pasien yang keadaan nya sangat mengkhawatirkan". teriak Firman
"Baik Pak ". jawab perawat itu.
Beberapa perawat akhirnya berlari menghampiri mobil nya dengan membawa brankar dorong, Dan Mamah nya Linda pun segera di larikan ke ruang UGD.
"Mamah....hiks...hiks....hiks....
Jangan tinggalin Linda Mah, Mamah harus kuat demi Linda, Linda tidak punya siapa siapa lagi selain Mamah ". ucap Linda yang saat itu berdiri di depan ruang UGD.
"Kamu yang tenang ya Lin ". ucap Firman
"Gimana aku bisa tenang, Mamah aku masuk rumah sakit itu semua gara gara kalian". teriak Linda menunjuk ke arah Firman, Rehan dan Zahra.
"Kamu benar benar cewek gak tahu diri ya Lin, Udah tahu ini semua karena ulah kamu, Kenapa kamu malah nyalahin kita". sahut Zahra
"Kalian sudah puas kan bikin Mamah aku jantung nya kambuh dan masuk rumah sakit". ucap Linda lagi.
Dan tak lama kemudian dokter yang menangani Mamah nya Linda pun keluar dari ruang UGD.
"Dokter gimana keadaan Mamah saya?". ucap Linda dengan wajah khawatir
"Mamah kamu saat ini sedang kritis, Kita akan pindahkan Mamah kamu ke ruang ICU". ucap dokter menjelaskan
"Apa ? ". kata Linda semakin menangis
Dan saat itu juga Beberapa suster memindahkan Mamah nya Linda ke ruang ICU.
"Mamah ...
Mamah harus bertahan demi Linda Mah hiks...hiks..hiks..". ucap Linda sambil mengikuti Mamah nya yang saat itu terbaring di atas brankar dorong nya dan menuju ke ruang ICU.
"Bu tunggu di luar ya". ucap salah satu suster nya ke pada Linda dan menutup pintu ruang ICU.
Linda pun hanya bisa melihat Mamah nya dari kaca pintu nya, Terlihat saat itu beberapa dokter dan suster sedang menangani Mamah nya.
"Linda ...
Aku akan tetap membawa kamu ke kantor polisi setelah Mamah kamu nanti sudah membaik". ucap Rehan dengan tegas
Linda pun hanya diam dan menangis meratapi nasib yang ia hadapi sekarang.
"Ayo sayang kita pulang, Hari sudah semakin malam!". ajak Rehan ke pada Zahra
"Iya mas". jawab Zahra
"Oh iya Rehan, Aku akan mengantar kalian pulang ya". sahut Firman
"Gak apa apa Fir, Biar aku sama Zahra naik taksi ya, Kamu langsung pulang aja, Mamah kamu pasti sudah menunggu kamu di rumah". kata Rehan menolak tawaran Firman
"Iya juga sih, Tapi gak apa apa kan kalian naik taksi?". tanya Firman
"Gak apa apa kok,". jawab Rehan
__ADS_1
"Baiklah kalau gitu ". ucap Firman
Rehan dan Zahra pun akhirnya pulang dan sesampai di depan rumah sakit, Mereka mencari taksi yang lewat dan tak berapa lama akhirnya taksi pun lewat di depan Rehan dan Zahra. Rehan pun memberhentikan taksi itu.
"Ayo sayang masuk !". ucap Rehan membuka pintu taksi nya
Zahra pun masuk dan Rehan juga ikut masuk ke dalam taksi itu, Dan mereka pun berangkat untuk pulang ke rumah nya.
"Ya udah aku pulang dulu ". ucap Firman ke pada Linda
Linda pun tetap diam tanpa kata kata sedikit pun, Ia hanya menangis.
"Sebenar nya aku gak tega melihat kamu menangis seperti ini, Tapi itu semua sudah kesalahan kamu sendiri ". ucap dalam hati Firman menatapi wajah Linda yang saat itu Linda benar benar sedih.
Akhirnya Firman pun pergi meninggalkan Linda sendiri di rumah sakit. Setelah Firman terlihat sudah pergi Linda pun semakin menangis dan mengeluarkan semua kesedihan nya.
Sedangkan Rehan dan Zahra saat itu sudah sampai di depan rumah nya.
"Ayo Zahra kita masuk!". ajak Rehan masuk ke dalam rumah nya
"Iya mas ". jawab Zahra .
Sesampai di rumah tamu terlihat orang tua Rehan sedang menunggu kedatangan Rehan dan Zahra.
"Mamah...
Papah ...kenapa belum tidur?". ucap Rehan
"Mamah nunggu kabar dari kamu tentang Linda, Gimana kamu udah bawa Linda ke kantor polisi kan?".tanya Mamah nya ke pada Rehan
Rehan dan Zahra pun duduk di samping Mamah dan Papah nya.
"Belum Mah". jawab Rehan
"Kenapa belum Rehan ?". tanya Mamah nya lagi.
"Saat Kita melabrak Linda dan akhirnya Linda mengakui semua kejahatan nya dan saat Rehan mau membawa Linda ke kantor polisi tiba tiba Mamah nya sesak nafas dan jatuh gak sadar kan diri". ucap Rehan bercerita
"Iya Mah, Mamah nya Linda syok mendengar semua pengakuan Linda tentang kejahatan nya itu, Dan sekarang keadaan Mamah nya lagi kritis Mah di rumah sakit ". ucap Rehan
"Duhhh jadi bingung juga kalau udah kayak gitu ". kata Mamah nya Rehan
"Tapi aku udah bilang sama Linda, Bahwa aku akan tetap membawa Linda ke kantor polisi jika Mamah nya udah membaik ". ucap Rehan
Setelah lama mengobrol, Akhirnya Rehan dan Zahra pergi ke kamar nya untuk istirahat, Begitupun orang tua Rehan saat itu juga pergi ke kamar nya.
********
Tak terasa pagi pun menyapa dan saat itu Rehan sudah bangun dan menghubungi Firman.
"Hallo Rehan ?". ucap Firman mengangkat telpon nya.
"Firman gimana keadaan Mamah nya Linda ?". tanya Rehan
"Saya belum tahu juga Rehan, Bentar lagi saya akan ke sana Sekalian berangkat kerja". ucap Firman
"Baiklah kalau gitu ". jawab Rehan
Dan setelah itu Rehan pun mematikan telpon nya,
"Ada apa mas?". tanya Zahra terbangun
"Zahra ....
kamu bangun gara gara suara aku ya?". ucap Rehan menghampiri Zahra.
"Enggak kok mas ". jawab Zahra.
"Ya udah aku mandi dulu ya sayang, Mau siap siap ke kantor ". ucap Rehan dan mencium kening Zahra
__ADS_1
"Iya udah mas". jawab Zahra tersenyum
Rehan pun pergi ke kamar mandi dan Zahra saat itu tiba tiba teringat Mamah nya Linda, Zahra bisa ngerasain gimana melihat orang tua nya sedang terbaring di ruang ICU dengan keadaan kritis, Karena Zahra teringat dengan almarhum Ayah nya.
"Keadaan mamah nya Linda gimana ya? Aku jadi pengen ke sana". ucap dalam hati Zahra.
Singkat cerita, Akhirnya Rehan dan Zahra pun sudah siap dan berjalan menuju ke ruang makan, Sesampai nya di sana terlihat Mamah dan Papah nya Rehan sudah menunggu Rehan dan Zahra untuk sarapan bersama.
"Rehan,,,,
Apa pagi ini kamu gak ke rumah sakit untuk melihat keadaan Linda dan Mamah nya ?" ucap Mamah nya Rehan
"Kayak nya aku ke sana Mah bareng sama Firman ". jawab Rehan
"Mas aku ikut ya?". sahut Zahra.
"Sayang kamu di rumah aja ya ". ucap Rehan menoleh ke arah Zahra
"Mas aku juga pengen lihat keadaan Mamah nya Linda ". jawab Zahra
"Tapi sayang .....".
"Mas ...
Sebenar nya aku gak tega lihat Linda menangis seperti itu karena aku tahu gimana rasa nya melihat orang tua kita terbaring lemah di ruang ICU, Itu sakit banget mas, Jadi aku juga ingin tahu keadaan Mamah nya, Aku ikut ya mas". ucap Zahra memaksa
"Iya udah Rehan, Kamu ajak aja Zahra ". kata Mamah nya
"Iya udah sayang ". jawab Rehan
Setelah mereka selesai sarapan Rehan dan Zahra pun berpamitan untuk berangkat ke rumah sakit. Dan setelah itu Rehan dan Zahra langsung berjalan menuju ke mobil nya dan berangkat lah Rehan dan Zahra ke rumah sakit.
Sedangkan Firman saat itu sudah sampai di rumah sakit.
"Linda gimana keadaan Mamah kamu?". ucap Firman menghampiri Linda yang saat itu duduk sendirian di kursi depan ruang ICU.
"Seperti yang kamu lihat, Mamah ku tetap tidak ada perkembangan ". jawab Linda dengan sikap dingin.
"Kenapa kamu mau nelpon Rehan dan mau bawa saya ke kantor polisi ?". ucap Linda lagi.
Firman pun hanya diam melihat sikap Linda saat itu, Dan tak lama kemudian Terlihat Rehan dan Zahra pun datang.
"Linda gimana keadaan Mamah kamu?". tanya Zahra dengan baik baik.
"Gak usah sok perduli dengan Mamah ku, Bilang aja kamu senang kan dengan keadaan Mamah ku kayak gini". sahut Linda dengan sinis ke pada Zahra.
"Aku gak sok perduli kok sama Mamah kamu, Aku tanya keadaan Mamah kamu, Karena aku tahu gimana rasa nya melihat orang yang kita cintai terbaring lemah di ruang ICU, Karena aku juga pernah mengalami itu ". ucap Zahra.
Linda pun hanya terdiam dan kembali menangis. Dan tak lama kemudian terlihat beberapa dokter dan suster masuk ke ruang ICU dan melihat Pasien mencoba untuk bicara.
"Ak...aku i....ingin Bi...cara de...ngan Zah...ra da...n Lin..da". ucap Mamah nya Linda ke pada dokter nya dengan nafas yang terengah engah
"Baik Bu ". jawab dokter nya dan berjalan keluar dari ruangannya.
"Yang bernama Linda dan Zahra ?". ucap dokter nya
"Saya dok". jawab Linda bersamaan.
"Pasien sudah sadar, Namun saat ini beliau ingin bertemu dengan saudari yang bernama Zahra dan Linda ". ucap dokter nya.
"Mamah saya sudah sadar dok ". jawab Linda dengan sedikit senang.
"Iya silahkan masuk!". ucap dokter nya ke pada Linda dan Zahra.
Zahra pun menoleh ke arah Rehan yang saat itu berdiri di samping nya.
"Kamu masuk aja ya sayang, Kamu gak usah takut ". ucap Rehan mengelus bahu Zahra
"Iya udah mas". jawab Zahra
__ADS_1
Linda dan Zahra pun masuk ke dalam ruang ICU dan Linda pun langsung menghampiri Mamah nya sambil menangis dan memeluk tubuh Mamah nya itu.