Imam Untuk Zahra

Imam Untuk Zahra
Episode 24


__ADS_3

Setelah Zahra selesai di obati kaki nya, Rehan langsung menggendong Zahra pergi ke kamar nya.


"Aku bisa jalan sendiri kok mas". ucap Zahra sambil mencoba untuk berdiri. Tapi ternyata kaki Zahra yang satu nya tidak bisa untuk jalan.


" Aduuhhhh..". berseru Zahra kesakitan, karena dia memaksakan diri untuk berjalan.


Tanpa pikir panjang Rehan pun langsung menggendong Zahra dan membawa nya ke kamar, dengan tersenyum kecil Mama Rehan melihat tingkah laku anak nya itu.


Sesampai di kamar nya Rehan pun menidurkan Zahra di tempat tidur nya. Dan Rehan berpamitan ke pada Zahra untuk berangkat ke kantor nya.


" Ya udah aku berangkat dulu, kalau kamu butuh apa-apa, tinggal panggil Bi Ana." ucap Rehan ke pada Zahra.


" Makasih ya mas kamu udah perduli sama aku". ucap Zahra tersenyum ke pada Rehan.


" Gak usah kepedean, kamu gak liat kalau di rumah ini ada Mama?." jawab Rehan dengan alasan karena Rehan masih saja gengsi untuk mengungkap kan isi hati yang sebenar nya, kalau Rehan sudah mulai suka sama Zahra.


" Semoga aja Mama lebih lama lagi tinggal di sini biar mas Rehan tidak cuek sama Zahra." ucap Zahra sambil tersenyum ke pada Rehan.


" Hheemmm berarti kamu senang lihat aku ngurusin kamu terus kayak gini?, jangan-jangan kamu sengaja menumpahkan sayur ke kaki kamu, biar kamu bisa aku gendong?." tanya Rehan ke pada Zahra.


" Mas Rehan ada-ada aja deh, masak iya aku sengaja nyakitin kaki aku sendiri." jawab Zahra dengan wajah manyun.


"Bisa jadi," jawab Rehan


Dan saat itu juga di ruang tamu seperti ada suara Linda, yang saat itu di ruang depan ada Mama Rehan, Rehan dan Zahra pun kaget mendengar suara Linda.


" Assalamu'alaikum Bu?". ucap Linda ke pada Mama Rehan yang saat itu sedang duduk di ruang tamu.


"wa'alaikumsalam, kamu siapa?". tanya Mama Rehan ke pada Linda yang saat itu berdiri di depan pintu dengan membawa berkas-berkas.


"Saya Linda Bu, saya ke sini mau bertemu dengan Pak Rehan karena saya butuh tanda tangan untuk berkas-berkas ini, karena dari tadi saya nunggu di kantor ternyata Pak Rehan gak datang-datang," jawab Linda dengan alasan karena dia ingin ke rumah Rehan.


" Oh, ternyata kamu yang nama nya Linda? kebetulan Rehan lagi di kamar nya sama Zahra". ucap Mama Rehan sambil melihat ke arah Linda dengan memandang tidak suka sama Linda, karena dia rumah tangga anak nya sering ada kesalah pahaman.

__ADS_1


Linda pun melihat pandangan Mama nya Rehan yang saat itu menatapi Linda, ia merasa kalau Mama nya Rehan seperti tidak suka dengan dirinya.


Dan Mama nya Rehan pun mengajak Linda pergi ke kamar Rehan untuk tanda tangan. Mendengar suara Linda dan Mama nya berjalan menuju kamar Rehan dan Zahra, akhir nya Zahra merencanakan sesuatu agar Linda tidak lagi mendekati Rehan.


Suara langkah kaki Linda dan Mama nya pun mulai mendekati kamar Rehan dan Zahra. Dan ternyata Rehan malah ingin keluar kamar untuk menemui Linda, tapi Zahra mencari alasan agar suami nya tetap di dalam.


" Mas Rehan".ucap Zahra ke pada Rehan yang hendak mau keluar dari kamar nya.


" Ada apa Zahra? aku mau lihat di depan dulu". jawab Rehan berhenti berjalan menuju pintu kamar nya.


" Kaki aku terasa sakit banget dan terasa panas juga," ucap Zahra sambil berseru kesakitan.


Rehan pun heran dengan Zahra yang tiba-tiba bersikap manja ke pada Rehan.


" Kan udah di obati Ra, aku cuman mau keluar sebentar kok." jawab Rehan sambil berjalan lagi ke arah pintu kamar nya.


Melihat Rehan masih tetap mau keluar, akhir nya Zahra nekat untuk turun dari kasur nya dan memaksakan untuk berdiri.


"Aduhhhh...". seru kesakitan Zahra dan hampir mau jatuh. Melihat itu Rehan langsung menghampiri Zahra dan mengangkat Zahra naik ke tempat tidur nya lagi.


" Aku mau ngantar kamu ke depan mas," jawab Zahra sambil berseru kesakitan.


Dan Rehan pun duduk di depan Zahra dan kaki Zahra di angkat dan di taruh di pangkuan Rehan, dan Rehan pun meniup kaki Zahra yang sedang memerah lagi. Zahra pun senang karena Rehan tidak jadi keluar dari kamar nya.


Akhirnya Linda dan Mama Rehan pun sampai di depan pintu kamar nya dan kebetulan saat itu pintu nya tidak di tutup, Saat Linda dan Mama Rehan masuk ke dalam kamar, Linda kaget melihat Rehan sedang memangku kaki Zahra.


" Rehan ini ada Linda sekertaris kamu itu." ucap Mama Rehan sambil berjalan mendekati Rehan.


Sedangkan Linda tetap berdiri di depan pintu kamar Rehan dengan menatap kesal melihat kelakuan Zahra yang manja ke pada Rehan saat itu.


Dan saat Mama Rehan menoleh ke belakang ternyata Linda masih di depan pintu dengan wajah bengong melihat ke arah Zahra. Mama Rehan sudah tau perasaan Linda saat itu.


" Linda ayo masuk! katanya mau minta tanda tangan Rehan, waktu Rehan gak banyak dia harus merawat istri nya lagi," ucap Mama Rehan dengan sengaja biar Linda semakin panas.

__ADS_1


" oh iya Bu," jawab Linda sambil mendekati Rehan dan Zahra.


Rehan pun perlahan menaruh kaki Zahra turun dari pangkuan Rehan dan Rehan pun berdiri di hadapan Linda dan Mama nya itu.


" Ada apa Linda? bentar lagi saya kan ke kantor?". tanya Rehan ke pada Linda.


" Ini ada beberapa berkas yang harus Bapak tanda tangani, dari tadi saya nunggu di kantor tapi Bapak tidak datang-datang, akhirnya saya ke rumah Bapak." jawab Linda sambil menunjukkan berkas nya.


" Ya sudah berhubung kamu mengantarkan berkas itu, berarti saya tidak usah ke kantor hari ini, kita ke ruang depan aja kamu jelasin di sana nanti". ajak Rehan ke pada Linda.


"Baik Pak," jawab Linda singkat karena dia bingung mau cari alasan apa lagi yang ternyata Rehan gak jadi ke kantor.


Mama Rehan melihat reaksi wajah Zahra saat itu kelihatan agak cemburu melihat Rehan mengajak Linda pergi ke ruang tamu berdua.


Dan akhir nya Mama nya Zahra pun ikut bersama mereka.


" Ya udah Mama temenin Rehan ya". ucap Mama Rehan.


"Ya udah Ma." jawab Rehan. Dan Rehan pun mengahampiri Zahra untuk berpamitan.


"Zahra aku ke bawah dulu ya, aku harus menyelesaikan pekerjaan ku sebentar." ucap Rehan ke pada Zahra.


" Iya mas," jawab Zahra tersenyum ke pada Rehan.


Mereka pun langsung pergi ke ruang depan untuk menyelesaikan pekerjaan nya. Rehan pun mentanda tangani semua berkas yang di bawa Linda saat itu,


"Sudah saya tanda tangani semua berkas-berkas ini dan kamu selesaikan semua pekerjaan mu nanti di kantor!". ucap Rehan ke pada Linda sambil menyerahkan berkas nya.


Linda merasa kesal karena rencana Linda tidak berjalan mulus, Linda sengaja pergi ke rumahnya karena Linda ingin Rehan nanti nya ngajak bareng satu mobil untuk pergi ke kantor nya.


"Berarti Pak Rehan tidak ke kantor lagi hari ini?". tanya lagi Linda ke pada Rehan


Mendengar pertanyaan Linda, Mama Rehan pun kesal dan akhir nya ikut bicara.

__ADS_1


" Linda, Rehan kan tadi bilang kalau hari ini tidak ke kantor karena istrinya sakit, lagian pekerjaan Rehan kan udah selesai, bukan nya kamu hanya butuh tanda tangan Rehan kan?". jawab Mama Rehan dengan wajah kesal ke pada Linda.


__ADS_2