Imam Untuk Zahra

Imam Untuk Zahra
Episode 15


__ADS_3

Malam pun tiba dan Zahra saat itu sedang menunggu Rehan pulang tapi sampai jam 8 malam Rehan belum juga pulang dan Zahra mencoba menghubungi Rehan ternyata tidak di angkat oleh Rehan.


Sedangkan Rehan pada saat itu ada pekerjaan mendadak banyak dan harus selesai saat itu juga, Rehan di kantor bersama ke lima karyawan nya dan salah satu di antara mereka ada Linda dan saat itu juga hp Rehan sedang ada di meja ruangan Rehan sedangkan Rehan berada di ruangan lain bersama karyawan yang lain nya.


Zahra pun khawatir karena tidak biasa nya Rehan pulang malam, Zahra pun terus menghubungi Rehan sambil mondar mandir dengan wajah khawatir. Dan tak lama kemudian hari semakin malam Zahra akhir nya tertidur di kursi ruang tamu.


Dan setelah Rehan selesai lembur akhir nya ia melihat kalau Zahra beberapa kali menghubungi nya, dan akhir nya Rehan menghubungi kembali untuk mengabari ke pada Zahra bahwa ia sedang lembur tapi sayang nya Zahra sudah tidur. Saat Rehan siap-siap untuk pulang.


Sesampai di depan kantor nya ternyata Rehan melihat Linda sedang bingung mencari taksi, dan akhir nya Rehan menghampiri Linda yang saat itu sedang berdiri di depan kantor Rehan.


" Linda kamu belum pulang?". tanya Rehan menghampiri Linda.


" belum Pak, saya lagi cari taksi tadi kan saya bersama Bapak." jawab Linda dengan senang hati


" oh iya saya lupa, ya udah aku akan antar kan kamu pulang dan kebetulan ini sudah malam". ajak Rehan sambil berjalan menuju ke mobil nya.


" Baik Pak, terima kasih banyak". jawab Linda dengan sangat senang karena emang itu rencana Linda yang selalu ingin dekat dengan Rehan.

__ADS_1


Setelah Rehan mengantar Linda pulang, Rehan pun langsung pulang juga ke rumah nya karena ia berfikir Zahra pasti sedang menunggu dia, sesampai di rumah nya Rehan melihat Zahra sedang tertidur di kursi dengan memegang hp di tangan nya.


Rehan sempat mikir ingin menggendong Zahra pindah ke tempat tidur nya tapi Rehan masih gengsi dan tetap bersikap sinis ke pada Zahra, akhir nya Rehan membangunkan Zahra.


" Zahra bangun." ucap Rehan sambil menghampiri Zahra.


Zahra pun bangun dan kaget karena Rehan sudah ada di depan nya.


" kamu sudah pulang mas? dari tadi aku khawatir sama kamu mas, kamu gak apa-apa kan mas?". tanya Zahra dengan wajah panik dan langsung berdiri di depan Rehan.


Rehan pun hanya bisa diam melihat Zahra yang selalu ia sakiti ternyata ia benar-benar mengkhawatirkan keadaan nya. Dan melihat Rehan hanya diam dan menatap diri nya segitu dalam nya, Zahra pun langsung diam juga.


" karena kamu Imam ku yang di pilih orang tua ku untuk ku mas". jawab singkat Zahra.


mendengar itu Rehan hanya mengangguk kan kepala nya dan ketika mereka sedang berbicara, hp Rehan berbunyi dan ternyata yang menelpon Linda.


" Iya ada Lin?". tanya Rehan sambil mengangkat telpon nya.

__ADS_1


" gak ada Pak, saya cuman mau tanya, apakah Bapak sudah sampai?". jawab Linda dengan sengaja ia menelpon agar Zahra tau kalau Rehan baru saja mengantar ia pulang.


" iya saya baru sampai rumah." jawab Rehan dengan nada capek.


mendengar percakapan mereka Zahra pun berfikir yang tidak-tidak terhadap suami nya. Apa lagi pulang kerja sampai malam tidak seperti biasa nya.


" ternyata mas Rehan pergi sama Linda sampai malam begini". ucap dalam hati Zahra


" Zahra aku capek banget, aku ingin istirahat". ucap Rehan ke pada Zahra.


Rehan pun langsung pergi ke kamar nya untuk istirahat sedangkan Zahra saat itu sedih karena berfikir kalau Rehan pergi berdua sama Linda. Saat itu Zahra ingin bertanya ke pada Rehan tapi Zahra tidak tega melihat wajah suami nya sudah sangat lelah.


Dan Rehan pun juga tidak menjelaskan bahwa ia sedang lembur bersama karyawan yang lain nya juga, sangking capek nya Rehan ia pun langsung istirahat untuk tidur.


Dan Zahra pun akhir nya juga masuk ke dalam kamar nya untuk tidur. Sambil berjalan menuju ke kamar nya Zahra pun akhirnya tak terasa meneteskan air mata nya, tapi Zahra selalu menyembunyikan kesedihan nya itu di depan Rehan.


Setelah Zahra sampai di kamar nya ia melihat Rehan sudah tertidur dengan nyenyak dengan kaki yang masih memakai sepatu, Rehan ternyata tidur di atas kasur yang seharus nya di tempati oleh Zahra.

__ADS_1


akhir nya Zahra pun membuka sepatu dan kaos kaki Rehan dan memakai kan selimut untuk Rehan, sedangkan Zahra tidur di bawah tanpa memakai selimut.


__ADS_2