Imam Untuk Zahra

Imam Untuk Zahra
Episode 58


__ADS_3

Pagi pun tiba dan hari ini semua keluarga Zahra dan Rehan di sibukkan dengan acara yang akan di rayakan besok malam, Firman saat itu tengah sibuk menata tempat dan kamar untuk Rehan dan Zahra,


"Mas aku ikut ya ke tempat acara nya buat besok malam?". ucap Zahra menghampiri Rehan yang saat itu Rehan tengah siap-siap untuk menyusul Firman.


"Nanti kamu yang ada capek Ra". jawab Rehan


"Gak kok mas, Dari pada aku di rumah gak ada kerjaan". ucap Zahra lagi


"Ya udah lah kamu boleh ikut". jawab Rehan


Zahra pun bersiap-siap untuk ikut Rehan ke tempat acara nya untuk besok.



Zahra pun berjalan menghampiri Rehan yang saat itu sedang menunggu dan mengobrol bersama keluarga nya di ruang depan.


"Ayo mas kita berangkat". ucap Zahra


"Kamu mau ke mana Zahra?". tanya Mama nya Rehan


"Aku mau ikut mas Rehan Ma". jawab Zahra tersenyum


"Oh ya sudah kalian hati-hati ya.". ucap Mama nya Rehan ke pada Rehan dan Zahra


Mereka pun langsung berangkat ke sebuah hotel yang sudah Rehan pesan. Setelah beberapa lama mereka pun sampai dan Rehan pun langsung memarkirkan mobil nya di tempat parkir. Rehan dan Zahra pun masuk ke dalam dan menghampiri Firman yang saat itu Firman tengah sibuk menata dan mengecek beberapa tempat.


"Hallo Fir". ucap Rehan


"Waahhh putri dan raja nya datang nih". jawab Firman menggoda Rehan


"Bisa aja kamu Fir, Gimana semua nya?". ucap Rehan


"Tenang aja, Seperti yang kamu lihat sekarang, Sudah hampir seratus persen selesai". jawab Firman sambil menunjuk ke arah yang saat itu tengah di hiasi bunga.


Mereka pun mengobrol sambil melihat di sekelilingnya nya yang saat itu sedang di tata dan di hiasi beberapa bunga oleh karyawan pemilik dekorasi nya itu.


Semua orang yang ada di sana terlihat sangat sibuk, Dan saat itu juga Linda berada di sana juga, Karena ia sedang memilihkan menu untuk acara besok, Linda pun semakin benci ke pada Zahra Yang saat itu selalu berada di samping Rehan.


"Dasar cewek kampungan, Tumben dia jadi buntut nya Rehan". ucap dalam hati Linda sambil menatap tajam ke arah Zahra.


Saat Zahra mencoba untuk pergi ke tempat lain , Linda pun melihat nya dan mencoba untuk mencelakai Zahra.


"Mas aku ke sana dulu ya". ucap Zahra


"Ya udah tapi kamu hati-hati ya, karena di sana banyak orang sibuk sedang bekerja bikin dekor nya". ucap Rehan

__ADS_1


" Iya mas". jawab Zahra,


Dan Zahra pun berjalan ke arah di mana di sana banyak bunga hias yang bagus dan masih berantakan.


Akhirnya Zahra mencoba merapikan bunga-bunga itu dan duduk di bawah, Sedangkan di atas nya masih terlihat ada besi dekor yang masih belum selesai di tata, Akhirnya Linda perlahan-lahan mendekati tali besi itu dan dengan sengaja Linda menarik tali besi itu.


Dan saat itu juga Firman mengetahui jika besi itu akan jatuh dan menimpa Zahra yang saat itu sedang duduk di bawah nya.


"Zahra awas......". teriak Firman berlari ke arah Zahra.


Sesampai di dekat Zahra, Firman langsung berdiri di depan Zahra dan menutupi Zahra dengan tubuh nya , Dan akhirnya besi itu pun jatuh di tubuh Firman. Sedangkan Zahra saat itu menutup matanya karena ia pikir besi itu akan jatuh ke tubuh Zahra.


Firman pun terjatuh menindihi tubuh Zahra. Rehan pun seketika kaget dan menoleh ke arah Zahra dan Firman.


"Zahra?". teriak Rehan berlari panik ke arah Zahra


Semua orang pun berlari dan membantu mengangkat besi yang sudah jatuh menimpa tubuh Firman dan Zahra. Saat besi itu sudah bisa di pindahkan, Rehan melihat Firman memeluk tubuh istrinya itu, Semakin sakit hati lah Rehan melihat pemandangan itu, Tapi Rehan mementingkan keselamatan Firman dan istrinya itu.


Beberapa orang pun mengangkat tubuh Firman yang saat itu firman sedang tidak sadar kan diri, Sedangkan Zahra saat itu kaget dan sangat panik melihat keadaan Firman.


"Zahra kamu tidak apa-apa kan?". ucap Rehan membangunkan Zahra


Zahra pun shok dan langsung memeluk Rehan. Rehan pun mencoba menenangkan Zahra.


"Dasar Firman bodoh, Kenapa malah kamu ngehalangin rencana ku untuk mencelakai Zahra, Cobak aja rencana ku berjalan lancar, Mungkin Zahra yang akan sakit dan tidak jadi untuk merayakan acara nya besok". ucap dalam hati Linda


"Mas gimana keadaan Firman?". tanya Zahra sudah mulai agak tenang


"Aku juga tidak tahu Ra, Kamu sendiri gimana? Ada yang sakit atau luka?". tanya Rehan panik sambil melihat tubuh Zahra


"Aku gak apa-apa kok mas, Kita ke rumah sakit yuk mas, Kita lihat keadaan Firman, Dia begitu karena sudah menolong aku mas". ucap Zahra terlihat panik dengan keadaan Firman saat itu.


"Ya sudah, Ayo Ra!". ajak Rehan menuju masuk ke dalam mobil nya.


Rehan dan Zahra pun menyusul Firman ke rumah sakit, Sesampai di rumah sakit mereka pun langsung turun dari mobil nya dan berjalan menuju loket.


"Permisi Mbak, Saya mau tanya, orang yang baru saja datang dengan keadaan tidak sadarkan diri karena ketimpa besi ada di mana ya?". tanya Rehan ke pada perawat


"Oh atas nama Firman?". tanya lagi perawat itu


"Iya benar mba". jawab Rehan


Perawat itu pun memberitahukan jika Firman tengah di rawat di UGD. Rehan dan Zahra pun langsung pergi ke UGD,


"Kita tunggu di sini dulu Ra, Dokter masih menangani Firman". ucap Rehan

__ADS_1


"Iya mas". jawab Zahra terlihat panik karena ia merasa bersalah ke pada Firman.


Sedangkan Rehan mempunyai pikiran lain, Rehan merasa cemburu karena melihat Firman menyelamatkan Zahra dan memeluk istri nya itu, Dan apa lagi Rehan melihat begitu panik nya wajah Zahra dengan keadaan Firman.


"Firman lagi, Kenapa harus Firman yang selalu menyelamatkan Zahra saat ia dalam keadaan bahaya". ucap dalam hati Rehan


Tak lama kemudian dokter yang menangani Firman pun keluar.


"Keluarga dari bapak Firman?". tanya dokter berdiri di depan pintu


"Saya dok". jawab Zahra sigap, Rehan pun menatapi wajah Zahra dan dokter nya pun melihat ke arah Rehan.


"Iya dok, Kita berdua keluarga dari pasien yang bernama Firman, Gimana keadaan Firman dok?". sahut Rehan mendekati Zahra dan dokter nya.


"Syukurlah keadaan nya tidak terlalu parah, Hanya saja punggung nya sedikit cidera karena ketimpa besi tadi". ucap dokter menjelaskan .


"Alhamdulillah....". ucap syukur Rehan dan Zahra.


"Apa kita boleh masuk ke dalam dok?". tanya Zahra


" Boleh kok, Biar nanti suster akan memindahkan pasien ke ruang rawat". jawab dokter


" Oh gitu dok, Terima kasih dok". ucap Zahra


"Ya sudah saya permisi dulu ya Mba dan Mas". ucap dokter meninggalkan Rehan dan Zahra


Rehan dan Zahra pun akhirnya masuk ke dalam dan melihat keadaan Firman saat itu.


"Gimana keadaan mu Fir?". tanya Rehan mendekati Firman.


"Aku gak apa-apa kok Re". jawab Firman sedikit menahan sakit


" Terima kasih ya, Kamu sudah menyelamatkan istriku". ucap Rehan lagi


"Iya Rehan santai aja, Tapi,,, Zahra gak apa-apa kan?". tanya balik Firman sambil melihat ke arah Zahra


" Aku gak apa-apa kok Fir, Maafin aku ya udah bikin kamu kayak gini". ucap Zahra merasa gak enak.


" Ini bukan salah kamu, Ini kecelakaan Ra". jawab Firman


Mereka bertiga pun mengobrol santai dan tak lama kemudian suster pun datang dan menyuruh Rehan dan Zahra untuk keluar karena saat nya Firman untuk istirahat.


"Ya udah kita pamit dulu ya Fir, Kamu istirahat dulu biar cepat sehat dan sembuh". ucap Rehan


Firman pun hanya tersenyum, Sedangkan Rehan dan Zahra pun keluar dari ruangan nya dan berjalan menuju ke mobil nya, Mereka pun sudah mau pulang karena tak terasa hari pun sudah malam.

__ADS_1


__ADS_2