
"Mah ...
maafin Linda ya, Linda janji akan berubah menjadi Linda yang dulu lagi , Yang selalu nurut apa kata Mamah dan gak pernah jahat ke pada orang lain termasuk ke pada Pak Rehan dan Bu Zahra ".ucap Linda sambil menggenggam tangan Mamah nya.
"Iy....iya Lin...da Ma...mah SE...Nang dengar nya, Ka...mu har...us min...ta ma...af ke pada Zah...Ra". ucap Mamah nya
Linda pun hanya diam dan menoleh ke arah Zahra yang saat itu berdiri di samping nya.
"Zah...Ra?". panggil Mamah nya Linda menoleh ke arah Zahra
"Iya Tante ". jawab Zahra mendekati Mamah nya Linda
"Tolo...ng ma...afin Lin..da ya, Dia sebe...nar nya ba..ik kok, hanya sa..ja ha..ti nya di..Bu..ta kan ole..h cin..ta nya ke pa..da Reh..an, Jang..an lapor kan Lin..da ke poli..si ya nak". ucap Mamah nya Linda ke pada Zahra dan setelah itu terlihat Mamah nya Linda semakin tidak bisa bernafas .
Dan para dokter yang ada di sana terlihat langsung menangani pasien.
"Bu mohon mundur sedikit ya". ucap dokter nya ke pada Linda
"Mamah....". teriak Linda menangis dan Zahra pun merangkul Linda.
Dan tiba tiba alat monitor ICU nya berbunyi dan garis nya langsung berubah menjadi lurus. Para dokter pun sudah berusaha melakukan yang terbaik namun takdir berkata lain.
"Maaf Bu, Pasien sudah meninggal". ucap dokter nya dengan wajah turut berduka
"Apa,? gak mungkin dokter, Coba dokter periksa lagi". teriak Linda tidak percaya
"Maaf Bu kami sudah melakukan yang terbaik namu Allah lebih sayang pada pasien ". ucap lagi dokter nya sesekali menoleh ke arah Mamah nya Linda
Dan beberapa suster dan dokter nya pun membuka semua alat yang ada di tubuh Mamah nya saat itu, Linda pun berlari memeluk Mamah nya.
"Innalilahi wa innailaihi roji'un". ucap Zahra sambil meneteskan air matanya
Rehan dan Firman pun akhirnya menyusul Zahra masuk ke dalam.
"Zahra ?". ucap Rehan
"Mas Rehan Mamah nya Linda sudah tiada mas". ucap Zahra
"Innalilahi wa innailaihi roji'un". ucap Rehan dan Firman menatap ke arah Linda
Firman pun perlahan lahan mendekati Linda.
"Linda kamu yang sabar ya". ucap Firman mengelus bahu Linda
Dan tanpa Linda sadari, Ia langsung memeluk Firman sambil menangis. Firman pun memeluk nya kembali karena saat ini Linda butuh pendamping yang bisa bikin hati Linda lebih tenang.
*****
Dan akhirnya Mamah nya Linda pun sudah di makam kan, Firman, Rehan dan Zahra saat itu juga ikut mengantar Jenazah Mamah nya Linda untuk di makam kan.
Saat itu Linda di dampingi oleh Firman, Beberapa lama kemudian jenazah Mamah nya Linda pun sudah selesai di makamkan dan Linda menaburi bunga bunga di atas makam Mamah nya sambil menangis.
"Mamah kenapa Mamah ninggalin aku sendirian Mah, ". ucap Linda memeluk batu nisan Mamah nya sambil menangis.
Dan tak lama kemudian ada seorang bapak bapak datang menghampiri Makam Mamah nya Linda.
"Linda ?". ucap bapak bapak itu.
"Papah?". sahut Linda menoleh ke arah bapak bapak itu yang ternyata itu Papah nya Linda.
__ADS_1
"Papah ngapain ke sini?". ucap Linda dengan wajah marah ke pada Papah nya.
"Papah ke sini hanya mau ngajak kamu untuk tinggal bersama Papah dan istri muda Papah". jawab Papah nya dengan santai
"Enggak Pah, Aku gak akan mau tinggal sama Papah dan apa lagi sama cewek pelakor itu yang sudah merebut Papah dari Mamah". ucap Linda marah
"Dasar anak gak tau diri kamu, Di kasihani orang tua malah melawan, Ya udah terserah kamu lah mau tinggal sama siapa ". ucap Papah nya dan meninggalkan Linda begitu saja.
Rehan dan Zahra pun terkejut dengan kehidupan Linda yang sebenar nya.
"Kasihan Linda, Ternyata ia tak sebahagia aku dan keluargaku". ucap dalam hati Zahra
Linda pun menangis dan menghapus air mata nya dan merangkak menuju kaki Zahra.
"Bu Zahra aku benar benar minta maaf atas semua yang sudah aku lakukan sama Bu Zahra, Aku benar benar menyesal hiks...hiks...hiks...". ucap Linda bersujud di kaki Zahra
"Linda bangun ". ucap Zahra mencoba menarik kedua bahu Linda
"Aku gak akan bangun sebelum Bu Zahra memaafkan aku". ucap Linda dengan tulus nya ia meminta maaf ke pada Zahra.
"Iya Linda aku udah maafin kamu kok, Asal kamu benar benar berubah dan jangan ulangi lagi kesalahan kamu ini". ujar Zahra
Dan Linda pun perlahan lahan bangun dan berdiri di depan Rehan dan Zahra.
"Bu Zahra beneran maafin aku kan?". tanya Linda kurang yakin
"Iya aku udah maafin kamu kok". jawab Zahra sambil menganggukkan kepalanya
Linda pun langsung memeluk Zahra, Dan setelah itu Linda menoleh ke arah Rehan.
"Pak Rehan ....
aku minta maaf sama pak Rehan yang sudah saya lakukan sama Pak Rehan dan keluarga Pak Rehan selama ini, Aku sadar Pak,,,kalau cinta nya Pak Rehan hanya untuk Bu Zahra ". ucap Linda
"Jangan mas....". sahut Zahra memegang tangan Rehan
"Apa maksud kamu Zahra ?". tanya Rehan dengan wajah bingung.
Zahra pun perlahan lahan berjalan mendekati makam Mamah nya Linda.
"Mas....
Almarhumah Mamah nya Linda sebelum meninggal tadi sempat minta sama Zahra, Untuk tidak melaporkan Linda ke pada polisi mas". ucap Zahra
"Dan aku tadi belum sempat menjawab permintaan Almarhumah Mamah nya Linda karena saat itu beliau langsung drop dan meninggal, Dan sekarang mumpung ada di depan makam Almarhumah Mamah nya Linda, Aku akan menjawab jika aku gak akan bawa Linda ke kantor polisi Tante". ucap Zahra sambil memegang batu nisan Mamah nya Linda.
"Tapi sayang,,,, Linda sudah kelewatan, Dan gara gara dia kita jadi kehilangan calon bayi kita Ra ". ucap Rehan
"Iya mas aku tahu, Tapi Linda kan sudah dapet karma nya, Ia juga kehilangan orang yang ia cintai yaitu Mamah nya karena ulah dia sendiri dan mas Rehan lihat sendiri tadi kan, kalau Papah nya Linda tidak perduli dengan Linda dan meninggalkan Linda hidup sendiri dan lebih memilih bersama keluarga baru nya itu, Dan itu sangat membuat hati Linda hancur, Iya kan Linda ?". ucap Zahra menoleh ke arah Linda.
Linda pun hanya diam dan menangis, Linda hanya pasrah dan menerima semua yang terjadi ke pada dirinya, Karena Linda sudah menyadari semua perbuatan nya itu.
"Aku yakin bahwa Linda sebenar nya orang baik hanya saja ia di butakan oleh cinta nya ke pada mas Rehan hingga ia menjadi jahat dan melakukan hal berbagai cara untuk mendapatkan mas Rehan, Dan aku yakin suatu saat Linda akan berubah setelah ia mendapatkan cinta sejati nya.". ucap Zahra
Rehan pun hanya diam dan menganggukkan kepalanya.
"Baiklah kalau emang itu keputusan Kamu Zahra,". ucap Rehan menoleh ke arah Zahra
"Dan kamu Linda, Aku gak akan membawa kamu ke kantor polisi tapi ...
__ADS_1
Aku akan mengeluarkan kamu dari kantor saya mulai hari ini". ucap Rehan tegas ke pada Linda.
Linda pun terkejut dan menangis dengan keputusan Rehan.
"Tapi Pak Rehan,,,
Aku mau makan dari mana jika aku tidak kerja di kantor Pak Rehan dan apa lagi, Aku sudah tidak punya siapa siapa lagi". sahut Linda sambil menangis
"Maaf Linda itu sudah keputusan aku". ucap Rehan.
"Ya udah kalau gitu, Kita pulang yuk Zahra !". ajak Rehan memegang tangan Zahra
"Iya mas". jawab Zahra.
Akhirnya Rehan dan Zahra pun pulang terlebih dulu dari Firman dan Linda. Dan Linda semakin menangis di depan makam Mamah nya. Dan tiba tiba Linda Sadar jika di belakangnya masih ada Firman.
"Kenapa kamu gak ikut pulang Firman?". ucap Linda menoleh ke arah Firman yang saat itu berdiri di belakang nya.
" Aku akan menunggu mu Linda, Sampai kamu sudah terlihat tenang ". sahut Firman
"Aku gak butuh teman untuk sekarang Firman, Aku hanya ingin sendiri di makam Mamah ku". ucap Linda
"Tapi Linda cuaca hari ini sudah terlihat mendung, Bentar lagi pasti akan turun hujan, Sebaiknya kita pulang sekarang !". ajak Firman
"Enggak Fir, Aku masih mau di sini". ucap Linda menolak ajakan Firman
Dan tiba tiba air hujan pun turun dan di sertai angin.
"Linda sebaiknya kita pulang, Ini bahaya jika kita masih di sini". ucap Rehan sambil melihat ke arah pohon yang ada di sekeliling nya.
"Aku gak mau Firman, Kamu pulang aja sana". sahut Linda tetap menolak ajakan Firman
Akhirnya makin lama hujan pun makin deras dan angin yang begitu kencang. Dan salah satu ranting pohon yang ada di dekat makam Mamah nya Linda pun jatuh.
"Aauuuuuu.....". teriak Linda hampir terkena ranting pohon yang jatuh di depan nya.
"Linda ayo kita pulang!". ajak Firman menarik tangan Linda.
Firman pun menarik tangan Linda dan berlari menuju ke mobil nya. Linda pun hanya diam dan mengikuti langkah Firman.
Dan tak lama kemudian akhirnya Linda dan Firman pun sampai di mobil nya dan mereka pun langsung masuk ke dalam.
"Alhamdulillah kita sampai juga di mobil ". ucap Firman dengan baju yang basah
"Firman kenapa kamu masih perduli sama aku, Aku ini wanita Jahat dan tidak pantas kamu tolong". ucap Linda dengan wajah sedih nya itu.
"Linda....
Nama nya juga manusia tempat nya salah dan dosa, Dan aku harap kamu benar benar berubah untuk menjadi wanita yang lebih baik lagi". sahut Firman
Linda pun hanya diam dan menoleh ke arah depan. Dan Firman pun akhirnya menyalakan mesin mobil nya dan berangkatlah Firman mengantar Linda pulang ke rumah nya.
Sedangkan Rehan dan Zahra saat itu baru sampai di depan rumah nya.
"Alhamdulillah kita sudah sampai mas". ucap Zahra dengan perasaan senang
"Iya Zahra ". jawab Rehan menoleh ke arah Zahra dan mengelus kepala Zahra.
"Rasa nya aku lebih tenang karena semua nya sudah teratasi ". ucap Zahra
__ADS_1
"Iya sayang,. Semoga kita ke depan nya menjadi lebih baik lagi ya". ujar Rehan dan mencium tangan Zahra
Rehan dan Zahra pun turun dari mobil nya dan berjalan masuk ke dalam rumah nya dengan wajah yang bersinar.