
Malam pun tiba dan Rehan baru saja pulang kerja tapi pada saat itu Zahra tidak memasak untuk Rehan karena Zahra sedang sedih sekali mengingat saat ia melihat Rehan dan Linda makan di restoran tadi siang. Sesampai di dalam rumah Rehan pun bingung dengan sikap Zahra yang biasa nya ia pulang kerja di sambut dan sudah di siapkan makan malam untuk nya, kali ini Zahra malah hanya diam.
" Zahra kenapa kamu tidak menyiapkan makan untuk ku?". tanya Rehan ke pada Zahra yang saat itu Zahra duduk di dalam kamar nya.
" Bukan nya kamu sudah makan mas?, dan pastinya sudah tidak mau dengan masakan ku". jawab Zahra dengan menatap wajah suaminya.
" Iya aku emang sudah makan tadi di tempat kerja, tapi sekarang kan sudah malam dan waktu nya saya makan malam." jawab balik Rehan dengan wajah bingung dengan apa yang terjadi sama Zahra.
" Tapi kenapa kamu harus makan berdua sama cewek itu mas?". tanya Zahra dengan nada sedih.
" Apa maksud kamu Zahra? udahlah jangan mikir yang aneh-aneh,aku ini seharian kerja dan capek banget jadi jangan di tambah omongan kamu yang aneh ini." bentak Rehan ke pada Zahra.
Zahra pun semakin sedih bukan nya ia menjelaskan apa yang terjadi tadi tapi Rehan malah marah dengan sikap Zahra saat itu. Rehan pun malah tidak memperdulikan apa yang sedang Zahra pikirkan tentang apa yang di lihat Zahra tadi siang.
Karena Zahra sudah berjanji akan menjadi istri yang baik, Zahra pun langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam untuk suami nya dan Rehan pun saat itu sedang membersihkan badan nya.
Selesai mandi Rehan langsung ke meja makan untuk makan malam yang saat itu Zahra sudah menyiapkan. Saat Rehan sudah duduk dan mau menikmati makan malam nya ia melihat wajah Zahra sedang sedih.
" Zahra, apa kamu tidak ikhlas menyiapkan makan malam untukku?". tanya Rehan ke pada Zahra yang ada di depan nya.
__ADS_1
" saya ikhlas kok mas". jawab Zahra dengan senyuman kecil ke pada Rehan
Dan mereka pun makan, sungguh tidak peka nya pikiran Rehan, Setelah Rehan makan ia langsung pergi ke kamar nya untuk istirahat sedang kan Zahra dan di bantu Bi Ana membersihkan piring yang kotor.
" Biar saya saja yang membersihkan Bu Zahra ". ucap Bi Ana sambil mengambil piring yang di pegang Zahra.
" Gak apa-apa Bi, saya sudah biasa di desa". jawab Zahra ke pada Bi Ana yang ada di depan nya.
Selesai membersihkan meja makan Zahra masih belum mengantuk jadi ia pergi duduk di depan rumah nya sambil melihat bintang-bintang yang sangat indah dan suasana itu bikin hati Zahra sedikit tenang.
Saat Zahra sedang menikmati pemandangan itu tiba-tiba sopir pribadi nya yang bernama Dani kebetulan sedang berada di depan juga pada saat itu juga Dani sedang mengunci garasi dan Dani pun menghampiri Zahra. Niat Dani hanya menyapa istri bos nya saja tidak ada niat apa-apa.
" Aku belum ngantuk Dani, aku masih menikmati indah nya bintang-bintang di langit itu". jawab Zahra tersenyum senang sambil menatap ke langit.
Dani juga ikut senang melihat Zahra akhirnya bisa tersenyum bahagia meski ia bahagia bukan karena Rehan suami nya itu. Sedangkan Rehan di dalam kamar nya tertidur dan akhir nya kebangun karena ia tertidur di atas kasur di mana tempat itu harusnya untuk Zahra.
Saat ia bangun ternyata Zahra istri nya belum juga masuk ke kamarnya. akhir nya Rehan turun ke bawah dan mencari Zahra, karena Zahra tidak ada di setiap ruangan akhirnya Rehan mencari ke halaman depan rumah nya.
Dengan kaget dan marah pun Rehan saat ia melihat ke depan rumah nya ternyata Zahra sedang berdua an dengan Dani sopir nya itu.
__ADS_1
" Zahra ?". teriak Rehan penuh emosi.
" Mas Rehan." jawab Zahra terkejut melihat suaminya yang sedang berdiri di depan pintu penuh emosi.
Zahra pun langsung berdiri dan menjelaskan bahwa Zahra dan Dani tidak ada apa-apa. Tapi sayang penjelasan Zahra tidak sama sekali di dengar oleh Rehan.
" kamu tau Zahra, pantaskah seorang istri berdua an malam-malam begini dengan cowok lain apa lagi itu sopir di rumah ini?". tanya kasar Rehan ke pada Zahra yang ada di depan nya.
" Mas Rehan dengarkan dulu penjelasan dari Zahra , saya gak ngapain-ngapain mas, saya cuman ingin melihat indah nya bintang di malam hari dan kebetulan saya tadi belum mengantuk". jawab Zahra dengan rasa kebingungan.
"Apa yang di bilang nyonya Zahra benar Tuan Rehan kita tidak ada apa-apa, tadi saya cuman sedang mengunci garasi dan..." jawab Dani menjelaskan yang sebenarnya terjadi tapi belum selesai bicara, Rehan malah memotong penjelasan Dani.
" cukup, saya tidak mau mendengar penjelasan apa pun dari kalian yang jelas kalian sudah salah," bentak Rehan lagi.
" Dan untuk kamu Dani kali ini aku maaf kan, jika saya ketemu kamu berbuat salah lagi , saya bakalan pecat kamu". ucap Rehan dengan tegas ke pada Dani.
" Dan untuk kamu Zahra cepat masuk ke dalam". ucap ke pada Zahra yang saat itu sedang menangis melihat Rehan berfikir yang tidak-tidak ke pada dirinya.
Masuk lah Zahra sambil menangis dan langsung lari masuk ke dalam kamar nya. Begitupun Rehan juga ikut masuk ke dalam mengikuti Zahra.
__ADS_1
Sedangkan Dani hanya terdiam dan merasa bersalah ke pada Zahra karena sudah bikin dia sedih dan di marahi oleh suaminya. Baru saja Zahra terlihat senyum bahagia kini mulai sedih lagi dengan sikap suaminya itu.