Imam Untuk Zahra

Imam Untuk Zahra
Episode 54


__ADS_3

Setelah beberapa lama kemudian makanan yang Zahra pesan pun datang, Rehan dan Zahra pun menikmati makanan yang ada di depan nya, Setelah mereka selesai makan, Rehan pun mengajak Zahra untuk melanjutkan perjalanan nya karena hari sudah siang.


"Zahra kamu udah selesai kan?". tanya Rehan


"Sudah mas". jawab Zahra mengelap bibir nya dengan tisu.


"Ya udah aku bayar dulu ya". ucap Rehan pergi ke kasir


Setelah selesai Rehan membayar makanan nya, Ia langsung menghampiri Zahra dan mengajak Zahra pergi masuk ke dalam mobil nya. Mereka pun masuk ke dalam mobil nya dan melanjutkan perjalanan nya,. Sedangkan preman itu tetap mengikuti Rehan dan Zahra sampai ke tempat yang sepi sehingga preman itu bisa bereaksi.


Dan pada akhirnya sampailah di tempat yang sepi dan jauh dari rumah warga, Saat itu mobil preman itu mendadak melaju sangat kencang mendekati mobil Rehan, Saat itu juga Rehan mulai bingung dengan mobil itu.


"Mas Rehan mobil itu siapa?". tanya Zahra panik


"Saya juga tidak tau Ra". jawab Rehan sambil menyetir dan mencoba untuk menghindar


" Mungkin mobil itu mau duluan mas?". tanya Zahra lagi


"Iya mungkin Ra". jawab Rehan mencoba mengalah


Saat Rehan memperlambat mobil nya ternyata mobil itu menghadang mobil Rehan. Rehan pun mendadak mengerem mobil nya.


"Mas siapa itu, Kenapa dia menghadang kita?". tanya Zahra makin panik


"Zahra kamu yang tenang ya, Aku juga tidak tau siapa orang itu". jawab Rehan menenangkan Zahra


Dan preman itu pun turun dari mobil nya dan menghampiri mobil Rehan. Sesampai di depan mobil Rehan, Salah satu dari preman itu mengetuk kaca mobil Rehan.


"Woyyy turun kamu". ucap preman ke pada Rehan


Rehan pun ingin membuka pintu mobil nya tapi Zahra menahan Rehan.


"Mas Rehan mau kemana?". tanya Zahra memegang tangan Rehan


" Aku mau turun Ra, Aku mau tau apa mau mereka". ucap Rehan


"Jangan mas, Sepertinya mereka orang jahat, Nanti mas Rehan kenapa-kenapa". ucap Zahra sangat ketakutan

__ADS_1


"Zahra kamu percaya sama aku kan, Aku akan turun dan kamu jangan ke mana-mana tetap di sini". ucap Rehan


" Iya mas, Kamu hati-hati ya mas". jawab Zahra


Rehan pun menganggukkan kepalanya dengan tersenyum manis ke pada Zahra dan tangan Rehan pun mengelus lembut pipi Zahra saat ia akan turun dari mobil nya.


Rehan pun keluar dari mobil nya dan menghadap ke dua preman itu.


"Kalian mau apa? Kenapa kalian menghalangi perjalanan ku?". tanya Rehan


"Gak usah banyak omong kamu". ucap preman itu mencoba menyerang Rehan dengan meninju wajah nya


Tapi Rehan dengan sigap nya ia menghindar dan menendang kaki preman itu, Sehingga preman itu hampir jatuh dan Rehan pun di dorong keras oleh preman satu nya tapi untung nya Rehan tidak sampai jatuh. Rehan pun terus melawan ke dua preman itu, Saat Rehan fokus berkelahi dengan salah satu dengan preman itu , Ternyata Preman satu nya mengambil kayu dan mencoba mendekati Rehan yang saat itu tengah melawan preman itu.


Zahra pun makin panik melihat itu dan akhirnya Zahra turun dari mobil nya dan berlari ke arah Rehan.


"Mas Rehan awas". teriak Zahra dan menghalangi preman itu untuk memukul Rehan dari belakang, Dan akhirnya leher belakang Zahra pun yang di pukul oleh preman itu,


Poookkkkkk....!".


Suara preman memukul leher belakang Zahra. Rehan pun langsung menoleh ke belakang dan melihat Zahra tengah lemas dan akhirnya Rehan pun menangkap Zahra dan memeluk erat tubuh nya yang lemas itu.


Sedangkan Rehan memeluk erat Zahra yang saat itu Zahra tidak sadar kan diri, Rehan pun terlihat sangat marah ke pada preman itu, Rehan pun menaruh Zahra di bawah dengan perlahan-lahan dan setelah itu Rehan menggenggam tangan nya dengan perasaan yang sangat marah dan tidak pikir panjang Rehan menghajar habis-habis an ke pada kedua preman itu, Dan menendangi wajah preman itu, Sehingga preman itu lemas dan merasa kesakitan dan tak bisa melawan Rehan lagi.


Setelah Rehan melihat preman itu sudah tidak bisa melawan lagi, Akhirnya Rehan pun segera menghampiri Zahra dan menggendong Zahra masuk ke dalam mobil, Rehan pun membawa mobil nya dengan melaju sangat kencang.


Sesampai di perjalanan yang sudah mulai rame, Rehan mencoba untuk mencari klinik.


Dan ternyata Zahra sudah mulai menggerakkan kepalanya.


"Zahra kamu sudah sadar?". tanya Rehan menoleh ke arah Zahra dengan wajah panik


"Mas". jawab Zahra kesakitan dan memegang leher nya.


"Aku kan sudah bilang, Jangan keluar dari mobil, Kenapa kamu malah keluar Ra?". ucap Rehan marah ke pada Zahra


"Aku gak mau mas Rehan kenapa-kenapa, Aduhhh". jawab Zahra dengan menahan sakit.

__ADS_1


" Zahra, Mending aku yang kenapa-kenapa dari pada kamu yang kesakitan gini, Ya udah Kamu tenang dulu ya, Aku akan Carikan klinik untuk kamu". ucap Rehan memegang tangan Zahra dan tangan satu nya sedang menyetir


"Aku gak apa-apa kok mas, Cuman sakit sedikit aja, Nanti juga sembuh". ucap Zahra lemas


"Gak apa-apa gimana, Kamu lagi kesakitan gitu".jawab Rehan panik.


"Aku cuman pengen istirahat dan minum aja mas". ucap Zahra lagi


Mendengar ucapan Zahra, Rehan pun akhirnya menuruti kemauan Zahra.


"Ya udah kita cari minuman dulu ya". ucap Rehan sambil melihat ke arah luar untuk mencari Alfamart. Setelah Rehan melihat ada Alfamart di depan nya, Ia langsung memarkirkan mobil nya di tempat parkir, Dan Rehan pun segera turun dari mobil nya.


"Zahra kamu tunggu di sini dulu ya, Aku akan belikan minum untuk mu". ucap Rehan dengan membuka pintu mobil nya.


Rehan pun keluar dari mobil nya menuju ke Alfamart, Setelah beberapa lama Rehan pun keluar dengan membawa sebotol air putih di tangan nya. Rehan pun berlari ke mobil dengan wajah khawatir, Dan langsung masuk ke dalam mobil nya dan memberikan air untuk Zahra.


"Zahra kamu minum dulu ya". ucap Rehan membuka kan air minum nya dan meminumkan ke pada Zahra.


Zahra pun meminum air putih nya dan Rehan pun mencoba akan memberikan minyak oles ke leher Zahra .


Tetapi Zahra pun menolak untuk Rehan menyentuh leher Zahra, Karena ia merasa malu karena harus membuka hijab nya.


"Biar aku aja yang ngasih mas". ucap Zahra mengambil minyak oles di tangan Rehan


"Ya sudah lah". jawab Rehan dengan membalikkan badan nya mengarah ke depan.


Rehan pun menyalakan mesin mobil nya dan melanjutkan perjalanan nya. Dan Zahra pun terlihat sudah enak kan.


"Zahra gimana keadaan kamu". tanya Rehan


"Aku udah gak apa-apa kok mas, Mas Rehan jangan bilang ke Ibu ya tentang kejadian ini, Aku gak mau Ibuku khawatir dengan aku mas". ucap Zahra


"Iya Zahra kamu tenang aja ya". jawab Rehan sambil menyetir


"Oh iya mas, Emang nya preman itu siapa mas dan untuk apa menyerang kita?". tanya Zahra


"Saya pun juga tidak tahu Ra, Tadi aku juga tidak sempat tanya pada preman itu, karena aku khawatir dengan keadaan kamu". ucap Rehan

__ADS_1


Zahra pun terdiam sambil menatapi wajah Rehan yang saat itu benar-benar kelihatan mengkhawatirkan keadaan nya.


__ADS_2