
Zulkarnain dan melati setelah puas lama lama panjat pinang hampir dua jam karena Zulkarnain bener bener memperlama gerakan pinggangnya, Walaupun cape tapi melati tidak mau protes karena bakal membuat Zulkarnain kesel dan males buat panjat pinang lagi
Zulkarnain melihat Rika yang tiduran langsung memeluk istrinya walaupun Rika masih diam karena trauma tapi Zulkarnain berusaha menghibur istrinya, Rika yang mendapatkan pelukan dari Zulkarnain langsung melepaskan nya dan langsung duduk dikasur
" apa aku salah mau tobat jadi orang bener kenapa masih ada saja yang melecehkan aku" ucap Rika sedih lagi lagi air matanya membasahi kedua pipinya
" sabarlah sayang semuanya butuh waktu buat jadi lebih baik, jangan kan kamu sayang perempuan baik baik juga bisa dilecehkan kok itu tergantung dari diri kita sendiri yang bisa menjaga pakaian kita dan mata kita walaupun mendapatkan pelecehan dari ucapan insyaallah tidak berani pegang badan kita" ucap Zulkarnain memegang tangan Rika dengan lembut
__ADS_1
" yang dikatakan papi bener Rika, pelecehan bukan karena masa lalu kita tapi karena mata liar laki laki yang melecehkan perempuan manapun yang pakaian terbuka atau tertutup pasti dialami tergantung kita bisa menjaga atau tidaknya" ucap melati yang hati hati supaya Rika tidak tersinggung
" contoh kalo karyawan apapun pekerjaannya pulang malam pasti ada saja yang melecehkan kok laki laki liar mencari korban bukan melihat pekerjaan kita apa tapi melihat kita perempuan yang dimata mereka berhak disakiti dan diajak panjat pinang dengan bebas" sambung melati sambil pegang bahu suaminya
" maafkan aku yang ceroboh tidak mengunci pintu kamar membuat aku dilecehkan aku merasa kotor sudah diciumi secara liar di bagian wajah,leher, dan dada aku maafkan aku sayang aku tidak bisa menjaga diri aku dengan baik" lanjut Rika memeluk Zulkarnain sambil nangis
" kejadian hari ini jadi pembelajaran buat kamu sayang lebih hati hati lagi sama pintu,dan jendela, lebih penting tetap jaga pakaian kamu yang baru ini sayang tertutup dengan sempurna dan jaga mata dan ucapan kamu sayang supaya kamu tidak mendapatkan pelecehan dari siapapun" lanjut Zulkarnain mengelus rambut Rika dengan lembut
__ADS_1
" bener sayang kita harus bersikap biasa saja supaya Niki tidak cemas soal kamu di rumah nanti kita bahas enaknya seperti apa yah" lanjut Zulkarnain melepaskan pelukannya dan mencium kening Rika dengan lembut
" baiklah aku tidak mau Niki gagal sekolah karena aku sudah cukup selama tujuh belas tahun Niki gagal sekolah aku tidak mau kesempatan terakhir ini gagal lagi" lanjut Rika melihat Zulkarnain dan melati
di lain sisi, Niki melamun mengabaikan kertas yang diberikan sama Wisnu, Gita yang faham kesedihan Niki berusaha memberikan motifasi dan menghibur Niki begitu juga dengan Wisnu yang tidak tega anak angkatnya murung.
" anak ayah paling cantik sudah dong sedihnya semangat besok kan mulai berangkat" ucap Wisnu merangkul bahu Niki
__ADS_1
" saya jadi takut meninggalkan bunda disini apa lagi ayah dan mami kan kerja dari pagi sampai sore terus bunda sama siapa di penginapan saya jadi takut" ucap Niki menangis sambil melihat ayah angkatnya
" kamu jangan kwatir Niki saya yakin kok ayah kamu akan melakukan terbaik buat kedua istrinya apa lagi kejadian tadi, kamu juga semangat belajar jangan mengecewakan keempat orang tua kamu" ucap Gita melihat Niki yang masih nangis