Istri Ke 2 Ku Wanita Malam

Istri Ke 2 Ku Wanita Malam
chapter 13


__ADS_3

Rika yang melihat Sisil di siram dan dijambak rambutnya sama Wulan merasa tidak tega teman yang baik pada dirinya selama ini lagi di siksa oleh Wulan, Rika mendekat kearah Wulan dan Wulan berhenti menyiram


" anak pintar kesayangan mami sudah selesai menemani Zulkarnain makan? tanya Wulan yang menatap Rika selalu bangga karena Rika anak buah yang luar biasa


" sudah selesai mami dari tadi" ucap Rika yang tersenyum bahagia habis ketemu Zulkarnain tadi


" kamu tuh seharusnya contoh Rika yang selalu hoki mendapatkan pelanggan yang banyak setiap harinya, jago masak, dan selalu bikin pelanggan nya betah setiap ditemani makan, minum, dan karaokean" bentak Wulan melirik Sisil yang masih nangis karena merasa kesakitan


" mami sudah malam lebih baik istirahat supaya mata mami tetap terlihat cantik" bujuk dan puji Rika demi menyelesaikan siksaan mami ke Sisil


" baik lah saya juga sudah cape siksa perempuan sampah ini, saya harap besok kamu jadi anak buah yang nurut" bentak Wulan yang langsung pergi begitu saja


Rika yang melihat Wulan yang sudah pergi jauh langsung membantu sisil berdiri dan nuntun jalan pelan pelan ke kamar mereka.


sudah beberapa hari ini Wisnu memperhatikan Rika yang pola makannya berubah, menu yang di makan Rika lebih banyak dari biasanya, Wisnu langsung menghampiri Rika yang asik memotong buah apel dan jeruk di dapur.

__ADS_1


" saya lihat lihat kamu jadi lebih sering makan apa tidak takut gemuk?" ucap Wisnu sambil melihat sampah buah yang berserakan di meja sampah bekas makan Rika


" kan harus tetap sehat biar tetap bisa jadi pelayan yang selalu bisa menemani pelanggan kalo kurang makan mami bisa ngamuk lagi" ucap Rika sambil makan potongan buah jeruk dan apel sekaligus kedalam mulutnya


" jangan lupa sering sering nimbang" lanjut Wisnu yang ikut makan buah jeruk yang ada di meja


" itu sih pasti Wisnu tenang saja" lanjut Rika yang terus saja makan buah


di lain tempat, Zulkarnain sedang sibuk merapikan baju baju nya untuk dimasukkan kedalam koper, Melati yang melihat suaminya sibuk berusaha membantu suaminya


" entahlah mami seselesainya saja disana memangnya kenapa?" tanya Zulkarnain dengan sinis


" jangan lama lama yah saya pasti rindu sama papi" lanjut Melati yang langsung peluk suaminya


" lepaskan saya sudah mau jalan" sambung Zulkarnain yang langsung menutup koper dan langsung berdiri

__ADS_1


" papi apa boleh sebelum papi pergi kita menjalankan kewajiban kita di kamar, sudah lama papi tidak menjalankan kewajiban papi sebagai suami begitu juga dengan mami" lanjut Melati yang menatap wajah suaminya, yang membuat Zulkarnain membuang muka


" saya belum tahu sampai kapan saya bisa menjalankan kewajiban kita karena kecewa masih saya rasakan dan saya jadi takut akan berharap yang mustahil kita dapatkan selesai kita melakukan kewajiban kita mohon mengerti dan sadar diri yah untuk minta kewajiban suami istri kita" lanjut Zulkarnain dengan emosi langsung meninggalkan istrinya yang menangis mendengar ucapan suaminya tadi.


beberapa bulan kemudian Wulan yang curiga akan pola makan Rika yang berlebihan, sering lihat Rika lelehan, sering muntah, dan melihat Rika gemukan membuat Wulan memanggil Rika kedalam ruangan nya. Rika yang merasa bingung dipanggil Wulan keruangan nya langsung bertanya ke Wulan.


" ada apa mami memanggil saya" tanya Rika yang berdiri tepat didepan Wulan


" badan kamu semakin lebar yah, saya curiga kamu hamidun" ucap Wulan yang memperhatikan seluruh badan Rika dari ujung kepala sampai ujung kaki


" terakhir kamu datang bulan kapan?" lanjut Wulan sambil jalan tepat didepan Rika dengan emosi


" bulan lalu mami memangnya kenapa" tanya Rika yang mulai takut sama Wulan yang mulai emosi melihat dirinya


" besok beli tespek dan pakai alat itu di kamar mandi di ruangan saya, semoga saya salah duga awas kalo mengecewakan saya" bentak Wulan

__ADS_1


" ba baik mami" jawab Rika gugup


__ADS_2