
Wisnu membantu Niki menyiapkan buku buku buat besok berangkat sekolah dan membantu Niki memeriksa kembali tugas sekolah yang diberikan gurunya, Wisnu duduk di kursi meja belajar sedangkan Niki mengeluarkan baju buat sekolah besok
" ayah yakin besok Niki tidak masalah berangkat ke sekolah" ucap Niki melihat Wisnu
" yakin nak, ayah dan ka Gita percaya kamu bisa. jaga diri selama tinggal disini kamu bener bener menjauhi minuman itu kan, jangan karena pesta minuman kamu jadi bolos sekolah" ucap Wisnu santai
" oke kalo ayah mengijinkan saya sekolah, ka Gita baik yah ayah apa ayah ada perasaan nyaman ke ka Gita" ucap Niki jalan ke ujung kasur
" kenapa bahas itu Niki" lanjut Wisnu salah tingkah
" tidak apa-apa ayah cuma kepo saja boleh kan" goda Niki berharap ayah nya mulai jatuh cinta
" Iyah nyaman ka Gita baik, rajin, peduli sama kamu bikin ayah bahagia sekali selama disini kamu tidak ada air mata sama sekali" lanjut Wisnu mengacak acak rambutnya Niki
__ADS_1
" cuma nyaman saja tidak ada perasaan lebih gitu" lanjut Niki tidak puas sama jawaban Wisnu
" ayah tidak mengerti maksud kamu apa terus terang saja sayang" protes Wisnu kesel karena obralan anak tirinya muter muter
" ayah bener bener polos, apa ayah jatuh cinta sama ka Gita karena Niki pengen lihat ayah ada pendamping hidup ayah seorang istri" lanjut Niki memeluk Wisnu
" oh itu maaf maaf, soal cinta iya ayah jatuh cinta sama ka Gita tapi masih malu bilangnya apa Niki ingin ka Gita jadi istri ayah" lanjut Wisnu melepaskan pelukannya Niki
" iyah ayah kita menjalankan kegiatan apapun selama dua puluh empat jam aku bayangkan ka Gita jadi ibu tiri Niki setiap hari terasa lebih indah ka Gita juga orang nya baik dibelakang ataupun didepan ayah ke Niki tidak pernah bicara kasar lagi apa ayah mau menikahi ka Gita" lanjut Niki jujur menilai Gita
bagi Wisnu apapun yang membuat Niki merasa bahagia akan dilakukan selama ini Wisnu memang menyimpan perasaan suka ke Gita tapi tidak berani bilang kwartir Niki tidak setuju ternyata Niki memberikan sinyal merestui perasaannya ke Gita
dilain sisi, Zulkarnain mendapatkan pelepasan nya dan memasukkan cairan bening kedalam pangkal pahanya Rika
__ADS_1
" terimakasih sayang aku sangat puas" ucap Zulkarnain mencium kening Rika
" maaf yah sayang cuman tiga puluh menit lagi selama aku hamil" ucap Rika sedih
" tidak masalah sayang demi anak kita yuk bersihkan badan setelah ini aku lanjut sama mami uuuh mantap punya dua istri" lanjut Zulkarnain bahagia
Zulkarnain membantu Rika mandi setelah Rika mandi melati menyusul Zulkarnain kedalam kamar mandi yang sudah menyiapkan air hangat kedalam bathub berisi sabun, Rika yang melihat suaminya akan bersenang-senang lebih lama cuma bisa berdengus pasrah sambil memakai baju
" sabar sabar dapat jatah cuma sebentar lebih baik sekarang tidur dari pada nunggu mereka main dua sampai tiga ronde huff" batin Rika langsung tiduran di kasur
dilain sisi Zulkarnain mengajak melati berdiri didekat shower dan Zulkarnain langsung melancarkan aksi panasnya membuat melati melayang menikmati sentuh an yang diberikan Zulkarnain setelah cairan bening keluar melati langsung balik badan dan mencium bibir Zulkarnain dengan lembut sedangkan tangan Zulkarnain menari dengan indah di badan nya melati
" kita lanjut ronde terakhir di bathub sayang" bisik Zulkarnain disamping telinga melati membuat melati merasa kegelian
__ADS_1
" hayu sayang" bisik melati