
melati yang melihat keputusan final dari suaminya tidak sanggup menahan kesedihannya badan melati tiba tiba melemas, Zulkarnain, orang tua Zulkarnain, orang tuanya melati,ka Riyan, ka Anton, ka Rizal, dan ka bratama kaget melihat melati pingsan Zulkarnain langsung lari menghampiri melati yang pingsan di tahan tubuhnya sama Rizal, seketika Zulkarnain menumpahkan amarahnya karena masalah ini istrinya pingsan Zulkarnain langsung menidurkan melati ke sofa setelah itu Zulkarnain jalan ke meja kebesarannya dengan penuh amarah
" kalian tanda tangan surat itu jangan harap bisa ketemu sama saya dan melati setelah ini kita putus siraturahmi antar keluarga" bentak Zulkarnain penuh amarah
" maafkan kami" ucap mamahnya melati jalan menuju melati
" umi yang mau putus siraturahmi jangan deketin melati setelah tanda tangan saya akan membawa melati pulang" bentak Zulkarnain melihat mertuanya
" kami cemas nak" ucap mamahnya Zulkarnain
" kalian egois cepat tanda tangan dan saya ambil cek ini dan kita tidak saling ganggu apapun keadaan kita" bentak Zulkarnain kesel melihat orang orang yang diruangan melamun semakin kesel
brak Zulkarnain memukul meja melihat orang orang di ruangan nya melamun semakin kesal, Zulkarnain langsung jalan menghampiri melati dan berusaha membantu melati sadar berbeda sama ka Riyan, ka Anton, ka Rizal, dan ka bratama,orang tua dan mertuanya yang cuman bisa diem, melati perlahan bangun dari pingsannya dan Zulkarnain langsung memeluk melati dengan cemas
__ADS_1
" sayang akhirnya kamu sudah sadar sekarang kita pergi dari sini yah" ucap Zulkarnain melihat melati yang masih pusing
" Iyah papi maafkan mami tidak bisa membantu papi" ucap melati lemes
Zulkarnain langsung menggendong melati dan melihat keluarga nya terakhir kalinya dengan penuh amarah yang masih setia sama diambilnya
" setelah tanda tangan kita ketemu di cafe saja saya tidak sudi rumah saya didatangi manusia egois seperti kalian" bentak Zulkarnain langsung menggendong melati
" melati maafkan kami bukan niat kami melukai perasaan kamu nak tapi kami tidak suka kehadiran Rika di keluarga kita" ucap mamahnya melati nangis
" bratama cepatlah" bentak ayahnya Zulkarnain
" maafkan saya om bukannya tidak tahu terimakasih kebaikan kalian selama ini ke saya dan saya tidak tega memutuskan siraturahmi kalo kalian mau saya keluar dari perusahaan ini tidak masalah. yang penting saya tidak mau egois maafkan saya" ucap bratama melihat Zulkarnain
__ADS_1
" dasar tidak tahu diri kamu baiklah kita akan melakukan hal yang sama kamu rela menghilangkan bonus besar demi ipar yang membuat malu keluarga besar" bentak papahnya Zulkarnain semakin kesal
" ka bratama tapi kita masih boleh nongkrong bareng kan" ucap Rizal menyesal
" tidak" bantak ayahnya Zulkarnain jelas dan singkat
" baiklah permisi yuk ka Pratama kita tinggalkan mereka" ucap Zulkarnain yang masih menggendong melati yang masih nangis dalam pelukan Zulkarnain
bratama mengambil cek dan beberapa kertas kerjasama, melati, Zulkarnain,dan bratama langsung keluar dari ruangan rapat, ayahnya Zulkarnain sangat marah melihat anaknya keras kepala dengan bodohnya melepaskan perusahaan ini
aaarrrgggh
" anak itu bodoh rela berkorban demi istri kotornya" teriak ayahnya Zulkarnain kesal
__ADS_1
hari ini sebenarnya ada rapat bulanan tapi diundur karena ruangan rapat dipakai Zulkarnain membahas masalah keluarga sekaligus pengunduran diri dari perusahaan