
ijab kabul sudah dibacakan dengan lancar tanpa ada hambatan apapun, Rika mencium tangan Zulkarnain yang kini menjadi suaminya, melati yang melihatnya langsung menunduk menahan gejolak didalam hatinya melihat suaminya nikah lagi.
Niki yang melihat ibu tirinya melamun langsung memeluk Melati dan membuat Melati berusaha senyum bahagia
" mami tidak apa apa sayang, selamat yah akhirnya orang tua kamu nikah resmi juga" ucap Melati yang pegang rambut anak tirinya
" mami wanita yang hebat dan kuat, Niki yakin hati mami hancur tapi karena kebaikan mami bisa membuat mami kuat dan ikhlas menerima kehadiran Niki dan bunda disini yang pasti selalu dianggap sebagai aib keluarga buat banyak orang" ucap Niki yang langsung memeluk Melati dengan sedih
Niki kalo boleh milih dilahirkan dengan ikatan pernikahan yang resmi bukan dengan hubungan diluar nikah dan di cap sebagai anak haram
takdir masa lalu membuat noda hitam dalam kehidupannya membuat Niki harus menerima penghinaan karena kelakuan kedua orang tuanya, Niki merasa bahagia dengan rencana ayah kandungnya menyekolahkan di negara yang tidak ada pembullyan dan penghinaan karena status sosial maupun status keluarga. selama di Amerika Niki bisa merasa nyaman tanpa ada rasa sakit hati
setelah ijab kabul Zulkarnain, Rika, dan Melati duduk bertiga di meja makan yang disiapkan untuk mereka setelah ijab kabul sedangkan Wisnu, Niki, orang tua Zulkarnain, dan orang tua Melati duduk bareng.
__ADS_1
" enak dong setelah ini kamu menghambur hamburkan harta anak saya" bentak mamahnya Zulkarnain melihat Niki
" asal kamu tahu perusahaan yang sekarang dijalankan Zulkarnain itu perusahaan milik Zulkarnain dan melati jadi jangan seenaknya memakai uang perusahaan karena saya tidak terima kamu dan ibu kamu foya foya" bentak mamahnya Melati
" kalian jangan kwartir kami masih cukup banyak punya uang jadi tidak akan menyentuh uang anak anda" ucap Wisnu yang kesal direndahkan
" halah uang haram saja bangga" maki mamah Zulkarnain dengan ketawa
Wisnu yang sudah tidak kuat menahan amarah akhirnya ajak Niki ke tempat duduk orang tuanya
" aku senang bisa punya dua istri yang sama sama cantik dan permainan ranjang bakal lebih seru main banyak ronde gantian bareng muhrim aku" ucap Zulkarnain yang mencium bibir Rika dan melati bergantian
" pasti siapin jamu kuat yang banyak nih dirumah biar bisa main banyak ronde" goda Melati membuat Zulkarnain terkekeh
__ADS_1
" siap siap tenaga yang ekstra yah bearti ayah" ucap Rika terkekeh ikut ikutan godain Zulkarnain
" tidak masalah itu yang penting rudal ku puas" lanjut Zulkarnain ketawa bahagia nya istrinya pada kompak dan tidak ada pertengkaran dari awal pertemuan sampai sekarang menikah
" terimakasih bidadari-bidadari surga ku aku janji berusaha keras untuk adil sama kalian urusan ranjang, adil kasih sayang, dan adil memberikan nafkah untuk kalian" lanjut Zulkarnain yang tangan kanan dan kirinya bermain di paha kedua istrinya
" amin" sahut singkat Rika dan melati barengan
Niki dan Wisnu datang menghampiri Zulkarnain yang lagi duduk santai sama kedua istrinya, Rika yang melihat wajah anaknya basah karena air mata langsung menghampiri anaknya
" kenapa dia nangis Wisnu" ucap Rika kwatir melihat anaknya nangis dihari bahagia nya
" tadi orang tua Zulkarnain dan Melati lagi lagi menghina Niki sampai akhirnya nangis, jujur saya muak sama perempuan tua itu mulutnya seperti tidak disekolahkan saja hobi merendahkan orang lain" bentak Wisnu yang menatap kesal ke Zulkarnain
__ADS_1
" saya mau tinggal di apartemen saja sama ayah Wisnu sampai saya berangkat ke Amerika jujur Niki semakin tidak kuat di hina terus menerus sama nenek nenek itu" ucap Niki yang nangis histeris sambil memeluk Wisnu